Rabu, Mei 20, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1220

Ensure Mengajak Penuhi Kebutuhan Protein Harian untuk Tetap Jaga Imunitas

0

RASIO.CO, Jakarta – Sistem kekebalan tubuh atau imunitas merupakan bagian penting bagi kesehatan seseorang, hal tersebut menentukan seberapa kuat tubuh terlindungi dari penyakit secara alami, tak terkecuali bagi orang lanjut usia (lansia)

Salah satu aspek penting yang harus diperhatikan untuk menjaga kekuatan imun adalah asupan nutrisi yang cukup, khususnya protein. Asupan protein tak hanya berpengaruh pada imunitas, tetapi juga bantu meningkatkan massa otot yang baik sehingga dapat bantu mencegah hilangnya kekuatan otot.

Sistem imun dibentuk oleh kinerja sel-sel tubuh yang kompleks, jaringan otot, serta organ-organ yang bekerja menjadi satu kesatuan untuk mencegah berbagai penyakit masuk ke dalam tubuh.

Ketika imunitas terganggu, kinerja pertahanan alami tubuh akan kewalahan dan berdampak pada mudahnya seseorang untuk terkena penyakit, bahkan dapat berakhir dengan kematian.
Peran protein dalam hal ini adalah mempertahankan fungsi kekebalan tubuh normal sehingga dapat terlindungi dari berbagai penyakit, khususnya karena kandungan asam amino yang cukup tinggi di dalamnya3.

Jumlah konsumsi protein yang dibutuhkan oleh lansia adalah 50% lebih tinggi dari orang dewasa pada umumnya4. Jacqueline Boff, Ph.D., M.B.A., research scientist memaparkan, “Saat seseorang bertambah usia, tubuhnya akan mengalami perlambatan dalam mencerna makanan dan menyerap nutrisi.

Karenanya, penting untuk memastikan bahwa mereka yang sudah memasuki fase lanjut usia mengonsumsi makanan yang mengandung 25-30 Gram protein secara reguler. Selain itu, menjaga keseimbangan sumber protein juga berdampak besar untuk hidup tetap sehat dan terus aktif.”5

Salah satu cara untuk menyeimbangkan kebutuhan protein adalah dengan mengonsumsi asupan gizi dari sumber yang lengkap untuk meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh (immunomodulator).

Manajemen nutrisi yang tepat tersebut juga dapat memaksimalkan fungsi limfosit manusia atau sel-sel yang berperan melawan zat asing dan mikroorganisme berbahaya yang masuk ke dalam tubuh3.

“Abbott fokus terhadap pengembangan formula produk dengan melalui berbagai penelitian terhadap beberapa bahan yang mampu menjaga kesehatan imun dan massa otot. Ensure memberikan fokus pada pemenuhan protein harian orang dewasa Indonesia dan orang tua mereka. Melalui kandungan yang ada di dalam Ensure seperti triple protein: kasein, soya, isolate protein susu (whey), 14 vitamin & 10 mineral, tinggi kalsium dan sumber vitamin D, FOS, omega 3 & omega 6 serta rendah laktosa, kami mengajak orang Indonesia memiliki pemahaman tentang masa tua yang tetap sehat dan aktif. Manajemen nutrisi yang baik, khususnya mencukupi protein tak hanya menjaga kekebalan tubuh, tetapi juga meminimalisir hilangnya kekuatan otot khususnya bagi lansia.” Papar Arnaud Renard selaku President Directors of Abbott Product Indonesia.

Berkurangnya massa otot juga merupakan risiko dari rendahnya kekebalan tubuh yang dapat dialami oleh siapa pun, apabila kekurangan asupan protein. Konsumsi protein yang cukup turut membangun massa otot yang penting.

Khususnya mencegah sarkopenia atau melemahnya kekuatan massa otot sehingga lansia berisiko kehilangan kemampuan untuk berjalan, bahkan berdiri tegak. Kita dapat cek risiko mengalami sarkopenia dengan melakukan tes sederhana, yaitu #Stand4Strength Test.

