Senin, April 27, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1111

Kominfo Hentikan Proses Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz

0

RASIO.CO , JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika, melalui Tim Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz pada Rentang 2.360 – 2.390 MHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler (Tim Seleksi), dengan ini mengumumkan bahwa proses Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz pada Rentang 2.360 – 2.390 MHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler, yang diumumkan pembukaannya pada tanggal 20 November 2020 melalui Siaran Pers Nomor 148/HM/KOMINFO/11/2020, dinyatakan dihentikan prosesnya.

Penghentian proses seleksi tersebut diambil sebagai sebuah langkah kehati-hatian dan kecermatan dari Kementerian Kominfo guna menyelaraskan setiap bagian dari proses seleksi ini dengan ketentuan peraturan perundang-undangan berkaitan dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan Kementerian Kominfo, khususnya Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2015.

Pada hari Jumat (22/01/2021), Tim Seleksi telah menyampaikan surat resmi terkait informasi penghentian proses seleksi tersebut kepada perwakilan penyelenggara jaringan bergerak seluler yang sebelumnya telah diumumkan sebagai Peserta Seleksi yang lulus Evaluasi Administrasi melalui Siaran Pers Nomor 169/HM/KOMINFO/12/2020 tanggal 14 Desember 2020.

Dengan dihentikannya proses seleksi itu, maka hasil dari proses seleksi yang telah dilaksanakan dan diumumkan secara transparan kepada publik, antara lain pada tanggal 15 Desember 2020 melalui Siaran Pers Nomor 171/HM/KOMINFO/12/2020 dan pada tanggal 18 Desember 2020 melalui Siaran Pers Nomor 173/HM/KOMINFO/12/2020, dinyatakan dibatalkan.

Sebagai tindak lanjut dari dihentikannya proses seleksi ini, serta dalam rangka memberikan kepastian hukum kepada Peserta Seleksi yang telah menyerahkan dokumen jaminan keikutsertaaan seleksi (bid bond), maka Kementerian Kominfo telah mengembalikan bid bond tersebut pada hari Jumat tanggal 22 Januari 2021 dan diterima langsung oleh perwakilan Peserta Seleksi bersangkutan.

Kementerian Kominfo secepatnya akan melakukan langkah-langkah tindak lanjut yang lebih cermat dan berhati-hati guna memastikan agar spektrum frekuensi radio sebagai sumber daya alam yang bersifat terbatas (limited natural resources), khususnya pita frekuensi radio 2,3 GHz pada rentang 2.360-2.390 MHz, dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

sumber : kominfo.go.id

Febri Setahun Jual Kosmetik Ilegal di Batam

0

RASIO.CO, Batam – Terungkap dipersidangan PN Batam, terdakwa Febri Susanti menjual kosmetik ilegal asal China lebih kurang setahun di Batam. Minggu(24/01).

Terdakwa Febri mengakui dipersidangan menjual kosmetik tanpa izin edar selamata setahun dan barang diperoleh alias diorder melalui online Shoppee.

“Barang didapat dari shopee dan telah mengedarkan setahun,”kata Febru beberapa waktu lalu di PN Batam.

Terdakwa Pebri Susanti tersandung kasus Kosmetik tanpa izin edar duduk dibangku pesakitan PN Batam, namun karna sakit mendapat penaguhan penahanan rumah.

Terdakwa diagendakan.Selasa(05/01) pembacaan dakwaan oleh JPU Mega Tri Astuti dengan majelis hakim ketua David P Sitorus. S.H,M.H didampingi dua hakim anggota.

Dalam dakwaannya dibacakan JPU Mega Tri Astuti melalui Virtual dipersidangan PN Batam, Bahwa Terdakwa Pebri Susanti berdomisili Perum The Monde Residence Blok N No.10 Bengkong Sadai diduga telah mengedarkan kosmtik tanpa izin edar.

Awalnya Terdakwa melakukan pembelian dengan harga murah barang berupa produk kosmetik yang tidak memiliki izin edar dari Badan POM RI melalui Marketplace Shopee dengan akun Shopee terdakwa yang bernama Ting Ting sejak bulan Januari 2020.

