Minggu, Mei 31, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 185

Bupati Karimun Pimpin Apel Perdana Pascacuti Lebaran 1446 H

0

RASIO.CO, Karimun Bupati Kabupaten Karimun, Ing Iskandarsyah, mengimbau seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun untuk memberikan pengabdian terbaik dalam menjalankan tugas.

“Sebagai bentuk cinta dan penghargaan kita terhadap Karimun adalah dengan memberikan dedikasi terbaik,” ujarnya saat memimpin apel perdana usai libur Idulfitri 1446 H, pada Selasa (8/4).

Semula apel direncanakan berlangsung di halaman Kantor Bupati Karimun, namun karena hujan, kegiatan dipindahkan ke Gedung Nilam Sari dan hanya diikuti oleh pegawai Sekretariat Daerah. Iskandarsyah menyampaikan, apel tersebut sekaligus menjadi momen halal bi halal dan silaturahmi antara pegawai di lingkungan Pemkab Karimun.

“Apel ini untuk saling mengenal dan semakin mempererat kebersamaan. Saya yakin, dari sini akan tumbuh sinergi yang kuat untuk membangun Karimun,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya efisiensi anggaran yang tengah diberlakukan saat ini.

“Saat ini sedang dilakukan efisiensi anggaran, jadi kita harus berhemat, termasuk dalam penggunaan listrik. Di rumah dinas pun, kami mematikan lampu-lampu yang tidak diperlukan,” ujarnya.

***

BP Batam Percepat Pelebaran Jalan Kepri Mall-Batamindo Sepanjang 3,8 KM

0

RASIO.CO, Batam – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memastikan bahwa proyek strategis pembangunan infrastruktur jalan di Batam akan terus berjalan sesuai rencana. Salah satu fokus utama saat ini adalah pelebaran ruas jalan dari Simpang Kepri Mall menuju Kawasan Industri Batamindo sepanjang 3,8 kilometer.

“Program strategis pembangunan harus kita percepat. Saat ini, kami telah memulai pengerjaan jalan dari Kepri Mall hingga Muka Kuning,” ujar Amsakar dalam arahannya pada Rabu (9/4).

Menurut Amsakar, pembangunan infrastruktur yang memadai sangat penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di Batam. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keberhasilan setiap proyek strategis.

“Kemajuan Batam memerlukan sinergi semua pihak, terutama antara pemerintah dan masyarakat. Infrastruktur yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi adalah inti dari kepemimpinan yang efektif.

“Harus ada langkah-langkah konkret dan strategi jitu agar Batam bisa berkembang lebih pesat,” tambahnya.

Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Selain pembangunan fisik, Amsakar juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia menginstruksikan seluruh jajaran, baik dari Pemerintah Kota Batam maupun BP Batam, untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kita harus responsif terhadap keluhan masyarakat, terutama yang menyangkut kebutuhan dasar,” tegasnya.

Isu banjir juga menjadi perhatian serius. Menurutnya, penanganan persoalan banjir harus menjadi bagian dari perhatian utama demi menjaga kenyamanan dan keselamatan warga Batam.

“Pembangunan harus seimbang dengan upaya mengatasi persoalan lingkungan. Kepentingan masyarakat harus selalu diutamakan,” pungkas Amsakar.

Redaksi@www.rasio.co//

Imbas Kasus Pemerkosaan, Dokter PPDS di RSHS Kehilangan Izin Praktik

0

RASIO.CO, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjatuhkan sanksi tegas terhadap Priguna Anugerah P., dokter residen anestesi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, yang menjadi tersangka kasus pemerkosaan terhadap pendamping pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Melalui Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kemenkes menyatakan telah meminta Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) untuk mencabut Surat Tanda Registrasi (STR) atas nama Priguna Anugerah P. Pencabutan STR tersebut secara otomatis juga membatalkan Surat Izin Praktik (SIP) yang dimilikinya.

“Sebagai langkah tegas pertama, Kemenkes sudah meminta kepada Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) untuk segera mencabut Surat Tanda Registrasi (STR) dr. PAP. Pencabutan STR akan otomatis membatalkan Surat Izin Praktik (SIP) dr. PAP,” demikian pernyataan resmi Kemenkes yang dilansir detikcom, Kamis (10/4).