Stand4Strength Test pada dasarnya merupakan tes ‘berdiri dengan satu kaki’ yang dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja, (Lihat di sini untuk demonstrasi video:

www.Stand4Strength.id). Penelitian menunjukkan mereka yang tidak dapat melakukan tes ini memiliki risiko yang lebih tinggi untuk tidak bisa berjalan di usia 70 tahun ke atas7,8.

Secara sederhana, melakukan #Stand4Strength Test digambarkan melalui ilustrasi di bawah ini:

Berdirilah dengan satu kaki, sembari menjaga punggung anda tegak dan cobalah bertahan selama tiga detik.Duduk pada kursi setinggi 40cm. Silangkan lengan anda di depan dada dan angkat satu kaki setinggi 45 derajat dari lantai.

Untuk Informasi lebih lanjut tentang tantangan #Stand4Strength, serta kiat olahraga dan nutrisi tentang cara menjaga tubuh tetap kuat, kunjungi situs resmi www.stand4strength.id atau silahkan mengunjungi situs www.abbottfamily.co.id, Facebook www.facebook.com/AbbottIndonesia, dan Instagram @EnsureIndonesia.

Tentang Abbott:

Abbott adalah pemimpin layanan kesehatan dunia yang membantu manusia hidup lebih sepenuhnya di semua tahap kehidupan. Portfolio Abbott yang merupakan teknologi yang mengubah kehidupan mencakup spektrum perawatan kesehatan, dengan bisnis dan produk terkemuka di bidang diagnostik, peralatan medis, nutrisi dan obat-obatan generik bermerek. Sejumlah 103.000 kolega kami melayani masyarakat di lebih dari 160 negara.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan mengunjungi situs www.abbottfamily.co.id, Facebook www.facebook.com/AbbottIndonesia, dan Instagram @EnsureIndonesia.(r).

Dua Pasien Covid-19 di RSBP Batam Sembuh

0

RASIO.CO, Batam – Kabar menggembirakan datang dari Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam yang menyatakan dua pasien yang terjangkit Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terkonfirmasi negatif dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing, pada Jum’at siang (1/5.

Para petugas medis tampak melepas kedua pasien tersebut dengan penuh haru dan suka cita di lobby RSBP Batam, Sekupang, Batam.

Kedua pasien tersebut diketahui merupakan pasien kasus nomor 09 dan pasien kasus nomor 16.

Keduanya juga berprofesi sebagai dokter di Puskesmas Batu Aji.

Dikutip dari Siaran Pers Walikota Batam tentang Warga Batam Terkonfirmasi COVID-19 Dalam Perawatan Rumah Sakit Kota Batam, pasien kasus nomor 09 merupakan seorang perempuan berusia 32 tahun, ASN-P3K, dan beralamat di perumahan kawasan Sekupang, Batam.

Pasien kasus nomor 09 sebelumnya mengeluh demam, batuk kering, dan sakit tenggorokan. Pasien ini juga merupakan anak dari pasien konfirmasi Covid-19 nomor 08 dan nomor 10, serta memiliki kontak erat dengan kedua pasien tersebut.

Akan tetapi ketika berobat di RSBP Batam dan selama masa perawatan, pasien memiliki kondisi tubuh yang baik secara umum.

Pasien melakukan uji swab tenggorokan yang pertama pada tanggal 31 Maret 2020 dan dinyatakan positif Covid-19 pada tanggal 9 April 2020.

Pasien kasus nomor 09 menjalani perawatan di RSBP Batam selama 23 hari dengan lima kali uji swab.

Ia dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang setelah hasil dua uji swab terakhir terkonfirmasi negatif.

Sedangkan, pasien kasus nomor 16 adalah seorang perempuan berusia 38 tahun sekaligus rekan kerja dan memiliki riwayat kontak erat dengan pasien kasus nomor 09 yang dirawat di RSBP Batam.

Pasien tersebut menjalani perawatan di RSBP Batam selama 17 hari dan melakukan tiga kali uji swab tenggorokan, dengan hasil swab, yakni satu kali positif dan dua kali negatif.

Selama masa perawatan, kondisi kedua pasien tersebut dinilai stabil dan terkontrol.

