Kamis, Juni 18, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 80

Peringati Hari Ibu, PIKORI BP Batam Gelar Bakti Sosial

0

RASIO.CO, Batam – Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 Tingkat Kota Batam, Persatuan Istri Karyawan BP Batam (PIKORI BP Batam) menggelar rangkaian kegiatan bakti sosial pada Selasa (9/12).

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak panti asuhan dan lembaga pendidikan di Batam.

Rangkaian bakti sosial tersebut dilaksanakan di dua panti asuhan, yaitu Panti Asuhan Syamsul Huda Tiban 1 dan Panti Asuhan Al-Muhiddin Sagulung. Pada kesempatan itu, PIKORI BP Batam menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada pengurus dan anak-anak panti sebagai dukungan pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Selain menyalurkan bantuan ke panti asuhan, PIKORI BP Batam juga memberikan bantuan sosial pendidikan kepada sejumlah sekolah. Bantuan tersebut diserahkan kepada SMK dan SMA Al-Azhar, SMAS IT Jabal Rahmah Batam, serta SMK Teladan Batam. Langkah ini merupakan bentuk dukungan PIKORI BP Batam terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kenyamanan proses belajar mengajar di Kota Batam.

Ketua Umum PIKORI BP Batam, Erlita Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Melalui bantuan yang disalurkan, kami berharap dapat meringankan kebutuhan adik-adik di panti asuhan serta mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah binaan,” ujar Erlita.

Ia menegaskan bahwa PIKORI BP Batam tetap berkomitmen untuk menghadirkan program sosial berkelanjutan, khususnya yang mendukung pendidikan, kesejahteraan anak, dan pemberdayaan perempuan di Kota Batam.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para pengurus panti dan kepala sekolah. Ketua Yayasan Panti Asuhan Syamsul Huda, Taufiq Ariyanto, menyampaikan apresiasinya kepada PIKORI BP Batam.

“Terima kasih kepada Bu Erlita Amsakar Achmad atas bantuan kepada kami. Mudah-mudahan bantuan ini dapat membawa keberkahan dan bermanfaat bagi anak-anak di panti asuhan,” harapnya.

Rangkaian kegiatan bakti sosial ini ditutup dengan sesi interaksi bersama pengurus panti dan para siswa penerima bantuan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam memperkuat lingkungan sosial yang lebih baik.

YD

Kasus Tiga Tersangka Pemain Rokok Ilegal Siap di Sidang

0

RASIO.CO, – Berkas Kasus dugaan pemain rokok ilegal alias non cukai berinisial  MS, W, dan JF. Tahap II dan ketiga tersangka dan barang bukti telah diserahkan Beacukai Lhokseumawe ke Kejari Aceh. Selasa(09/12).

Penyerahan ini merupakan tindak lanjut penanganan perkara atas 3,87 juta batang rokok ilegal yang ditindak pada 23 Oktober 2025 di wilayah Aceh Utara.

Pelaksanaan Tahap II dilakukan setelah Kejaksaan Negeri Aceh Utara menyatakan berkas perkara lengkap (P-21) pada 2 Desember 2025, sehingga para tersangka beserta barang bukti dapat dilimpahkan untuk proses penuntutan lebih lanjut.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan KPPBC TMP C Lhokseumawe, Vicky Fadian, menyampaikan bahwa penyerahan Tahap II merupakan bagian dari komitmen Bea Cukai dalam memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

“Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap, Bea Cukai berkewajiban menyerahkan seluruh tersangka dan barang bukti kepada pihak kejaksaan. Ini menjadi bagian penting dari penegakan hukum atas pelanggaran di bidang cukai,” ujar Vicky.

Vicky menambahkan bahwa upaya pemberantasan rokok ilegal bukan hanya terkait aspek penerimaan negara, tetapi juga berkaitan dengan perlindungan masyarakat.

“Peredaran rokok ilegal merugikan negara dan menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat. Kami berharap proses hukum ini memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan cukai,” tambahnya.