Dimana pembelian produk kosmetik yang tidak memiliki izin edar dari Badan POM RI tersebut pembayarannya menggunakan Shopee Pay milik terdakwa dan setiap produk kosmetik kecantikan dikirimkan kepada terdakwa oleh pihak ekspedisi.

Bertahap dengan sekali pegiriman sebanyak 2 kg menuju rumah/gudang HM Beautystuff milik terdakwa yang beralamat di Perumahan The Monde Residence Blok N No.10 Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong Kota Batam.

Sekira bulan juni 2020, Petugas BPOM Kepri mendatangi serta melakukan penggeladehan dirumah terdakwa dan petugas menemukan kosmetika tanpa izin edar dalam rumah terdakwa.

Petugas menemukan sejumlah 62 item produk kosmetika yang selanjutnya produk tersebut diamankan oleh Petugas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Bahwa terdakwa memasarkan dan menjual kembali produk produk kosmetik yang tidak memiliki izin edar dari Badan POM RI tersebut dengan cara mempromosikan dan menjual produk tersebut kepada orang lain secara Live melalui Facebook dengan nama akun Ting Ting dan posting di Story dan Feed Instagram dengan nama akun HMBeautystuff.

Terdakwa dijerat JPU, Bahwa perbuatan terdakwa PEBRI SUSANTI sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

Usai membacakan dakwaan Majelis hakim menunda sidang pekan depan dengan agenda mendegarkan keterangan saksi.

APRI@www.rasio.co //

Awang Dituntut Dua Tahun, Rokok Ilegal Dimusnahkan

0

RASIO.Co,Batam – Jaksa Penuntut Umum(JPU) Batam menuntut terdakwa Awang pemain rokok non cukai diduga produksi Batam, dua tahun penjara sedangkan rokok berbagai merk salah satunya produksi PT Fantastik Internasional Batam dimusnahkan.

Sedangkan, barang bukti mobil dan surat-surat dikembalikan kepada terdakwa dan terdakwa dijerat Pasal 54 Undang – undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

Supaya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan :

Menyatakan terdakwa AWANG Bin Budi telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam dalam Dakwaan Pertama melanggar Pasal 54 Undang – undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang – undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwaAWANG Bin Budi, dengan pidana penjara selama 2 tahun, dikurangi dengan masa tahanan yang telah dijalani oleh terdakwa dengan perintah terdakwa tetap ditahan.

Dan pidana denda sebesar Rp. 641.475.400,- dengan ketentuan jika terdakwa tidak membayar denda paling lama dalam waktu 1 bulan sesudah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap.

Maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan kemudian dilelang untuk membayar denda, dalam hal terdakwa tidak memiliki harta benda yang mencukupi untuk membayar denda, maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

Sebelumnya, Kasus dugaan mengedarkan rokok merk luffman tanpa cukai dengan terdakwa Awang bin Budi yang bergu;ir di PN Masuk tahap penuntutan JPU Mega Tri Astuti.S.H diagendakan pekan depan sesui SIPP.

No perkara 920/Pid.Sus/2020/PN Btm dengan terdakwa Awang bin Budi didakwa pasal 54 Undang – undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang – undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

Dan atau kedua Perbuatan terdakwa diatur dan di ancam pidana dalam Pasal 56 Undang – undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang – undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

Sidang akan digelar diruang

Pandemi, Lalin Angkutan Udara Hang Nadim Menurun

0

RADIO.CO, Batam – Arus lalu lintas angkutan udara Bandara Hang Nadim pada 2020 mengalami penurunan. Penurunan ini dikarenakan adanya pandemi Covid-19.

GM BUBU Hang Nadim Batam, Benny Syahroni, mengemukakan, tercatat sebanyak 12.013 pesawat datang dan 12.005 pesawat yang berangkat, serta 731 penerbangan lokal (pesawat kecil) sepanjang tahun 2020. Jumlah ini terhitung kecil jika dibandingkan secara y-o-y dengan total penurunan sebesar -32,43%.

