RASIO.CO, Batam – Dua hari menjelang bandara Hang Nadim Batam untuk penerbangan penumpang, seorang diduga kuris narkoba berinisial RA(29) berusaha menyeludupan sabu seberat 216 gram dalam calana dalamnya. Kamis(23/04)lalu.
“Penangkapan tersebut berawal dari kecurigaan petugas Bea Cukai bersama Avsec Bandara Hang Nadim terhadap calon penumpang maskapai Lion Air penerbangan Batam-Surabaya-Balikpapan,” ujar Kepala Bidang BKLI KPU BC Batam, Sumarna, Kamis (23/4).
Kemudian dilakukan pemeriksaan oleh petugas, baik pemeriksaan barang bawaan maupun pemeriksaan badan yang bersangkutan.
“Petugas tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan pada barang bawaannya. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan badan, petugas menemukan 2 bungkus plastik bening yang disembunyikan di bagian celana dalam yang sedang dipakai oleh calon penumpang tersebut,” jelas Sumarna.
Selanjutnya, barang tersebut dilakukan uji Narcotic Idetification Kits (NIK), dan dinyatakan positif methamphetamine/sabu.
Lanjut Sumarna, tersangka RA dan barang bukti dibawa ke KPU Bea dan Cukai Batam untuk pemeriksaan lebih mendalam.
“Terhadap tersangka dan barang bukti selanjutnya diserahkan ke Kepolisian Daerah Provinsi Kepulauan Riau untuk proses lebih lanjut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai tindak pidana narkotika,” jelasnya.
Sumarna menghimbau penindakan ini sebagai bentuk komitmen Bea Cukai Batam dalam pengawasan terhadap pemberantasan narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP) di tengah pandemik COVID-19.
RASIO.CO, Batam – Dalam mencegah penyebarnya wabah COVID-19, jaringan bengkel resmi sepeda motor Honda AHASS(Astra Honda Authorized Service Station) di Kepulauan Riau ikut serta mengantisipasi penyebaran virus ini melalui beberapa kegiatan.
Manajer Tehnical Service PT. Capella Dinamik Nusantra sebagai Main Dealer sepeda motor Honda di wilayah Kepulauan Riau, Johandi menyebutkan langkah yang dilakukan seperti melakukan aksi bersih-bersih di area ruang tunggu konsumen dan ruang kerja mekanik, pembersihan dilakukan rutin setiap hari khusus untuk benda-benda yang sering disentuh.
“Tidak lupa kami juga melakukan penyemprotan disinfektan untuk seluruh area bengkel, penyemprotan ini kita lakukan sesuai dengan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran Virus Cavid -19,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh karayawan di AHASS juga dibekali masker, untuk mengurangi resiko menularkan atau tertular.
Tersedia pula handsanitizer di area pendaftaran AHASS yang dapat digunakan konsumen, serta disediakan titik cuci tangan di area kedatangan dengan kelengkapan sabun antiseptik dan tissue.
“Seluruh aktifitas ini dilakukan untuk menghadirkan tempat yang nyaman dan aman bagi seluruhkonsumen setia AHASS, khususnya di masa pandemik COVID-19,” tambah Johandi.
Menurutnya, bagi masyarakat waktunya terbatas, bisa memanfaatkan layanan booking servis satu hari sebelumnya dengan menghubungi no telepon yang tersedia di masing-masing AHASS langgana Bro dan Sista.
“Khusus untuk masyarakat yang tidak bisa meninggalkan rumah untuk servis motor Honda, silahkan teman-teman memanfaatkan layanan servis kunjung AHASS dengan menghubungi no telepon yang tersedia di masing-masing AHASS, total ada 18 AHASS yang menyediakan layanan servis kunjung di seluruh Kepulauan Riau.
18 AHASS initersebar di BatamdanKepriTimur, untuk di Batamsendiriada 15 AHASS sedangkan di kepritimurada 3 AHASS yang melayaniserviskunjung. Tetap semangat untuk kita semua, semoga penyebaran virus ini segera berakhir.(r).
RASIO.CO, Batam – Mengawali Bulan Suci Ramadhan 1441 H/2020 M, Badan Pengusahaan (BP) Batam menyerahkan bingkisan Ramadhan kepada para guru Taman Kanak-kanak Badan Koordinator Dakwah Islam (TK BKDI) pada Jum’at (24/4) pagi di Ruang Rapat Wakil Kepala BP Batam.
Bingkisan Ramadhan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto, didampingi oleh Ketua BKDI BP Batam Asep Lili Holilullah, dan Ketua Panitia Kegiatan Ramadhan BKDI BP Batam tahun 1441 H/2020 M Dendi Gustinandar.