Selain itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menginstruksikan Direktur Utama RSUP Hasan Sadikin untuk menghentikan sementara kegiatan residensi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif di RSHS selama satu bulan ke depan.

“Kemenkes juga sudah menginstruksikan kepada Dirut RSUP Hasan Sadikin untuk menghentikan sementara waktu, selama satu bulan, kegiatan residensi Program Pendidikan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif di RSUP Hasan Sadikin, untuk dilakukan evaluasi dan perbaikan pengawasan serta tata kelola bersama FK Unpad,” ujar pernyataan resmi Kemenkes.

Kemenkes menyampaikan keprihatinan atas kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh peserta didik PPDS Unpad. Saat ini, pelaku telah diberhentikan sebagai mahasiswa dan sedang menjalani proses hukum.

“Saat ini yang bersangkutan sudah dikembalikan ke pihak Unpad dan diberhentikan sebagai mahasiswa serta diproses secara hukum oleh Polda Jawa Barat.”

Kasus pelecehan seksual yang dilakukan pelaku dilaporkan oleh korban pada 18 Maret 2025. Tersangka menyuntik korban hingga tak sadarkan diri lalu memerkosanya.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, menyatakan bahwa pelaku ditangkap oleh anggota Ditreskrimum Polda Jabar di apartemennya di Kota Bandung pada 23 Maret 2025.

Sebelum melakukan aksinya, pelaku sempat melakukan pemeriksaan darah terhadap korban, yang merupakan anak dari salah satu pasien yang dirawat di RSHS.

Menurut Hendra, tersangka membawa korban berinisial FH dari ruang IGD ke Gedung MCHC lantai 7 RSHS Bandung pada 18 Maret 2025, sekitar pukul 01.00 WIB.

Setibanya di gedung MCHC, tersangka meminta korban mengganti pakaian dengan baju operasi berwarna hijau dan menyerahkan pakaian yang dikenakannya. Tersangka kemudian menyuntik tangan kiri dan kanan korban sebanyak kurang lebih 15 kali.

***

23 Praja IPDN Magang di Pemko Batam, Siap Aplikasikan Ilmu di Dunia Nyata

0

RASIO.CO, Batam – Pemerintah Kota Batam menerima sebanyak 23 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang akan menjalani program magang Tahun Akademik 2024/2025. Penyambutan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, yang mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Praja yang melaksanakan magang tersebut terdiri dari tiga tingkatan, yaitu Magang I untuk satuan Praja Pratama (Tingkat I), Magang II untuk satuan Praja Muda (Tingkat II), dan Magang III untuk satuan Praja Madya (Tingkat III).

Untuk praja Magang III dan Magang II, masa pelaksanaan magang dimulai dari 9 April hingga 8 Mei 2025. Sementara itu, untuk praja Magang I, pelaksanaan magang berlangsung dari 9 hingga 29 April 2025.

“Secara Zoom Meeting, Rektor IPDN telah melepas seluruh Praja IPDN yang akan melaksanakan magang ke Pemerintah Daerah. Mudah-murahan ananda semua dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di kampus di tempat magang nanti,” pesannya kepada seluruh praja.

Bagi Praja Pratama Tingkat I, magang dilaksanakan di desa/kelurahan. Untuk Praja Muda Tingkat II, magang akan dilaksanakan di kecamatan/distrik. Sementara itu, Praja Madya Tingkat III akan melaksanakan magang di lingkup perangkat daerah kabupaten/kota.

“Harapannya, setelah magang, ananda semua dapat memahami program kerja baik di tingkat kelurahan, kecamatan, maupun perangkat daerah. Tentunya, diharapkan seluruh praja dapat menyelesaikan magang dengan baik dan hasil yang memuaskan,” tuturnya.

Kepada lurah, camat, dan pimpinan perangkat daerah, Jefridin berpesan agar dapat membimbing para praja selama melaksanakan magang. Menurutnya, bimbingan tersebut penting dalam rangka melengkapi ilmu yang telah diperoleh saat belajar di kampus.