Lebih lanjut, Benny, mengatakan, pada tahun 2020 jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 1.118.729 dan penumpang yang datang tercatat sebanyak 1.163.685 penumpang, serta sebanyak 186.016 penumpang yang transit di Bandara Hang Nadim.

Total akumulasi penumpang di Bandara Hang Nadim sepanjang Januari sampai dengan Desember 2020 adalah 2,4 juta penumpang, dengan total prosentase penurunan -45,58%.

“Untuk kegiatan bongkar muat bagasi, tercatat sebanyak 4,9 juta kg bongkar dan 8,3 juta kg muat, dengan total akumulasi 13,3 juta kg. Total penurunan -42,90%,” ujar Benny Syahroni.

Sedangkan aktivitas kegiatan bongkar muat barang, sebanyak 14,1 juta kg bongkar, 15,4 juta kg muat, dan 221.589 barang transit.

Akumulasi kegiatan barang di Bandara Hang Nadim tercatat 29,8 juta kg dengan total penurunan -31,81%.

Benny Syahroni, menuturkan, penurunan jumlah penumpang dan kargo di Bandara Hang Nadim terjadi karena pandemi korona melanda Indonesia. Lonjakan arus penumpang terjadi hanya pada menjelang dan setelah perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru (Nataru) 2021.

Benny Syahroni, pihaknya telah meyiapkan pos pemeriksaan Swab Antibodi/Antigen serta posko operasional lainnya yang terdiri dari berbagai unsur di bandara, guna mendukung pelayanan dan memperketat protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Untuk pemeriksaan swab rapid antigen, kami imbau kepada para calon penumpang untuk datang lebih awal ke bandara 2 atau 3 jam sebelum berangkat, agar tidak terburu-buru dan nyaman saat berangkat,” pungkas Benny.

Redaksi@www.rasio.co //

Mulai 2021 Insentif RT/RW Kelurahan Melalui Kecamatan

0

RASIO.CO, Lingga – Insentif Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) yang selama ini diterima melalui Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan dan Aset (DP2KA) Kabupaten Lingga, mulai tahun 2021 ini akan dipindahkan dan akan diterima melalui Kantor Kecamatan.

“Pengalihan ini karena sistem keuangan saat ini mungkin mengarahkan untuk mempermudah, hal ini bahwa RT/RW itu dibawah pembinaan kecamatan, sehingga dititipkan oleh DP2KA di kecamatan untuk dibayarkan kepada RT/RW,” kata Agustiar, Camat Singkep saat ditemui diruang kerjanya. Jum’at (22/01).

Agustiar menjelaskan, pembayaran insentif yang melalui kecamatan ini pun hanya untuk RT/RW Kelurahan, tidak untuk RT/RW yang berada di Desa, karena Kecamatan Singkep ada 3 Desa yakni, Desa Tanjung Harapan, Batu Kacang dan Batu Berdaun ditambah 1 Desa Persiapan Kebun Nyiur, untuk 3 kelurahan yaitu, Kelurahan Dabo, Dabo Lama dan Sungai Lumpur.

Untuk pembayaran insentif ini, lanjut Agustiar, direncanakan dan akan diusahakan penyaluran nya setiap bulan, hanya sedikit masalah adalah penandatangan amprah, karena penandatangan ini yang selalu terlambat, namun kalau tidak bisa tetap seperti biasa 3 bulan sekali karena itu memang aturan kita.

“Dalam penyalurannya pun masih kita pelajari dulu, karena selama ini penyaluran insentif melakui Bank atau non tunai, bisa saja kedepan penyalurannya melalui tunai,” terangnya.

Setiap bulan nya, tambah Agustiar, kami minta setiap kelurahan melakukan pertemuan dengan RT/RW, dan dalam pertemuan tersebut RT/RW membawa laporan bulanan, karena yang mengetahui apa pun masalah warga adalah RT/RW, laporan bulanan tersebut tidak hanya pada jumlah penduduk saja, minimal ada tambahan laporan lainnya seperti, berapa warga yang sudah menerima bantuan rumah, atau sudah menerima bantuan lainnya atau belum.