Barang bukti dalam perkara ini berupa 3,87 juta batang rokok ilegal tanpa pita cukai, yang sebelumnya berhasil diamankan bersama para tersangka dalam operasi penindakan di Aceh Utara. Seluruh barang bukti dan tersangka kini resmi berada di bawah kewenangan Kejaksaan Negeri Aceh Utara.

Bea Cukai Lhokseumawe menegaskan bahwa penanganan perkara ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga penerimaan negara dan melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal.

Redaksi@www.rasio.co //

Gerak Cepat, Tim.Beacukai  Perluas Titik Distribusi Bantuan di Aceh

0

RASIO.CO, Lhokseumawe — Bea Cukai Lhokseumawe kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Pengiriman bantuan tahap lanjutan ini dilakukan menyusul kondisi lapangan yang hingga kini masih memprihatinkan, baik dari sisi infrastruktur, logistik, maupun ketersediaan energi.

Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Agus Siswadi, mengatakan bahwa situasi di Kecamatan Permata dan sekitarnya masih jauh dari pulih.

“Akses menuju lokasi masih sulit. Jembatan di Gampong Seni Antara belum bisa dilewati, sehingga warga maupun relawan harus menyeberangi sungai di bawah jembatan.”

Alat berat untuk pemasangan jembatan bailey sudah disiagakan, namun operasionalnya terhambat oleh keterbatasan BBM,” ujar Agus dalam laporan lapangan, Selasa (9/12).

Hingga kini, kendaraan roda empat belum dapat menjangkau beberapa titik terdampak. Motor hanya bisa melintas melalui jalur alternatif atau jalan tikus dari Simpang Buntul Putri menuju Takengon.

Kondisi ini membuat distribusi logistik berlangsung lebih lambat dan mengandalkan tenaga warga serta relawan di lapangan.

Di sektor energi, kelangkaan BBM menjadi tantangan utama. Kekurangan pasokan BBM tidak hanya menyulitkan mobilitas warga, tetapi juga menghambat operasional alat berat yang diperlukan untuk membersihkan material longsor.

Sementara itu, suplai listrik hanya hidup dalam durasi singkat dan terbatas pada beberapa wilayah, mengandalkan mesin diesel darurat. Situasi ini memperburuk kondisi warga yang membutuhkan penerangan dan akses komunikasi.

Saat ini tersedia cadangan bantuan beras yang didistribusikan melalui mekanisme penjemputan di gudang logistik sebelum diserahkan kepada camat. Warga pun mulai membentuk posko-posko swadaya sebagai upaya menjaga kelancaran distribusi antar kampung.

Tidak hanya akses, tekanan ekonomi juga dirasakan masyarakat. Harga beras di Simpang Uling kini mencapai Rp235.000 per 15 kg, bahkan lebih mahal di area dekat jembatan runtuh, yakni Rp250.000 per 15 kg.

Sementara itu, beras Bulog dijual pada harga Rp56.000 per 5 kg, namun ketersediaannya terbatas.

“Kondisi ini membuat warga terpaksa berjalan kaki hingga puluhan kilometer untuk mendapatkan kebutuhan pokok. Banyak dari mereka membawa anak dan barang seadanya,” tutur Agus.

Melihat kondisi tersebut, Bea Cukai Lhokseumawe merencanakan penggeseran titik penurunan bantuan Kementerian Keuangan agar lebih dekat dengan wilayah terdampak longsor. Harapannya, warga tidak lagi harus berjalan jauh melewati medan berat hanya untuk menerima bantuan.

“Kami berupaya memastikan bantuan sampai ke tangan warga yang benar-benar membutuhkan, sekaligus mengurangi risiko mereka menempuh perjalanan berbahaya,” kata Agus.

Bea Cukai Lhokseumawe memastikan bahwa penyaluran bantuan akan terus dilanjutkan selama kondisi darurat belum berakhir, bekerja sama dengan pemerintah daerah, relawan, dan komunitas masyarakat setempat.