Kedua pasien tersebut mengucapkan rasa terima kasihnya kepada para tenaga medis yang telah bekerja keras untuk membantu kesembuhan para pasien.(r).

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembobol Rumah Mawah di Batam

0

RASIO.CO, Batam – Jajaran Kepolisan Satreskrim Polresta Barelang berhasil menangkap dua pelaku pembobol rumah mewah dikawasan Jodoh Permai Blok A 27 Batuampar, Batam.

Kedua pelaku yang ditangkap tersebut berinisial A alias R (41) dan LA (40). selain itu dari kedua pelaku juga diamankan 5 paket sabu dari tangan 2 tersangka.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan membenarkan penagkapan tersebut.

Dirinya menyebut, saat penangkapan, dari kedua pelaku berhasil diamankan 5 paket sabu dari tangan 2 tersangka kasus pembobol rumah mewah di Kompleks Jodoh Permai Batam Center yang berhasil dibekuk. Diduga, paket sabu tersebut diduga dibeli keduanya dari uang hasil kejahatan pencurian yang mereka lakukan.

Selain itu, polisi juga menyita belasan Handpone (HP) dari tangan tersangka.

“Diperkirakan sabu itu dibeli pelaku dari hasil mereka mencuri. Memang kita temukan ada sejumlah paket sabu milik pelaku,” kata Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan dikutip dari batamraya.com. Sabtu(02/05).

Lebih lanjut, Kompol Andri menuturkan, pelaku bisa ditangkap dalam tempo dua hari sejak kejadian pencurian. Penangkapan ini juga berkat kerja sama antara Tim macan Polresta Barelang, Polsek Lubuk Baja dan Polsek Batu Ampar.

“Sejauh ini kita masih melakukan pemeriksaan terhadap dua orang pelaku,” tegasnya.

***

Maling Motor Beraksi Dirumah Warga

0

RASIO.CO, Bintan – Ditengah pemerintah sedang genjar memberatas penyebaran COVID-19 di berbagai wilayah di Kepri, para pelaku kejahatan pencuri motor jutru genjar melakukan pencurian sepeda motor milik warga di Gunung Kijang , Bintan.

Parahnya, ulah perbuatan pelaku kejahatan pencuri motor ini, salah seorang warga bernama Weni tidak dapat bekerja akibat kendaraan satu-satunya tersebut di gondol maling dirumahnya.

Satu unit Yamaha Jupiter Z, Bp 4357 OB hilang dibawa kabur maling, milik Weni warga Karang Rejo RT03/RW 05, Kawal, Kecamatan Gunung Kijang mengungkapkan kejadian itu terjadi Jumat pukul 23.59 WIB padahal keadaan rumah dalam keadaan terkunci, Sabtu (2/5).

Weni menyebut,  malam itu kendaraanya miliknya sedang diparkirkan didalam rumah dibagian dapur, saat itu ia terbangun hendak buang air kecil dan menuju kedapur, alangkah kagetnya ketika motor yang diparkirkannya hilang, begitu juga pintu dapur sudah dalam keadaan seperti didobrak terbuka lebar.

“Jam 12 malam saya terbangun mau buang air kecil, pas masuk kedapur motor sudah hilang dan pintu dapur sudah terbuka lebar seperti didobrak,” ungkap Weni.

Lebih lanjut dia, kendaraan itu setiap hari ia gunakan untuk bekerja, dengan kejadian seperti ini dirinya merasa sulit karena tidak ada lagi kendaraan yang dia gunakan. pihaknya juga sudah melaporkan kejadian pencurian dirumahnya ke polsek Gunung Kijang.

“Saya sudah melapor ke Polsek Gunung Kijang semoga cepat ketemu motor saya, susah mau pergi kerja motor tak ada,” tukasnya.

Atas musibah itu, warga di kawal menjadi resah meskipun anjuran pemerintah tetap dirumah, warga meminta agar aparat kepolisian segera menangkap pelaku yang sudah membuat resah warga.