Katanya lagi, juga ada anak dari warga nya yang sudah menerima bea siswa dan yang belum karena yang mengetahui adalah RT nya, mungkin selama ini ada yang belum terpantau oleh RT masalah warga nya, dengan begitu mereka jadi mempunyai data, kita berharap dengan adanya pembinaan lansung dari kecamatan atau kelurahan ini, dan kelurahan dapat melakukan pertemuan tatap muka dengan RT/RW, mungkin ada keluh kesah yang disampaikan oleh RT/RW.

“Laporan bulanan tersebut harus masuk ke kelurahan akhir bulan menimal tanggal 28-30 setiap bulannya, karena pada tanggal 1 laporan dari RT/RW tersebut, sudah diterima kecamatan dari kelurahan, jika laporan yang kita terima masih ada RT yang belum memberikan laporan bulanan, maka insentif nya akan kita pending pembayarannya, tapi bukan tidak dibayar hanya di pending sampai laporan RT itu kita terima,” tutupnya.

Puspan@www.rasio.co //

Kemendikbud Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir Kalimantan Selatan

0

RASIO.CO , JAKARTA — Banjir besar yang melanda Provinsi Kalimantan Selatan sejak 12 Januari 2021, mengakibatkan 1385 sekolah di 13 kabupaten/kota yang terdampak mengalami kerusakan (data per 21 Januari 2021). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Selatan saat ini telah menurunkan tim untuk membantu para korban dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.

“Mengetahui informasi bencana banjir tersebut, rekan-rekan LPMP langsung turun ke lapangan lakukan koordinasi pendataan, dan kebutuhan bagi satuan pendidikan, pendidik dan tenaga kependidikan, serta siswa yang terkena dampak banjit tersebut,” jelas pelaksana tugas (plt) Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, Kemendikbud, Hendarman, di Jakarta, Kamis (20/1).

Kemendikbud bersama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) hari ini mendistribusikan bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial, Kalimantan Selatan.

Kemendikbud mendistribusikan bantuan masker kain anak 18.000 buah, School kit 800 paket jenjang PAUD – SMA, perlengkapan menggambar PAUD 100 paket, paket Family Kit untuk warga terdampak 9 box (Obat, selimut, sarung dan sembako). Selain itu juga terdapat bantuan atas kerja sama dengan UNICEF yakni tenda pembelajaran darurat 10 unit dan School kit 10 paket.

Berdasarkan data yang dihimpun hari ini oleh LPMP Kalimantan Selatan, sekolah yang paling banyak mengalami kerusakan terdapat Kabupaten Banjar yakni 300 TK/PAUD, 300 SD, 55 SMP, dan 4 SMA dan 1 SLB. Selanjutnya, di Kota Banjarmasin yakni 119 TK/PAUD, 146 SD, 24 SMP, 1 SMK, dan 2 SLB, serta Kabupaten Balangan yakni 20 TK/PAUD, 52 SD, dan 1 SMP.

Sementara itu, di Kabupaten Hulu Sungai Tengah terdapat 62 bangunan sekolah yang mengalami kerusakan yaitu 55 SD, 6 SMP, dan 1 SLB. Di Kabupaten Barito Kuala terdapat 29 TK/PAUD, 23 SD, 7 SMP, dan 1 SMA sedangkan di Kabupaten Tanah Laut, TK/PAUD sebanyak 39, SD sebanyak 22 sekolah, 1 SMP dan 3 SMA, di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, TK/PAUD sebanyak 33, 19 SD, dan 1 SLB. Sisanya sekolah yang mengalami kerusakan terdapat di Kota Banjarbaru sebanyak 8 sekolah, di Kabupaten Hulu Sungai Utara sebanyak 15 sekolah dan di Kabupaten Tapin sebanyak 25 sekolah.