“Berikan arahan yang jelas terhadap setiap tugas yang diberikan, sehingga adik-adik ini dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik,” pesannya.

Redaksi@www.rasio.co//

Honda Hadirkan Motor Listrik Model ICON dan CUV

0

RASIO.CO,Batam – Astar Hinda Motor(AHM) hadirkan Motor Honda listrik dua varian yakni ICON e dan CUV e di Batam.

Melalui PT Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Kepulauan Riau meluncuran dua unit motor listrik terbaru Honda.

Peluncuran ini akan digelar selama dua hari, pada 12 hingga 13 April 2025, berlokasi di Batam City Square Mall, Batam.

Kegiatan peluncuran ini dikemas secara meriah dengan berbagai aktivitas menarik yang bertujuan memberikan edukasi sekaligus hiburan kepada masyarakat.

Dalam event ini, pengunjung akan disuguhkan Authentic Band Performance, Quiziz Berhadiah, Electric Photography Contest, Honda EV Exhibition, hingga test ride unit EV terbaru.

Tak hanya itu, acara juga akan dimeriahkan dengan Eco-Verse Cosplay Competition, Power Up Fashion Show, serta E-Motion Battle Dance, yang menambah semarak suasana dan mentrigger kalangan muda untuk lebih mengenal teknologi ramah lingkungan dari HONDA.

Honda ICON e: dan Honda CUV e: hadir untuk menjawab tantangan mobilitas masa depan. Honda ICON e: hadir sebagai sepeda motor listrik yang gesit dan praktis dengan konsep “Advance – Compact”,

Menjadikannya pilihan ideal untuk aktivitas harian di perkotaan. Ditenagai motor listrik dengan daya maksimum 1,81 KW, ICON e: mampu menempuh kecepatan hingga 55 km/jam. Motor ini juga dilengkapi dengan bagasi luas berkapasitas 26 liter dan desain roda yang ergonomis—ban 12 inci di depan dan 10 inci di belakang—serta pijakan kaki yang nyaman.

Sementara itu, Honda CUV e: dirancang untuk mereka yang membutuhkan sepeda motor listrik berkapasitas besar dan siap untuk mobilitas tinggi. Mengusung sistem swappable battery, Honda CUV e: memungkinkan penggunanya untuk menukar baterai dengan mudah sehingga tetap produktif tanpa perlu menunggu pengisian daya.

Dengan tampilan yang tangguh dan daya tahan tinggi, CUV e: menjadi jawaban bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan ramah lingkungan namun tetap bertenaga.

Menurut Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara – Kepulauan Riau, kehadiran dua produk listrik ini merupakan komitmen Honda dalam mendukung transisi menuju kendaraan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

“Kami sangat antusias memperkenalkan Honda ICON e: dan Honda CUV e: kepada masyarakat Batam dan Kepulauan Riau. Ini merupakan bagian dari langkah Honda untuk terus berinovasi menghadirkan teknologi ramah lingkungan sekaligus tetap fungsional dan stylish. Kami mengajak masyarakat untuk datang langsung dan merasakan pengalaman baru bersama motor listrik Honda,” ujar Duri Yanto.

Honda CUV e: yang memiliki konsep “Premium-Futuristic” menawarkan pengalaman berkendara yang membanggakan dengan kualitas yang tak diragukan, serta keamanan terjamin khas Honda.

Mengusung gaya premium futuristik dengan sudut tajam di beberapa bagian, lalu dipadu velg ukuran 12 inci. Model ini semakin spesial dengan disematkannya Honda RoadSync Duo, sistem konektivitas dengan ponsel pada tipe tertinggi yang semakin memberikan kemudahan, kenyamanan, dan ketenangan saat berkendara dengan mobilitas tinggi.

Honda CUV e: ditenagai motor listrik dengan tenaga maksimal 6 KW, yang bisa membawanya melaju hingga kecepatan 83 km/ jam dengan jarak tempuh maksimal 80,7 km.