(Biro Bintan Jhon)

Kasus Positif COVID-19 Bertambah 433 Orang, Pasien Sembuh Jadi 1.591

0

RASIO.CO, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 per hari ini Jumat (1/5) menjadi 10.551 setelah ada penambahan 433 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh menjadi 1.591 setelah ada penambahan sebanyak 69 orang.

“Kalau kita melihat data ini maka proporsi laki-laki 58 persen, wanita 42 persen. Artinya memang lebih banyak laki-laki yang menderita sakit COVID-19 ini,” jelas Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto dikutip dari bnpb.go.id Jakarta, Sabtu (2/5).

Kemudian, untuk kasus sembuh dari 34 Provinsi di Tanah Air, DKI Jakarta menjadi wilayah dengan sebaran pasien sembuh terbanyak yakni 488, disusul Jawa Timur sebanyak 162, Jawa Barat 145, Sulawesi Selatan 135, Bali 121 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 1.591 orang.

Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.

Di sisi lain, jumlah kasus meninggal setelah terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah menjadi 800 setelah ada penambagan sebanyak 8 orang. Jika dilihat dari parameter jenis kelamin yang meninggal, sebanyak 66 persen laki-laki dan 34 persen perempuan.

“Jika dilihat angka proporsi meninggal, maka 66 persen adalah laki-laki dan 34 adalah perempuan,” jelas Yuri.

Dalam hal ini, ada faktor penyakit penyerta atau komorbiditas hipertensi, diabetes, jantung dan penyakit paru-paru, yang memperburuk kondisi pasien hingga meninggal dunia.

Selanjutnya Gugus Tugas merincikan data positif COVID-19 di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh 11 kasus, Bali 235 kasus, Banten 418 kasus, Bangka Belitung 19 kasus, Bengkulu 12 kasus, Yogyakarta 104 kasus, DKI Jakarta 4.317 kasus.

Selanjutnya di Jambi 32 kasus, Jawa Barat 1.012 kasus, Jawa Tengah 746 kasus, Jawa Timur 1.034 kasus, Kalimantan Barat 61 kasus, Kalimantan Timur 136 kasus, Kalimantan Tengah 156 kasus, Kalimantan Selatan 179 kasus, dan Kalimantan Utara 115 kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau 89 kasus, Nusa Tenggara Barat 233 kasus, Sumatera Selatan 156 kasus, Sumatera Barat 172 kasus, Sulawesi Utara 45 kasus, Sumatera Utara 117 kasus, dan Sulawesi Tenggara 62 kasus.

Adapun di Sulawesi Selatan 547 kasus, Sulawesi Tengah 48 kasus, Lampung 50 kasus, Riau 42 kasus, Maluku Utara 41 kasus, Maluku 23 kasus, Papua Barat 42 kasus, Papua 210 kasus, Sulawesi Barat 43 kasus, Nusa Tenggara Timur tiga kasus, Gorontalo 15 kasus dan dalam proses verifikasi lapangan 26 kasus.

Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 102.305 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 89 laboratorium. Sebanyak 76.538 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 10.551 positif dan 65.987 negatif.

Kemudian untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 233.120 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 22.123 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 318 kabupaten/kota di Tanah Air.

***

Diduga Perusahaan Plastic Silicon Buang Limbah B3

0

RASIO.CO, Batam – Sebuah perusahaan plastik dikawasan industri Executive Industrial Park diduga buang limbah melalui saluran pembuangan air sehingga berpotensi mencemari laut.

Pantauan lapangan, Diduga limbah berasal dari PT. XPS yang beralamat di kawasan Executive Industrial Park Batam Center, Belian, Kecamatan Batam Kota.

Dimana, dilokasi terlihat sekira pukul 08.00 Wib, lumpur hitam pekat dan berbusa disertai bau menyengat yang tak sedap mengalir deras di salah satu gorong-gorong milik perusahaan tersebut.

Diduga lumpur hitam pekat dan berbusa yang disinyalir limbah B3 ini dengan sengaja dibuang oleh pemilik Perusahaan disaluran air tersebut.

Sedangkan informasi di dapat awak media, perusahaan tersebut bergerak pengelolaan plastik dengan campuran bahan-bahan baku tertentu yang menghasilkan minyak Silicone.