Total sekolah yang mengalami kerusakan akbiat banjir Kalimantan Selatan yakni TK/PAUD sebanyak 606 sekolah, SD sebanyak 661, SMP sebanyak 112, SMA sebanyak 25, SLB sebanyak 7 sekolah dan SMK sebanyak 1 sekolah.

Selanjutnya, Kemendikbud juga telah mendirikan posko darurat (emergency) di sembilan kabupaten dan kota yakni di Kabupaten Tapin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Banjar, Kabupaten Balangan, dan Kabupaten Tabalong.

Kondisi sekolah saat ini, selain tergenang oleh ketinggian air yang bervariatif dari dari 50 cm hingga 2,5 meter yang mengakibatkan peralatan dan fasilitas sekolah mengalami kerusakan. Kabupaten Hulu Sungai Tengah sendiri merupakan kabupaten yang kondisi sekolahnya mengalami kerusakan parah di antaranya SDN Bulayak dengan kondisi sekolah hampir seluruh ruangan roboh, SDN 3 Haruyan Dayak dengan kondisi sekolah gedung ruang kelas, toilet dan ruang guru rusak total dan hancur tertimbun longsor.

Selanjutnya SDN Hantakan dengan kondisi sekolah semua ruang kelas tertimbun lumpur tebal, pagar sekoalh dan bangunan lainnya juga rusak, SDN 2 Datar Ajab sebagian ruang kelas rusak tertimpa material lumpur dan batang-batang kayu dari banjair bandang, SDN Baru dengan kondisi ruang perpustakaan dan riang kelas sebagaian roboh, dan pagar sekolah juga rusak, dan SDN Barabai Timur 2 serta SDN 3 Mandingin dengan kondisi seluruh ruang kelas di lantai dasar dan ruang guru terendam banjir yang mengakibatkan kerusakan barang-barang elektronik dan semua dokumen sekolah rusak.

Hendarman mengajak seluruh pegiat pendidikan dan kebudayaan untuk saling bergotong royong membantu para korban baik yang terkena dampak banjir di Kalimantan Selatan. “Mari bersama kita bantu Saudara-saudara kita yang dilanda musibah banjir di Kalimantan Selatan,” tutur Hendarman.  

Semangat gotong royong pun terwujud dengan adanya uluran tangan dari para pegawai LPMP Kalimantan Selatan dan juga pegiat pendidikan dan kebudayaan lainnya dalam mengumpulkan dana diluar dana bantuan pemerintah. Dana bantuan tersebut telah disalurkan kepada korban banjir berupa kebutuhan pokok para korban banjir seperti paket roti, nasi bungkus, air mineral, beras, minyak goreng, popok bayu, pembalut wanita, mie instan, telur, pakaian layak pakai, obat-obatan, peralatan mandi dan lain-lain.

“Kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan LPMP dan para pegiat pendidikan dan kebudayaan lainnya yang telah memberikan teladan semangat gotong royong membantu sesama kita yang terkena dampak banjir di Kalimantan Selatan,” ucap Hendarman.

sumber : kemdikbud.go.id

TIM SAR CARI NELAYAN HILANG DI PERAIRAN PULAU PANJANG

0

RASIO.CO , MATARAM — Tim SAR gabungan dari Pos SAR Kayangan, Polairud Polda NTB, TNI, nelayan/warga setempat dan unsur lainnya melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut di sekitar perairan pulau Panjang Sumbawa Besar, Rabu (20/01).

“Kami menggerakan tim rescue Pos SAR Kayangan setelah menerima laporan dari Polairud Polres Lombok Timur untuk melakukan pencarian bersama unsur lainnya,” Kata Nanang Sigit PH Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mataram.

Menurut laporan yang diterima tadi siang dari bapak Alwi (Polairud Polres Lombok Timur), pada hari Sabtu (16/01) pukul 21.00 Wita, Sulasa (53) asal Sandubaya Timur, Labuhan Lombok, Kec. Pringgabaya Kab. Lombok Timur pergi melaut dengan menggunakan perahu ketinting menuju perairan Gili Sulat – Lawang, Kec. Sambelia Lombok Timur. Keesokan harinya (minggu), salah seorang kerabatnya terakhir melihat korban menuju ke arah pulau Panjang Sumbawa Besar. 