“Penyerahan bingkisan Ramadhan adalah kegiatan pertama di Bulan Ramadhan tahun 2020, dan merupakan agenda rutin yang dilakukan BKDI BP Batam sebagai bentuk jalinan tali silaturahmi dan kepedulian terhadap sesama umat Muslim,” kata Ketua Panitia Kegiatan Ramadhan BKDI BP Batam tahun 1441 H/2020 M Dendi Gustinandar.
Adapun jumlah bingkisan yang diserahkan adalah 7 paket, yang berisikan beberapa bahan pokok makanan seperti beras, tepung, gula pasir, minyak goreng, dan sirup, dan diserahkan kepada 7 guru yang mengajar di TK BKDI.
Salah seorang guru TK BKDI, Nurkhamidah, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BKDI BP Batam atas bantuan yang diserahkan kepada para guru.
“Kami sangat mengapresiasi bantuan dari BKDI BP Batam atas kepeduliannya kepada para guru. Seperti tahun-tahun sebelumnya, bantuan ini rutin kami terima sesuai dengan program kegiatan Ramadhan yang telah disusun oleh BKDI BP Batam. Semoga dengan adanya bantuan ini, bisa menjadi amal ibadah untuk seluruh karyawan BP Batam,”kata Nurkhamidah.
Penyerahan bingkisan Ramadhan merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan keagamaan di bulan Ramadan, yang akan dilaksanakan BKDI BP Batam.
Beberapa kegiatan lainnya yang akan diselenggarakan antara lain penyerahan santunan kepada anak yatim-piatu dan dhuafa, tausyiah agama secara online, pengumpulan dan penyaluran zakat, infak dan sadaqah (ZIS).(r).
RASIO.CO, Batam – Jajaran Kepolisian Satlantas Polresta Barelang amankan puluhan motor remaja yang masih berkumpul di saat COVID-19.
Kegiatan ini merupakan antasipasi balap liar di 3 wilayah rawan, wilayah Batam Center, Batu Ampar dan Lubuk Baja pada hari Sabtu (25/4) malam mulai pukul 23.00 Wib s/d 03.00 Wib.
Patroli Mobiling dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Yunita Stevany S.I.K., M.Si dan 43 personel Satlantas Polresta Barelang.
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Yunita Stevany S.I.K., M.Si mengatakan adapun target utama patroli mobiling ini adalah sepeda motor yang kumpul kumpul dan ikut ajang balap liar.
“Anggota telah menertibkan sebanyak 76 barang bukti yakni, STNK 1 lembar, Sepeda motor 73 Unit dan SIM 2 lembar,” jelas Yunita, Minggu (26/4).
Lanjut Yunita, bertepatan pada malam hari ke-3 di bulan Ramadhan ini, anak-anak remaja berkumpul dan balapan di 3 lokasi mulai dari wilayah Batam Centre, Lubuk Baja hingga Batu Ampar. Hal ini sangat meresahkan warga Batam.
“Terlebih lagi dalam kondisi Pandemi Covid-19, anak anak ini seharusnya tidak berkumpul dan tetap dirumah saja untuk menghindari penyebaran virus, bukannya memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di jalan raya yang dapat membahayakan nyawanya sendiri maupun orang lain,” ucap kasat Lantas.
Satlantas Polresta Barelang mengambil tindakan tegas terhadap pelaku balap liar tersebut dengan melakukan penilangan dan penahanan terhadap kendaraannya.
“Kita lakukan penilangan dan penahanan terhadap kendaraannya, semua barang bukti kami amankan di Kantor Satlantas Polresta Barelang, kami lakukan demi kenyamanan warga Batam dalam menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan ini,” tegas Yunita.
Saya menghimbau untuk para orang tua, berikan pemahaman terhadap anak anak anda tentang bahaya berkumpul kumpul dan ikut balap liar terlebih dalam pandemi Covid-19 ini.
Ikut balap liar tidak ada gunanya lebih baik gunakan waktu yang ada dengan beristirahat, berkumpul dengan keluarga, beribadah sholat taraweh dirumah maupun membaca Al-quran bagi yang beragama muslim.
Tetaplah dirumah saja dan jika terpaksa keluar rumah pun silahkan menggunakan masker, tutup Kasat Lantas.
RASIO.CO, Batam – Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam menghentikan sementara layanan terhadap penerbangan komersial mulai Sabtu, 25 April 2020 hingga 1 Juni 2020.
Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 25 Tahun 2020 dan Surat Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor UM.002/5/18/DRJU.KUM-2020 terkait dengan pengendalian transportasi udara selama masa mudik Idul Fitri 1441 H.
Termasuk pelarangan sementara penggunaan transportasi udara untuk mengangkut penumpang.
Hal ini dilakukan untuk mendukung aturan Pemerintah Republik Indonesia mengenai larangan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Namun Bandara Hang Nadim Batam akan tetap beroperasi untuk melayani penerbangan kargo atau penerbangan yang mengangkut logistik.
Adapun layanan terhadap penerbangan yang dikecualikan, yaitu penerbangan yang membawa atau terkait:
Pimpinan lembaga tinggi Negara Republik Indonesia dan tamu/wakil kenegaraan dan perwakilan organisasi internasional,
Operasional penerbangan khusus repatriasi (repatriasi flight) pemulangan WNI maupun WNA,
Operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat,
Operasional angkutan kargo (kargo penting dan esensial).
Pesawat konfigurasi penumpang dapat digunakan untuk mengangkut kargo di dalam kabin penumpang (passenger/cabin compartement) khusus untuk pengangkutan kebutuhan medis, kesehatan, dan sanitasi serta pangan,. 5. Operasional lainnya dengan seijin dari Menteri dalam rangka mendukung percepatan penanganan Covid-19.
Direktur BUBU Hang Nadim dan TIK Badan Pengusahaan Batam Suwarso mengatakan, untuk mendukung Pemerintah dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 melalui aturan larangan mudik, BUBU Hang Nadim dan TIK BP Batam menghentikan sementara layanan terhadap penerbangan komersial penumpang mulai 25 April hingga 1 Juni 2020.
Sedangkan pada hari ini Jumat 24 April 2020 yang kemungkinan merupakan penerbangan keberangkatan terakhir ke beberapa bandara di tanah air sebanyak 21 penerbangan, antara lain Lion grup 15 penerbangan, Garuda 1 penerbangan, Citilink 4 penerbangan, dan Susi Air 1 penerbangan.
“Ini yang berangkat dari Hang Nadim Batam, dan mungkin hari ini terakhir pergerakan pesawat penumpang di Hang Nadim, tapi Bandara Hang Nadim tidak tutup, karena masih melayani pesawat kargo dan memandu navigasi pesawat yang melintas di atas udara kita,” kata Direktur BUBU Hang Nadim dan TIK BP Batam Suwarso.
“Kami mengimbau masyarakat yang sudah memiliki tiket dengan jadwal penerbangan pada periode tersebut agar menghubungi pihak maskapai, untuk melakukan refund atau reschedule,” kata Suwarso.
Bandara Hang Nadim juga tetap akan beroperasi dan bagi masyarakat yang ingin melakukan refund atau reschedule jadwal penerbangan dapat mendatangi langsung konter maskapai di bandara.
Namun pengaturan waktu refund tiket ditentukan oleh pihak operator penerbangan atau maskapai untuk menghindari terjadinya penumpukan di bandara dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 seperti menggunakan masker, menerapkan physical distancing, mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh.
“Kami juga tengah berkoordinasi intens dengan pihak maskapai untuk membantu masyarakat dalam melakukan proses refund atau reschedule bagi calon penumpang yang sudah membeli tiket. Kami berupaya mengatur sedemikian rupa agar proses tersebut tetap dapat menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19,” tambah Suwarso.
Selain itu, Bandara Hang Nadim juga tengah menyiapkan pengaturan parking stand pesawat yang akan parkir longstay pada periode ini sehingga tidak mengganggu operasional pesawat kargo atau pesawat yang membawa logistik yang masih beroperasi.
“Semoga dengan diberlakukannya kebijakan larangan mudik dan penghentian sementara layanan terhadap penerbangan penumpang ini dapat membantu signifikan pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Suwarso. (red/r).
RASIO.CO, Batam – Disaat masyarakat sedang Social Distensing atau #dirumahja akibat dampak COVID-19, pihak Brigt PLN Batam kembali mewacanakan pembagunan SUTT 150 KV di perumahan Cluster Puri Melati, Bida Asri 2 dan Bida Garden Batamcenter.
Bahkan Informasi lapangan Kontraktor pengerjaan sudah mendatangkan mobil Crane KATO bersama pekerjanya, namun mendapat penolakan kembali oleh beberapa warga, bahkan berusaha meminta agar mobil Crane KATO keluar dari lokasi.