Sementara itu, perusahaan pembuang limbah sembarangan sesuai Undang-Undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, pada pasal 100 dapat pidana penjara 3 tahun dan denda 3 miliar.

Dijelaskan dalam UU 32 tahun 2009 dikatakan, bahwa setiap orang yang melanggar baku mutu air limbah, emisi, atau baku mutu gangguan, akan di pidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun dan denda paling banyak 3 miliar.

Sampai berita ini diunggah, Management Perusahaan PT XPS enggan memberikan komentar terkait penemuan ini.

Yuyun@www.rasio.co //

Geger, Warga Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik

0

RASIO.CO, Batam – Warga Telaga Indah Blok F Kecamatan Bengkong Batam di gegerkan dengan penemuan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki, pada hari Jum’at (01/5) sekira pukul 18.00 Wib.

“Kejadian berawal saat Erniati pulang kerumahnya, ia kaget ada kantong plastik warna hitam terdapat bungkusan lilitan baju anak ada di samping rumahnya,” ujar Kapolsek Bengkong, AKP Yuhendri Januar SH, M.Hum, Jum’at (01/5).

“Erni mengecek kain tersebut dan melihat ada seorang bayi berjenis kelamin laki-laki yang masih hidup,” jelas Yuhendri.

Kemudian Erni langsung melaporkan kejadian tersebut ke rumah ketua RT untuk selanjutnya di laporkan ke Pihak berwajib.

Lanjut Yuhendri, Bayi mungil ini diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya, dan berusia kira-kira kurang 1 hari karena masih ada tetesan darah di kain bedongnya.

“Saat ini bayi tersebut dirawat di Puskesmas Sei Panas,” ucapnya.

Pihaknya sedang melakukan pemeriksaan ke tempat-tempat persalinan dan rumah sakit untuk mencari data siapa yang baru saja melahirkan.

“Pihaknya sedang melakukan penyelidikan, kita akan cari pelaku yang tega membuang bayi tersebut,” tutupnya.

Yuyun@www.rasio.co //

Inilah Pilihan Masker untuk Virus Corona

0

RASIO.CO, Batam – Akhir-akhir ini, masyarakat kian sibuk mencari masker untuk melindungi diri dari virus Corona. Namun, banyaknya pilihan masker di pasaran bisa membuat Anda bingung.

Untuk memilih masker, Anda perlu mengerti fungsi masing-masing masker terlebih dahulu. Simak artikel berikut ini untuk penjelasannya.

Saat ini, menggunakan masker disarankan bagi orang yang bepergian untuk mengantisipasi penularan virus Corona.

Virus ini terdapat pada percikan air liur orang yang sakit ketika ia bersin, batuk, atau bahkan saat berbicara. Penularan terjadi ketika percikan air liur terhirup orang lain yang ada di sekitar.

Pilihan Masker untuk Virus Corona
Jenis masker sangat beragam. Beberapa di antaranya hanya berguna untuk menangkal polusi tapi tidak bisa menangkal penularan virus Corona. Hingga saat ini, ada 3 jenis masker untuk virus Corona yang disarankan kepada masyarakat:

Masker kain
Sesuai dengan anjuran Kementerian Kesehatan RI, semua orang disarankan untuk memakai masker kain ketika harus bepergian ke luar rumah, misalnya saat harus bekerja atau membeli kebutuhan bulanan. Masker kain tetap dapat menghalau sebagian percikan air liur yang keluar saat berbicara, menghela napas, ataupun batuk dan bersin.

Jadi, jika digunakan dengan benar, masker ini tetap dapat mengurangi penyebaran virus Corona di masyarakat, terutama dari orang yang terinfeksi virus namun tidak memiliki gejala apa pun.

Meski begitu, selama beraktivitas di tempat yang cukup banyak orang, alangkah baiknya untuk tetap melakukan physical distancing walaupun sudah mengenakan masker kain. Jika Anda sedang sakit dengan gejala batuk, atau bersin yang jelas, lebih baik lakukan isolasi mandiri di rumah.