Hingga siang tadi korban tidak kunjung pulang, akhirnya pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Sat Polairud Polres Lombok Timur dan diteruskan ke Basarnas Mataram.

Tim SAR gabungan melakukan pencarian di perairan Gili Sulat – Lawang dan wilayah sekitarnya menggunakan Rigit Inflatable Boat, Speed boat dan perahu nelayan.

“Sampai dengan pukul 18.00 Wita hasil sementara masih nihil, pencarian akan kembali dilanjutkan besok pagi”, tambahnya.

sumber : basarnas.go.id

Kapolda Nilai PT. Sat Nusa Persada Terapkan Prokes Sesuai Anjuran Pemerintah

0

RASIO.CO, Batam – Kapolda Kepri Irjen Pol. Aris Budiman bersama pejabat utama meninjau langsung kawasan objek vital dalam penerapan protokol kesehatan diperusahaan.

Kapolda bersama rombongan meninjau perusahaan PT.Sat Nusa Persada Tbk di Pelita dan Kapolda menilai perusahaan tersebut menerapkan prokes sesuai anjuran pemerintah.

“Sejauh ini terpantau baik dan sesuai dengan standart Prokes yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan kita harapkan juga perusahaan-perusahaan lainnya yang ada di Provinsi Kepri dapat melakukan hal yang sama.”Kata Kapolda Kepri Irjen Pol. Aris Budiman. Kamis(21/01).

Kapolda.bersama rombongan berkeliling perusahaan bersama pemilik perusahaan dan Kapolda berharap pihak perusahaan dapat melakukan pemberdayaan terhadap generasi muda Indonesia serta mematenkan kreativitas temuan dari anak-anak muda Indonesia terutama generasi muda di Provinsi Kepri.

Dalam kegiatan tersebut ditayangkan juga Video Profil PT. Sat Nusa Persada Tbk dan penyerahan Cinderamata diantara kedua belah pihak.(red/r).

Redaksi@www.rasio.co //

Imigrasi Dabo Singkep Baksos di Ponpes Tahfidzh Halimatussa’Diyah

0

RASIO.CO, Lingga – Dalam Rangka Hari Bakti Imigrasi Ke-71 tahun 2021, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, menggelar Kegiatan Bakti Sosial di Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzh Halimatussa’Diyah, yang berlokasi di Objek Wisata Pemandian Air Panas, Desa Berindat, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Kepri. Kamis (21/01), sore.

Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Nayaka Duta Harahap, melalui Kasi Teknologi dan Komunikasi Keimigrasian, Roy Megantoro mengatakan, ada dua kegiatan yang dilaksanakan di Ponpes ini, yakni, bakti sosial dan do’a bersama, sempena hari ulang tahun imigrasi pada tanggal 26 Januari 2021.

“Jadi kami mengadakan bakti sosial di Pondok Hutan Tahfidzh, dan do’a bersama untuk keselamatan negeri ini serta untuk seluruh warga negara Indonesia,” kata Megantoro, saat ditemui usai kegiatan bakti sosial dan do’a bersama di Pondok Pesantren Tahfidzh Halimatussa’Diyah.

Selain itu, jelas Megantoro, kita juga menyerahkan sembako yang terdiri dari Beras, Gula, Telur, Mie instan dan yang lainnya, dipilihnya Pondok Hutan Tahfidzh ini dalam bakti sosial dan do’a bersama, karena memang sudah mengenal dekat dengan pengurus, kita juga ingin bersilaturahmi pengurus dan juga santri nya.

Megantoro melanjutkan, ini merupakan kegiatan untuk yang pertama kali untuk bakti sosial dalam penyerahan sembako dan do’a bersama, karena pada tahun sebelumnya kita melakukan kegiatan bersih-bersih Musola/Surau dan Masjid.

“Kami mengharapkan, di Hari Bakti Imigrasi Ke-71 tahun 2021 ini, mudah-mudahan imigrasi kedepan nya nanti menjadi lebih baik, yang sudah baik kita pertahankan, dan akan ditingkatkan menjadi lebih baik lagi,” terangnya.