Redaksi@www.rasio.co //

Pasca Banjir, Beacukai Gelar Pengobatan Gratis di Langsa

0

RASIO.CO, Aceh – Mulai normalnya wilayah korban banjir sumatra khususnya sebagian wilayah aceh, Beacukai Langsa mengandeng  RSU Putri Bidadari menyelenggarakan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi korban banjir.

Sebanyak 444 warga dari Langsa dan Aceh Tamiang memanfaatkan layanan ini di lobi Kantor Bea Cukai Langsa.

Tim medis menangani berbagai keluhan kesehatan pascabanjir seperti demam, batuk, flu, gatal-gatal, sakit perut, dan diare.

Masyarakat juga mendapat pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, gula darah, dan asam urat secara gratis.

“Program ini sangat membantu kami yang terdampak banjir. Kami tidak perlu mengeluarkan biaya untuk berobat dan mendapatkan pelayanan yang baik dari tim medis” ujar salah satu warga.

Kepala Kantor Bea Cukai Langsa Dwi Harmawanto menyatakan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian instansi terhadap masyarakat.

“Kami berharap dapat meringankan beban masyarakat di tengah musibah banjir. Kesehatan masyarakat adalah prioritas,” katanya.

Redaksi@www.rasio.co //

Pemilik WO Ayu Puspita Ditahan, Polisi Tetapkan 5 Tersangka Penipuan dan Penggelapan

0

RASIO.CO, Jakarta – Polisi menjerat pemilik wedding organizer (WO) Ayu Puspita dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan.

“(Dijerat) Pasal 372 dan 378 KUHP,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dikutip CNNIndonesia, Selasa (9/12).

Dalam perkara ini, polisi telah menetapkan Ayu dan empat orang lainnya sebagai tersangka. Ayu bersama tersangka berinisial D kini telah ditahan di Polres Metro Jakarta Utara.

Sementara itu, tiga tersangka lainnya akan menjalani gelar perkara di Polda Metro Jaya karena lokasi kejadian berada di luar wilayah Jakarta Utara. “Tersangka A dan D ditahan di Jakut (Jakarta Utara) dan tiga tersangka lainnya digelarkan di Wasidik Polda Metro Jaya. Untuk proses penanganannya karena tiga tersangka lainnya TKP di luar Jakut,” tutur Budi.

Sebelumnya, pemilik WO Ayu Puspita dan empat orang terlapor lainnya ditangkap untuk dimintai keterangan terkait dugaan penipuan. “Kita sudah menerima laporan dari para korban WO itu. Saat ini dari semalam, ada lima orang dari pihak WO itu sekarang lagi kita periksa,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar, Senin (8/12).

Onkoseno mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima total 87 laporan dari korban. Jumlah kerugian masih dihitung, namun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Pada Minggu (7/12), sekitar 200 korban penipuan sempat menggeruduk kediaman Ayu di Jakarta Timur. Situasi sempat memanas sebelum polisi tiba untuk melakukan mediasi. Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyampaikan bahwa pelaku kemudian langsung dibawa ke Polres Metro Jakarta Utara.

“Situasi sempat memanas karena massa menuntut pertanggungjawaban dari pihak wedding organizer,” ujar Alfian.

***

Disperindagkop Lingga Gelar Pembinaan Kualitas Mutu Pengrajin Tudung Manto

0

RASIO.CO, Lingga – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lingga, Hj. Feby Sarianty, menghadiri kegiatan Pembinaan Kualitas Mutu Pengrajin Tudung Manto yang diselenggarakan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Lingga. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Daerah Daik Lingga, Senin (8/12).

Kegiatan dibuka oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Lingga, Maratusholiha, yang menegaskan pentingnya pembinaan bagi para pengrajin Tudung Manto untuk menjaga kesinambungan warisan budaya sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif di daerah.