“Pembagunan SUTT kapasitas 150 KV tersebut awalnya akan dibagun melintas di sepanjang alur jalan menuju bandara Hang Batam, namun kabarnya ditolak BP Batam dengan alasan dapat mengganggu jalur penerbangan. dan akhirnya dialihkan keperumahan warga.” Kata Budi warga perumahan Puri Cluster. Sabtu(25/04).
Kata dia, bagaimanapun sangat menolak pembagunan jaringan SUTT kapasitas 150 KVA tersebut, karena beresiko terhadap keselamatan dan kesehatan warga perumahan serta anak.
Selain itu, SUTT itu akan dibagun ditepi kolam yang ada didepan perumahan, jika roboh serta petir dihari hujan dan anak-anak sedang bermain disana, siap yang dapat menjamin resikonya?
“Hari ini pihak kontraktor datangkan alat berat untuk bekerja dan kami dari awal sudah menolak,” ujar budi kesal.
Sampai berita ini diunggah awak media mencoba menghubungi Sektretaris Brigth PLN Batam , Syamsul dan Pak Wahyu masih enggan berkomentar terkait adanya wacana kembali akan membangun SUTT dilokasi.
Diberitakan sebelumnya, Ratusan warga perumahan Cluster Puri Melati , kelurahan Belian, kecamatan Batamkota menolak pembagunan Saluran UdaraTegangan Tinggi(SUTT) 150,KVA yang melewati tiga perumahan.Minggu(28/20).
Pantauan lapangan, aksi protes warga memasang spanduk berwarna merah-putih bertulisan “Menolak SUTT 150 KV dan Tolak SUTET Harga Mati” yang dipasang jalan masuk perumahan Cluster Puri Melati.
Penolakan warga terhadap pembagunan SUTT akibat kawatir dampak terhadap kesehatan warga terutama anak-anak. serta belum adanya sosialisasi terhadap warga disana.
“Kami warga khawatir pembagunan menara kabel listrik tersebut berdampak buruk dari sisi kesehatan,” kata ketua RT005/RW037 Puri Melati , Binsar saat dihubungi melalui sambungan selularnya.
Sementara itu, Tokoh masyarakat RW37 Puri Melati yang juga merupakan Mantan RW disana Atim, mengatakan, Pihak kontraktor PLN yang akan membagun Tower SUTT dulunya ditahun 2014 pernah melakukan sosialisasi terhadap warga disini, namun kala itu ada beberapa perizinan belum dipenuhi.
“Izin Amdal Lingkungan kala itu belum ada, namun sepekan sebelumnya ini pihak kontraktor kembali datang dan izinnya sudah ada serta beralasan dua perumahan lainnya sudah setuju tetapi kami warga disini belum bisa menyetujui karena kabel telanjang kapasitas 150 KV belum ada jaminan dari PLN ketika ditambah dayanya kamibisa tahu,” ujarnya.
Atim menambahkan, Sebenarnya pembagunan SUTT kapasitas 150 KV tersebut awalnya akan dibagun melintas di sepanjang alur jalan menuju bandara Hang Batam, namun kabarnya ditolak BP Batam dengan alasan dapat mengganggu jalur penerbangan. dan akhirnya dialihkan keperumahan warga.”tutupnya.
Hal yang sama juga di sampaikan salah seorang warga Puri Melati Budi Yardi, Ia mengatakan, bagaimanapun sangat menolak pembagunan jaringan SUTT kapasitas 150 KVA tersebut, karena beresiko terhadap keselamatan dan kesehatan warga perumahan serta anak.
“SUTT itu akan dibagun ditepi kolam yang ada didepan perumahan, jika roboh serta petir dihari hujan dan anak-anak sedang bermain disana, siap yang dapat menjamin resikonya?,” ujar Budi kesal.
RASIO.CO, Natuna – Gubernur Kepulauan Riau disela kegiatan kunjungan kerja ke Kecamatan Serasan berkesempatan meresmikan Puskesmas Serasan dan meninjau jalan yang rusak. Disamping menyerahkan bantuan serupa di pulau yang ia kunjungi sebelumnya.
Puskesmas serasan sendiri merupakan proyek yang dibangun menggunakan dana APBN, dan Gubernur diminta untuk meresmikan puskesmas yang sudah siap dioperasikan tersebut. Mengingat Gubernur adalah wakil pemerintah pusat yang ada di daerah.
“Manfaatkan Puskesmas ini dengan baik. Para petugas puskesmas juga agar senantiasa ramah dan murah senyun sehingga membuat pasien disini nyaman. Pelayanan yang nyaman juga akan mengurangi rasa sakit yang disrasakan oleh masyarakat,” kata Isdianto.