Sementara itu, pendiri Yayasan Pondok Hutan Tahfidzh Halimatussa’Diyah, Rusmaidi Melong menyampaikan, dengan adanya kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan Kantor Imigrasi Dabo Singkep di Pondok Hutan Tahfidzh ini, tentunya menjadi motovasi bagi kami dan santri.

Melalui kegiatan imigrasi ini, tambah Rusmaidi, meski kami jauh dari keramaian dan tinggal di hutan, tapi kami tidak sendiri karena banyak saudara kami yang peduli dan datang untuk bersilaturahmi, seperti Kantor Imigrasi Dabo Singkep ini.

“Imigrasi Dabo Singkep, selain sebagai mitra juga sudah seperti saudara kami sendiri, kami di Pondok Hutan Tahfidzh selalu mendo’akan agar imigrasi diberikan kekuatan dan kemudahan menjalankan tugas-tugas nya sebagai abdi negara,” imbuhnya.

Untuk diketahui Pondok Pesantren Hutan Tahfidzh Halimatussa’Diyah, saat ini sudah memiliki 24 Santri dan Santriwati, dengan tiga pengasuh 2 Ustadz dan 1 Ustazah.

Puspan@www.rasio.co //

Rudi Lantik Tiga Pejabat BP Batam

0

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, melantik 3 orang pejabat tingkat II dan III di lingkungan BP Batam, Kamis (21/1/2021) pagi, di Balairungsari, BP Batam, Batam Centre.

Kegiatan pelantikan berlangsung dengan memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Pengangkatan Kepala Subdirektorat Pengamanan Aset dan Obyek Vital Direktorat Pengamanan Aset BP Batam.

Kemudian Surat Keputusan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 4 Tahun 2021 Tentang Pengangkatan Direktur Evaluasi dan Pengendalian di Lingkungan BP Batam.

Dan Surat Keputusan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 5 Tahun 20201 Tentang Pengangkatan Direktur Bandar Udara dan Teknologi Informasi Komunikasi di Lingkungan BP Batam.

Ketiga Surat Keputusan ini ditandatangani oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, pada Rabu (20/1/2021).

Adapun pejabat tingkat II yang dilantik, antara lain

  1. Amran, sebagai Direktur Bandar Udara Hang Nadim dan Teknologi Informasi Komunikasi,
  2. Mulyadi Iskandar, sebagai Direktur Evaluasi dan Pengendalian.

Sedangkan pejabat tingkat III yang dilantik adalah AKBP S.A. Kurniawan, sebagai Kepala Sub Direktorat Pengamanan Aset dan Obyek Vital Direktorat Pengamanan Aset.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam arahannya, mengatakan, dengan hadirnya ketiga pejabat baru tersebut diharapkan mampu memberikan perubahan arah pengembangan menjadi lebih baik, sesuai dengan Rencana Strategis BP Batam 2020-2024 yang telah disiapkan.

“Tentu kita berharap ketiga pejabat ini mampu memberi warna baru di BP Batam. Bukan berarti pejabat sebelumnya tidak baik, namun karena sudah mengakhiri masa kerja di BP Batam, maka ketiga pejabat ini dilantik hari ini,” ujar Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi, juga mengajak seluruh karyawan BP Batam untuk bekerja lebih giat agar membawa perubahan yang signifikan di tahun 2021, baik dari segi anggaran dan pembangunan infrastruktur, guna meningkatkan daya saing BP Batam di mata dunia.

“Kita menginginkan peningkatan dari semua sisi, tidak hanya dari sisi realisasi anggaran saja, tapi semua hasil capaian saya harapkan demikian. Semoga dengan tenaga baru, ide-ide dan wawasan baru, apa yang dicita-citakan BP Batam bisa dilaksanakan oleh mereka bertiga,” pungkas Muhammad Rudi.

Turut hadir dalam pelantikan, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad, beserta para pejabat tingkat II dan perwakilan pejabat tingka