Masker bedah
Masker bedah atau surgical mask merupakan jenis masker sekali pakai yang mudah dijumpai dan sering digunakan tenaga medis saat bertugas. Masker bedah efektif pilihan untuk mencegah penyebaran virus Corona karena memiliki lapisan yang mampu menghalau percikan air liur.

Kebanyakan masker bedah terdiri dari 3 lapisan yang memiliki fungsi berbeda, yaitu:

Lapisan luar, yang antiair, Lapisan tengah, yang berfungsi sebagai filter kuman, Lapisan dalam, yang berguna untuk menyerap cairan yang keluar dari mulut Jika sedang sakit, Anda lebih disarankan menggunakan masker dengan ketiga fungsi tersebut karena efektif dalam mencegah penyebaran penyakit menular, seperti infeksi virus Corona.

Meski efektif untuk menghadang virus Corona, karena stoknya yang makin menipis, saat ini masker bedah lebih diutamakan untuk melindungi tenaga medis yang bekerja di pelayanan kesehatan atau orang yang sedang sakit guna mencegah penularan virus ke orang lain.

Masker N95
Masker N95 juga efektif untuk mencegah penularan virus Corona. Masker yang cenderung lebih mahal dari masker bedah ini tidak hanya mampu menghalau percikan air liur saja, tapi juga partikel kecil di udara yang mungkin mengandung virus.

Dibanding masker bedah, masker N95 terasa lebih ketat pada wajah karena telah didesain secara pas untuk menutupi hidung dan mulut orang dewasa. Pada anak-anak, penggunaan masker ini tidak disarankan karena ukuran masker bisa terlalu besar sehingga tidak dapat memberikan perlindungan yang cukup.

Walaupun daya lindungnya lebih baik, masker N95 tidak disarankan untuk penggunaan sehari-hari. Hal ini disebabkan desainnya yang membuat orang yang memakai bisa sulit bernapas, gerah, dan tidak betah memakainya dalam jangka waktu yang agak lama.

Masker ini diutamakan untuk digunakan untuk petugas medis yang memang kontak secara langsung dengan penderita COVID-19, misalnya dokter dan perawat yang bekerja di ruang isolasi khusus COVID-19 atau di IGD.

Cara Penggunaan Masker yang Benar
Masker bedah dan masker N95 dapat digunakan untuk mencegah paparan virus Corona. Namun, manfaat dari kedua masker ini hanya akan efektif jika Anda menggunakannya dengan benar.

Berikut adalah panduan menggunakan masker yang benar:

  • Pastikan Anda telah mencuci tangan dengan benar.
  • Jika Anda menggunakan masker bedah, pastikan sisi luar adalah yang berwarna hijau dan sisi dalam yang berwarna putih.
  • Pasang tali masker dengan baik. Jika tali masker perlu diikat, ikat bagian atas terlebih dahulu, kemudian bagian bawahnya.
  • Pastikan masker menutupi hidung, mulut, dan dagu dengan sempurna. Pastikan pula bagian yang ada logamnya berada di batang hidung.
  • Lekukkan strip logam mengikuti lekukan hidung hingga tidak ada menyisakan lubang.
  • Hindari menyentuh bagian tengah masker saat menggunakan dan melepas masker.
    Buang masker ke tempat sampah dan cuci tangan Anda hingga bersih setelah menggunakan masker.

Menggunakan masker untuk virus Corona efektif untuk mencegah penularan. Apa pun jenis maskernya, Anda harus mengerti cara pemakaian yang tepat. Selain itu, cuci tangan juga sama pentingnya dengan memakai masker. Pastikan selalu mencuci tangan setiap usai melakukan atau menyentuh sesuatu, terutama di tempat umum.

Di samping itu semua, menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh juga tidak kalah pentingnya. Jika Anda baru saja bepergian ke negara Tiongkok atau negara lainnya yang sudah terjangkit infeksi virus Corona, sebaiknya temui dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, terutama jika Anda mengalami gejala batuk, pilek, demam, dan sesak napas.

sumber:alodokter

PSMTI dan APINDO Serahkan Alkes RDT Kit dan Masker ke RS Khusus Pulau Galang

0

RASIO.CO, Batam – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) dan Asosisasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kepri dan Batam menyerahkan bantuan alat kesehatan kepada RS Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galang, pada Kamis (30/4).