“Melalui kegiatan ini, para pengrajin diharapkan dapat meningkatkan keterampilan, memahami standar mutu produksi, serta mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi yang menjadi ciri khas Tudung Manto,” ujar Maratusholiha dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Lingga, Hj. Feby Sarianty, menegaskan bahwa pembinaan ini merupakan langkah strategis untuk menjaga kualitas, nilai seni, dan identitas budaya daerah.

“Tudung Manto tidak hanya menjadi karya kerajinan tangan, tetapi juga simbol warisan leluhur yang harus terus dilestarikan. Dengan adanya pembinaan ini, para pengrajin diharapkan semakin terampil, inovatif, dan mampu menghasilkan produk bernilai jual tinggi serta berdaya saing,” ujar Hj. Feby.

Kegiatan pembinaan turut dihadiri oleh Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Lingga yang juga Ketua Harian Dekranasda, Febrizal Taupik, S.Pi, beserta jajaran bidang terkait. Hadir pula Kepala Bidang Koperasi dan UKM, Susi Yenty, S.ST., instruktur pengrajin Ibu Djamisah A.R, serta para pengrajin Tudung Manto.

Puspan

Roslina Divonis 10 Tahun Bui Kasus Kekerasan Berat ke ART Intan

0

RASIO.CO, Batam – Majelis hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan vonis 10 tahun penjara terhadap seorang majikan bernama Roslina setelah dinyatakan terbukti menganiaya asisten rumah tangga (ART) secara berulang hingga memaksa korban memakan kotoran anjing.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara 10 tahun,” ujar majelis hakim saat membacakan putusan, dikutip dari detikcom, Selasa (9/12).

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan Roslina terbukti melakukan kekerasan secara sadis dan terus-menerus. Tindakan tersebut menyebabkan penderitaan mendalam bagi korban bernama Intan serta keluarganya.

Hakim juga menilai terdakwa tidak kooperatif, berbelit-belit, dan tidak mengakui seluruh perbuatannya, sehingga tidak ditemukan hal yang meringankan.

Selain Roslina, majelis hakim juga menjatuhkan hukuman kepada terdakwa lainnya, Marliyati Louru Peda, yang berstatus sebagai ART. Marliyati divonis 2 tahun penjara, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya meminta hukuman 7 tahun penjara.

Dalam persidangan, korban Intan mengaku kerap dianiaya oleh Roslina dan Marliyati. Ia menceritakan sering diperlakukan salah hanya karena dianggap tidak mampu memenuhi perintah majikannya. Intan juga mengaku pernah dipaksa memakan kotoran anjing dan meminum air dari kloset.

“Saya telan karena takut dipukul,” ucapnya lirih di hadapan majelis hakim.

YD

Ratusan Kontainer Ilegal Masuk Indonesia, Bea Cukai Periksa Tiga Importir

0

RASIO.CO, Batam – Ratusan kontainer menumpuk di Pelabuhan Batu Ampar, Batam. Sebagian peti kemas tampak berkarat, sementara yang lain masih tersegel rapat. Di balik tumpukan itu, tersimpan masalah besar yang kini menyeret tiga perusahaan: PT Esun International Utama Indonesia, PT Logam Internasional Jaya, dan PT Batam Battery Recycle Industry.

Ketiga perusahaan tersebut akan diperiksa oleh Bea dan Cukai Batam dalam kasus dugaan impor ilegal limbah elektronik berbahaya (B3) asal Amerika Serikat. Mereka diduga terlibat dalam jaringan pemasukan limbah berbahaya tersebut ke Batam. Dua perusahaan selain PT Esun bahkan disebut hanya perusahaan terafiliasi yang aktivitasnya tidak terlihat jelas.

“Kita akan periksa segera ketiga perusahaan tersebut pada hari Rabu,” ujar Kepala Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, dikutip Batamnews, Senin (8/12).

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan siapa pihak yang paling bertanggung jawab, termasuk siapa yang membuka jalan masuknya limbah dari luar negeri tersebut.