Dengan menggabungkan edukasi teknologi ramah lingkungan, hiburan kreatif, dan peluncuran produk terbaru, event ini diharapkan mampu menjadi magnet bagi masyarakat dan generasi muda untuk semakin dekat dengan kendaraan listrik. Honda optimis bahwa kehadiran Honda ICON e: dan CUV e: akan menjadi titik awal transformasi menuju gaya hidup mobilitas yang lebih hijau dan efisien di wilayah Kepulauan Riau.

Redaksi @www.rasio.co //

Diduga Perkosa Keluarga Pasien, Dokter PPDS RSHS Dipecat Unpad

0

RASIO.CO, Jakarta – Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi mengeluarkan seorang dokter yang tengah menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Fakultas Kedokteran Unpad. Keputusan itu diambil menyusul keterlibatan dokter tersebut dalam kasus dugaan pemerkosaan.

Dokter yang identitasnya belum diungkap ke publik itu sebelumnya menjalani pendidikan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung. Ia kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh pihak kepolisian.

Kasus ini mencuat setelah adanya laporan dugaan pemerkosaan terhadap salah satu anggota keluarga pasien yang dirawat di RSHS. Proses hukum terhadap tersangka masih terus berjalan.

“Terduga merupakan PPDS yang dititipkan di RSHS dan bukan karyawan RSHS, maka penindakan tegas sudah dilakukan oleh Unpad dengan memberhentikan yang bersangkutan dari program PPDS,” ungkap Yudi Hidayat, Dekan Fakultas Kedokteran Unpad, dalam keterangan persnya, yang diterima Rabu (9/4).

Juru bicara Unpad, Yudi, menyampaikan bahwa baik pihak kampus maupun RSHS telah menerima laporan atas kejadian tersebut dan mengecam keras segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual, yang terjadi di lingkungan pelayanan kesehatan dan akademik.

“Unpad dan RSHS mengecam keras segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual, yang terjadi di lingkungan pelayanan kesehatan dan akademik,” tegas Yudi, Senin (8/4).

Ia menambahkan, dalam menangani kasus ini, Unpad dan RSHS berkomitmen untuk mengawal proses hukum dengan tegas, adil, dan transparan. Mereka juga memastikan langkah-langkah yang diperlukan diambil untuk menegakkan keadilan bagi korban dan menciptakan lingkungan yang aman bagi semua pihak.

Unpad disebut telah memberikan pendampingan kepada korban dalam proses pelaporan ke Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar).

“Saat ini, korban sudah mendapatkan pendampingan dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jabar. Unpad dan RSHS sepenuhnya mendukung proses penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Jabar,” ujar Yudi.

***

Kapolres Lingga Hadiri Halal Bihalal Gubernur Kepri di Dabo Singkep

0

RASIO.CO, Lingga – Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H menghadiri acara Kunjungan Kerja (Kunker) dan Halal Bihalal Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Lingga. Bertempat di Masjid Az-Zulfa, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Selasa (8/4) malam.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Gubernur Kepri, sekaligus tradisi tahunan pasca Hari Raya Idulfitri 1446 H. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antara unsur pemerintahan, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Lingga.

Acara yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari tingkat provinsi dan kabupaten.

Hadir dalam kesempatan tersebut, para pejabat pemerintah unsur Forkopimda provinsi Kepri dan Pemkab Lingga, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Foto bersama usai kegiatan. (Foto: Dok. Polres Lingga).

Kehadiran para pimpinan dinas, lembaga, serta partisipasi aktif dari masyarakat, termasuk majelis taklim dan jamaah masjid, mencerminkan semangat kebersamaan dan sinergi dalam membangun daerah.

Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi dan sinergi lintas sektoral guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kabupaten Lingga.

“Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat hubungan antara pimpinan daerah dan masyarakat. Polres Lingga siap terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis,” kata Kapolres.

Acara ditutup dengan tausiyah agama, ramah tamah, dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Abdil Muhadir Ritonga, S.Pd.I., M.Pd.I. Suasana kekeluargaan ini menggambarkan nilai-nilai kebersamaan yang senantiasa dijaga di tengah keberagaman masyarakat Kepulauan Riau.