Lebih lanjut, Isdianto memibta agar masyarakat Serasan bisa sama-sama menjaga puskesmas yang baru direamikan tersebut dengan baik.
“Jaga puskesmas ini. Bangun rasa memiliki sehingga tergerak untuk sama-sama menjaga,”katanya.
Peresmian ditandai dengan pnandatanganan prasasti yang disaksikan para pejabat eselon dilingkungan Pemprov Kepri dan Pemkab Natuna serta DPRD Kepri dan DPRD Natuna yang hadir dalam kesempatan ini.
Usai meresmikan puskesmas, bersama para pejabat dan tokoh masyarakat setempat meninjau jalan yang ada di Kecamatan Serasan. Salah satu yang ditinjau adalah jalan APBN yang baru siap selama 6 bulan namun dilaporkan sekarang sudah rusak.
RASIO.CO, Batam – Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak menghimbau untuk anggota ASN apabila ada pekerjaan sampingan tidak bertentangan dengan hukum.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak menanggapi terkait kasus seorang ASN Kepri berinisial A (40) sekaligus tekong yang tertangkap tangan menjemput TKI ilegal dari Malaysia pada Selasa (21/4) kemarin.
“Saya menghimbau kepada para ASN apabila ada pekerjaan sampingan supaya memilih pekerjaan yang bagus dan legal serta tidak bertentangan dengan hukum dan norma-norma lainnya,” tegas Jumaga, Kamis (23/4).
Tak hanya itu, pihaknya juga merasa heran bahwa oknum ASN yang memiliki penghasilan tetap harus bekerja sampingan sebagai tekong TKI ilegal.
“PNS masih ada kerja sampingan yang tidak benar ya,” ucap Jumaga Nadeak.
Diberitakan sebelumnya, Salah seorang oknum ASN Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di bidang umum berinisial A (40) sekaligus tekong TKI ilegal berhasil diringkus Jajaran Polsek Nongsa di perairan Nongsa saat menjemput TKI Ilegal dari Malaysia, pada Selasa (21/4) kemarin sekira pukul 04.00 Wib.
Untuk barang bukti yang berhasil diamankan 1 unit speed boat fiber dengan mesin 75 PK.
RASIO.CO, Batam – Ditresnarkoba Polda Kepri musnahkan sabu seberat 1.636,47 gram dan mengamankan 6.000 gram daun ganja kering. dan diduga barang haram terebut milik dari 14 tersangka. Kamis(23/04).
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S mengatakan, Pemusnahan barang bukti yang dilaksanakan pada hari ini secara serentak digelar oleh Polda Kepri dan Polres jajaran dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan.
Hal ini tentu dapat dimaknai bahwa kegiatan Kepolisian yang sudah dan akan terus dilakukan oleh Polda Kepri dan jajaran Polres dalam rangka memberikan rasa aman dan ketenangan kepada masyarakat melaksanakan ibadah puasa di Bulan Ramadhan.
“Jajaran Ditresnarkoba Polda Kepri berhasil mengungkap peredaran Narkotika jenis sabu dan daun ganja kering dari 14 orang tersangka dengan barang bukti Narkotika jenis sabu sebanyak 1.809,61 gram, dilakukan pemusnahan sebanyak 1.636,47 gram, sisanya 149,14 gram dikirim ke labfor cabang Medan dan 24 gram untuk pembuktian di persidangan,” ujarnya.
Kata Dia, Sedangkan 6.000 gram daun ganja belum dilakukan pemusnahan karena masih menunggu ketetapan sita barang bukti dari Kejaksaan Negeri Batam.
Sementara itu, Dari barang bukti yang kita sita dapat diasumsikan sebagai berikut bahwa 1 gram sabu diasumsikan dapat digunakan oleh 5 orang pengguna, sehingga jumlah orang yang dapat diselamatkan adalah : 1.809,61 gram sabu dikali 5 orang sama dengan 9.048 orang atau jiwa.
Begitu juga hal nya dengan Narkotika jenis daun ganja kering sebanyak 1 gram daun ganja diasumsikan dapat digunakan oleh 5 orang pengguna, sehingga jumlah orang yang dapat diselamatkan adalah : 6000 gram daun ganja kering dikali 5 orang pengguna sama dengan 30. orang atau jiwa”. Jelas Kabid Humas Polda Kepri.
Selanjutnya barang bukti narkotika jenis sabu dilakukan pengecekkan oleh Biddokkes Polda Kepri, dalam pengecekkan sampel tersebut terbukti bahwa serbuk Kristal tersebut merupakan Narkotika jenis sabu. Sedangkan pemusnahan dengan cara direbus menggunakan air panas.(red/r).