Masalah ini bermula dari temuan puluhan kontainer berisi barang elektronik bekas pada September 2025. Namun jumlah itu kini membengkak menjadi 822 kontainer. Dari awalnya 74 unit, kiriman demi kiriman terus berdatangan hingga memenuhi area penumpukan pelabuhan.

“Belum ada satu pun yang dire-ekspor, dan jumlahnya terus bertambah,” jelas Zaky. Ia menegaskan bahwa Bea Cukai tetap memegang prinsip menolak masuknya limbah berbahaya ke Batam. “Kami firm. Jangan sampai Batam jadi tempat sampah industri limbah B3,” katanya.

Bea Cukai telah melayangkan dua surat peringatan kepada para importir, masing-masing pada 10 Oktober dan 3 November. Namun hingga kini belum ada respons signifikan. Sesuai ketentuan, seluruh kontainer yang terbukti mengandung limbah wajib dikirim kembali ke negara asal, dan biayanya ditanggung perusahaan.

Terkait bagaimana ratusan kontainer tersebut bisa masuk tanpa terdeteksi, Zaky menyebut adanya celah pada sistem Indonesia National Single Window (INSW). Barang-barang tersebut lolos karena tidak terdaftar sebagai kategori terlarang saat dokumen awal diajukan.

“Ketika barang itu masuk ke industri, relatif dia kena jalur hijau, kecuali sampling. Kalau semua perusahaan di-merah-kan, buat apa FTZ?” katanya, merujuk pada status Free Trade Zone (FTZ) Batam yang memberi fasilitas arus barang cepat.

Zaky menegaskan bahwa Bea Cukai hanya bekerja di perbatasan. Penentuan apakah barang tersebut termasuk limbah atau bukan berada di bawah kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

PT Esun sendiri berlokasi di Kawasan Industri Sungai Harapan, Sekupang. KLHK menduga perusahaan tersebut mengimpor material daur ulang tanpa izin lingkungan. Data Volza.com mencatat PT Esun telah melakukan lebih dari 14.000 transaksi internasional sejak 2018, mayoritas berasal dari Amerika Serikat dan Singapura dengan label used parts atau recycle materials — istilah yang sering digunakan dalam perdagangan e-waste.

Bahkan sebelum temuan 822 kontainer ini, Batam telah dicatat beberapa lembaga internasional sebagai jalur masuk limbah elektronik dunia. Dua laporan penting menjadi rujukan bahwa Batam kerap dimanfaatkan sebagai pintu belakang distribusi limbah global.

Masalah ini kini berdampak pada kelancaran logistik. Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengaku Terminal Peti Kemas Batu Ampar mulai crowded. Ia mendesak agar status 822 kontainer tersebut segera diperjelas.

“Kita berharap supaya cepat dihitam-putihkan, jangan terlalu lama menumpuk di pelabuhan,” ujarnya. Amsakar menegaskan bahwa kewenangan penuh berada di tangan Bea Cukai. Namun jika hasil pemeriksaan KLHK menyatakan isinya adalah limbah, maka izin perusahaan terkait tidak akan dilanjutkan.

“Kalau temuan itu mengatakan bahwa harus dire-ekspor dan mengandung limbah, tentu izinnya tak bisa kita teruskan,” katanya.

Kasus ini menjadi ujian besar bagi Batam sebagai kawasan perdagangan bebas. Di satu sisi, status FTZ membuka peluang ekspor-impor cepat dan efisien. Namun di sisi lain, celah sistemnya kini justru dimanfaatkan untuk memasukkan limbah dunia. Di antara tumpukan kontainer itu, tersimpan dilema: Batam ingin tumbuh sebagai kota industri hijau, tetapi kini terancam menjadi halaman belakang pembuangan limbah global.

YD

BP Batam Raih Penghargaan Pioneer FTZ Management di BIG 40 Awards 2025

0

RASIO.CO, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali mencatat prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Pioneer in Free Trade Zone Management for Regional Investment Gateway dalam ajang BIG 40 Awards 2025 yang digelar oleh Bisnis Indonesia di Raffles Hotel, Jakarta, Selasa (8/12).

Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, atas peran strategis BP Batam sebagai pionir dalam pengelolaan Kawasan Bebas Batam yang mendukung investasi regional serta pertumbuhan ekonomi nasional.

Amsakar Achmad menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya setelah menerima apresiasi tersebut. Ia menilai penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap kerja keras seluruh pihak yang berkontribusi dalam pembangunan dan pengembangan Batam.

“Terima kasih kepada Bisnis Indonesia yang telah mengapresiasi tugas-tugas kami selama ini. Penghargaan ini saya dedikasikan untuk Ibu Wakil, rekan-rekan Deputi, staf, Forkopimda, dan seluruh masyarakat serta pelaku usaha di Kota Batam,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan Batam sebagai kota yang maju dan modern.

“Saya percaya sinergitas yang terbangun dengan seluruh pemangku kepentingan itulah yang membuat Batam menjadi terdepan sebagai kota tujuan investasi yang menarik di Indonesia,” katanya.

Amsakar juga optimistis bahwa dengan konsistensi pembangunan dan tata kelola yang semakin matang, Batam berpotensi memperkuat perannya sebagai gerbang ekonomi global dan titik strategis nasional untuk memperluas jaringan investasi internasional.

“Semoga apa yang kita raih hari ini dapat memicu semangat kita untuk lebih berbuat optimal,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Kepala BP Batam, Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan Alexander Zulkarnain; Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan Fary Francis; Direktur Pengembangan KPBPBB dan KEK Irfan Syakir Widyasa; serta Kepala Biro Umum M. Taofan.

BIG 40 Awards 2025 sendiri merupakan puncak perayaan 40 tahun perjalanan Bisnis Indonesia. Ajang ini memberikan penghargaan kepada 40 tokoh, institusi, dan inovator yang dinilai berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi, penguatan industri, dan kemajuan sosial Indonesia.

Di antara penerimanya antara lain Soemitro Djojohadikoesoemo, Menteri Keuangan (1952–1953 dan 1955–1956); Jusuf Kalla, Wakil Presiden Republik Indonesia (2004–2009 dan 2014–2019); Susi Pudjiastuti, Founder PT ASI Pudjiastuti Aviation; PT Pertamina; serta Perbankan BUMN.

YD

Jadwal Lengkap Pasar Murah 10–17 Desember 2025, Sediakan 52.500 Paket Sembako

0

RASIO.CO, Batam – Menjelang peringatan Hari Jadi Kota Batam ke-196, sejumlah agenda Pemko Batam berlangsung padat. Kondisi ini membuat jadwal program paket sembako murah bersubsidi mengalami pergeseran dan baru akan dimulai pada Rabu (10/12).

Wahyu, Kabid Perdagangan pada Disperindag Kota Batam, menjelaskan bahwa program yang semula dijadwalkan mulai Senin (8/12) terpaksa digeser karena adanya beberapa kegiatan pemerintah yang bersamaan.

“Banyak kegiatan Pemko Batam yang bertabrakan, jadi jadwalnya digeser,” kata Wahyu dikutip dari Tribunbatam, Selasa (9/12).

Ia memastikan perubahan hanya terjadi pada waktu pelaksanaan, sementara lokasi dan alur kegiatan tetap mengacu pada rencana awal. “Untuk pelaksanaan pertama tetap di wilayah Kecamatan Batam Kota, selanjutnya Kecamatan Sagulung dan seterusnya,” ujarnya. Wahyu menambahkan bahwa seluruh persiapan telah rampung dan tinggal menunggu pelaksanaan.