***

Korupsi Dana Hibah Sinode GMIM, Lima Orang Resmi Jadi Tersangka

0

RASIO.CO, Jakarta – Penyidik Polda Sulawesi Utara (Sulut) resmi menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah dari Pemerintah Provinsi Sulut kepada Sinode Gereja Masehi Injil di Minahasa (GMIM) periode 2020–2023. Dalam kasus ini, negara disebut mengalami kerugian sebesar Rp8,9 miliar.

Kapolda Sulut, Irjen Pol Roycke Harry Langie, menyampaikan bahwa dari lima tersangka, empat di antaranya berasal dari pihak Pemprov Sulut, sementara satu lainnya merupakan perwakilan dari Sinode GMIM.

“Perkara sampai saat ini masih dalam proses penyidikan, dan Polda Sulut telah melakukan penetapan tersangka terhadap JRK, AGK, FK, SK, dan HA,” ungkap Irjen Roycke dikutip CNNIndonesia, Selasa (8/4).

Kasus dugaan korupsi hibah tersebut terungkap dari adanya laporan masyarakat, sehingga Polda Sulut melakukan penyelidikan hingga ke tahap penyidikan.

“Berdasarkan gelar perkara itu, ditetapkan ada lima orang yang menjadi tersangka dalam kasus ini,” ujarnya.

Polda Sulut telah memeriksa sebanyak 84 saksi terkait kasus dugaan korupsi dana hibah untuk Sinode GMIM yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp8,9 miliar.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Jules Abraham Abast, dalam keterangan resmi yang dibacakan oleh Dirreskrimsus Kombes Pol Harry Goldenhardt, menyampaikan bahwa puluhan saksi yang telah dimintai keterangan berasal dari berbagai instansi dan kelompok masyarakat.

“Sebanyak 84 saksi telah diperiksa. Terdiri dari 8 orang dari BPKAD Sulut, 7 saksi dari Biro Kesra, 11 saksi dari Tim Anggaran Pemprov, 6 saksi dari Inspektorat, 10 orang dari Sinode GMIM, 11 saksi dari UKIT, serta 31 orang dari kelompok masyarakat dan pelapor,” ungkap Harry.

Selain saksi, penyidik juga telah meminta keterangan dari sejumlah ahli, termasuk ahli dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, ahli konstruksi dari Politeknik, serta ahli perhitungan kerugian negara. Berdasarkan hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kerugian negara akibat kasus ini tercatat sebesar Rp8.967.684.405.

Harry pun mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dan tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Ia menegaskan bahwa penegakan hukum dilakukan dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) dan asas praduga tak bersalah.

“Kalau ada tanggapan secara hukum, kami siap mengakomodir. Jangan terprovokasi, jangan terajak. Penegakan hukum adalah proses yang terhormat dan Polda Sulut berkomitmen menghormati HAM. Kasus ini melibatkan oknum dari Pemprov dan GMIM,” ujarnya.

Dalam kasus ini, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

“Para tersangka terancam hukuman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda hingga Rp200 juta,” tutup Harry.

***

Empat Kecamatan di Lingga Nikmati Listrik 24 Jam, Jadi Kado Lebaran Masyarakat

0

RASIO.CO, Lingga – Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah menjadi momen tak terlupakan bagi masyarakat di empat ibu kota kecamatan di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Mulai Minggu (30/3), tepat sehari sebelum Idulfitri, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menghadirkan “kado istimewa” berupa peningkatan jam nyala listrik dari sebelumnya hanya 14 jam menjadi 24 jam penuh.

Empat kecamatan yang kini menikmati layanan listrik tanpa henti adalah Kecamatan Bakung Serumpun, Kepulauan Posek, Temiang Pesisir, dan Katang Bidare.

Peresmian peningkatan jam nyala listrik ini dilakukan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, didampingi Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura dan Ketua TP-PKK Kepri, Hj. Dewi Kumalasari Ansar, pada Selasa (8/4). Kegiatan berlangsung di Desa Rejai, ibu kota Kecamatan Bakung Serumpun, sekaligus menandai hari pertama masuk kerja setelah libur Idulfitri.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menegaskan bahwa kebijakan ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah provinsi dalam menciptakan keadilan energi bagi seluruh masyarakat, termasuk mereka yang berada di pulau-pulau terluar dan terpencil.