Bantuan alkes tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris PSMTI Kota Batam, Delvina Piododa diterima langsung Wakil Kepala RS, Mayor CKM dr. I Gede Wardhana T, serta dihadiri oleh Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Kepri Haripinto Tanuwidjaja selaku tokoh masyarakat Kepri.

“Hari ini kita menyerahkan Alkes berupa
200 Rapid Diagnostic Test (RDT) kit dan 1.000 masker medis,” ujar Delvina, Kamis (30/4).

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pengusaha dan masyarakat Tionghoa Kota Batam terhadap RS Pulau Galang, yang mengemban misi mulia dalam menanggulangi pandemi covid-19 di wilayah Kepri.

“Semoga bantuan ini bermanfaat untuk tenaga medis yang bertugas di RS Pulau Galang,” tegas Delvina.

Sementara, Wardhana memberikan apresiasi atas bantuan yang diserahkan PSMTI dan APINDO tersebut.

“Saya mewakili seluruh tenaga medis dan petugas di RS Galang menyampaikan terima kasih atas bantuan ini. Memang masih banyak keterbatasan kami di RS ini sehingga bantuan yang diberikan tentunya sangat bermanfaat bagi kami,” ujarnya.

Kita berharap masyarakat Kepri dan Batam khususnya dapat terus mendukung operasional RS khusus corona tersebut, dengan menyalurkan bantuan yang diperlukan

“Semoga ikhtiar baik ini bisa terus berlanjut di masa mendatang,” tutupnya.

Selain itu pada kesempatan yang sama, Yayasan Buddha Tzu Chi Batam yang dipimpin Rudi Tan juga turut menyerahkan bantuan alkes, makanan buka puasa, peralatan kebersihan, dan perlengkapan penunjang lainnya kepada RS tersebut.

Sebelum acara berakhir, Wardhana juga menyerahkan piagam penghargaan kepada PSMTI dan APINDO atas bantuan yang diserahkan tersebut.

Yuyun@www.rasio.co //

Tim Gugus Tugas COVID-19 Patroli Sambil Berbagi Masker

0

RASIO.CO, Batam – Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Batam Terus Laksanakan Patroli dan Berikan Masker Gratis Kepada Masyarakat kota Batam. Rabu(29/04) kemarin.

Siang diawali dengan apel gabungan yang dimulai pada pukul 14.15 WIB di halaman Kantor Walikota Batam yang dipimpin oleh Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Pemko Batam Imam Tohari.

Sebanyak 31 personil Ditpam BP Batam yang tergabung dalam Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Batam terus ikut aktif melakukan patroli gabungan.

Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 yang terdiri dari unsur Polresta Barelang, Kodim 0316 Batam, Lanud TNI AU Hang Nadim, Yonif Khusus Raider TS/134, Yon Mar 10 SBY, POMAD, POMAL, Kejari Batam, Satpol PP, dan Ditpam Aset BP Batam, serta instansi dan OPD Pemko Batam yang ditunjuk untuk menekan penyebaran virus Corona di tengah masyarakat Batam.

Dalam patroli kali ini, tim melakukan penertiban ke beberapa lokasi, seperti pasar kaget dan warung-warung yang terindikasi terdapat kerumunan masyarakat.

Adapun lokasi yang menjadi target patroli ialah pasar kaget Tiban Kampung, pasar kaget depan Gedung Beringin Sungai Harapan, pasar kaget depan Hotel Merlion Batu Aji, dan warung-warung di sekitar komplek SP Plaza Batu Aji.

Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Batam memberikan himbauan kepada masyarakat agar mengikuti petunjuk pemerintah dan selalu menggunakan masker dalam setiap aktifitasnya.

Dalam patroli gabungan kali ini, Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Batam memberikan masker kain secara gratis untuk masyarakat yang terlihat tidak menggunakan masker saat patroli dilakukan.(red/r).