Jadwal Lengkap Pasar Murah Bersubsidi Pemko Batam

10–17 Desember 2025

Rabu, 10 Desember 2025 – Kecamatan Batam Kota

  • Kantor Lurah Belian
  • Kantor Lurah Baloi Permai
  • Kantor Lurah Taman Baloi
  • Kantor Lurah Teluk Tering
  • Aku Tahu Center Kelurahan Sei Panas

Kamis, 11 Desember 2025 – Kecamatan Sagulung

  • Lapangan Futsal SP Plaza Kelurahan Tembesi
  • Kantor Lurah Sei Lekop
  • Kantor Lurah Sei Pelunggut
  • Kantor Lurah Sei Langkai
  • Tepekong RT 06 RW 10 Kelurahan Sagulung Kota
  • Kantor Lurah Sei Binti

Jumat, 12 Desember 2025 – Kecamatan Sekupang & Belakang Padang

Kecamatan Sekupang:

  • Lapangan Victoria Tiban Kampung
  • Lapangan Masjid Abdullah Baitul Hasanah RW XIX
  • Kantor Lurah Patam Lestari
  • Komplek Pertokoan I City Kelurahan Tiban Indah
  • Kantor Lurah Sungai Harapan

Kecamatan Belakang Padang:

  • Dataran Elang Elang Laut

Sabtu, 13 Desember 2025 – Kecamatan Batu Ampar

  • Fasum RW 06 Sei Tering I (Masjid Nurul Falah) Kelurahan Tanjung Sengkuang
  • Kantor Lurah Batu Merah
  • Kantor Lurah Sungai Jodoh
  • Kantor Lurah Kampung Seraya

Minggu, 14 Desember 2025 – Kecamatan Bengkong & Sungai Beduk

Kecamatan Bengkong:

  • Kantor Lurah Bengkong Laut
  • Fasum RW 01 Kelurahan Bengkong Indah

Kecamatan Sungai Beduk:

  • Lapangan Usman Harun Sei Pancur Kelurahan Tanjung Piayu
  • Lapangan Bola Sakura Kelurahan Duriangkang
  • Kantor Lurah Mangsang
  • Kantor Lurah Muka Kuning

Senin, 15 Desember 2025 – Kecamatan Batu Aji & Bulang

Kecamatan Batu Aji:

  • Kantor Lurah Kibing
  • Kantor Lurah Buliang
  • GOR Simpang Base Camp Bukit Tempayan
  • Halaman Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Kecamatan Bulang:

  • Halaman Gedung Vihara Samudra Bakti Pulau Buluh
  • Kantor Lurah Sei Setokok

Selasa, 16 Desember 2025 – Kecamatan Lubuk Baja & Galang

Kecamatan Lubuk Baja:

  • Lapangan Bola Kelurahan Tanjung Uma
  • Kantor Lurah Baloi Indah
  • Lapangan Basket Kelurahan Lubuk Baja Kota
  • Kantor Lurah Batu Selicin
  • Kantor Lurah Kampung Pelita

Kecamatan Galang:

  • Rest Area Simpang Sembulang

Rabu, 17 Desember 2025 – Kecamatan Nongsa

  • Kavling Bakau Serip RT 02 RW 02 Kelurahan Sambau
  • Area Pasar Summerland Kelurahan Batu Besar
  • Fasum RT 001 RW 012 Kelurahan Kabil
  • Pelabuhan Rakyat Kelurahan Ngenang

Program pasar murah ini merupakan langkah Pemko Batam untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, pasar murah digelar serentak pada 8–15 Desember 2025 di 45 lokasi yang mewakili 52 kelurahan.

Total 52.500 paket sembako disediakan melalui kerja sama dengan Perum Bulog. Setiap paket bernilai Rp200 ribu, namun setelah subsidi 50 persen, masyarakat cukup membayar Rp100 ribu.

Isi paket sembako meliputi:

  • Beras premium 10 kg
  • Gula 1 kg
  • Minyak goreng 2 liter

Ketiga komoditas tersebut dipilih karena merupakan kebutuhan utama masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Selain membantu menjaga daya beli warga, pasar murah ini juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah di tengah meningkatnya permintaan selama Nataru.

YD