“Sebelumnya terdapat 11 ibukota kecamatan di Kepri yang listriknya masih menyala hanya 14 jam per hari. Tahun ini kita fokuskan peningkatan jam nyala menjadi 24 jam untuk 8 ibukota kecamatan, yakni 4 di Kabupaten Lingga, 3 di Kabupaten Kepulauan Anambas, dan 1 di Kabupaten Karimun. Saya minta sebelum lebaran semuanya bisa selesai, Alhamdulillah sekarang sudah terlaksana,” ungkap Gubernur Ansar.

Ia pun berharap, dengan nyala listrik 24 jam, berbagai aspek kehidupan masyarakat akan meningkat, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga keagamaan. “Anak-anak bisa belajar lebih nyaman, kualitas SDM meningkat, dan aktivitas ekonomi masyarakat bisa tumbuh lebih baik,” ujarnya.

Tak lupa, Gubernur Ansar juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga infrastruktur kelistrikan yang telah dibangun bersama, serta mendoakan agar PLN semakin sukses ke depan. 

“Saat ini rasio elektrifikasi Kepri sudah lebih dari 98 persen. Kita kejar target hingga 100 persen di akhir masa jabatan saya, agar semua pulau terjangkau listrik PLN dan bisa menyala 24 jam. Ini tidak mudah, tapi berkat kerja sama dan pendekatan kita ke PLN pusat, regional, dan kementerian, semuanya menjadi mungkin,” tegasnya.

Sementara itu, Manajer PLN UP3 Tanjungpinang Apreza Pashya mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kepri, khususnya Gubernur Ansar, yang konsisten mendorong peningkatan layanan listrik di daerah-daerah kepulauan.

“Di Kepri saat ini sudah tidak ada lagi wilayah yang hanya menikmati listrik 7 jam. Semuanya sudah minimal 14 jam, dan kini bertahap naik menjadi 24 jam. Kami sadar, tanggung jawab PLN ke depan sangat besar, tidak hanya memastikan nyala 24 jam, tapi juga menjaga keandalan dan kualitas listrik, serta mendorong transisi ke energi baru terbarukan,” terang Apreza.

Kebahagiaan juga dirasakan oleh Camat Katang Bidare, Kimat Awal, yang mewakili masyarakat empat kecamatan tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini banyak warga kami yang meneteskan air mata haru. Apa yang selama ini dinanti-nantikan akhirnya terwujud. Terima kasih kepada Gubernur Ansar atas terangnya Kepri di wilayah kami,” ucapnya penuh haru. 

Redaksi@www.rasio.co//

Kepala dan Wakil Kepala BP Batam Pantau Penataan Sungai Baloi Indah

0

RASIO.CO, Batam – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra berkesempatan untuk meninjau langsung penataan Daerah Aliran Sungai (DAS) Baloi Indah, Selasa (8/3).

Di tengah guyuran hujan, keduanya hadir bersama Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid dan Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto.

Amsakar dan Li Claudia berharap, penataan sungai ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Batam dalam mengurangi risiko banjir yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. Tidak hanya itu, baik Amsakar dan Li Claudia penataan kawasan yang dilakukan juga akan menambah estetika di wilayah tersebut.

“Kita ingin merapikan kawasan ini agar menjadi ruang publik yang nyaman,” ujar Amsakar yang juga Walikota Batam di lokasi.

Ia menyampaikan bahwa kawasan sungai ini ke depannya akan ditata menjadi taman kota atau taman terbuka hijau yang dapat bermanfaat untuk masyarakat. Dengan melibatkan pemilik Apartemen Permata Residence, Amsakar ingin penataannya pun dapat terealisasi dengan baik.

“Ke depannya, seluruh pelaku usaha kami harapkan dapat berkontribusi aktif dalam membangun Batam,” pesan Amsakar.

Senada, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra juga berpesan agar pembangunan Batam dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kami ingin membangun Batam menjadi lebih baik. Kami juga telah meminta Deputi Infrastruktur BP Batam untuk merancang kawasan sungai ini sebagai tempat wisata yang instagramable,” tegas Li.

Redaksi@www.rasio.co//