Selasa, Mei 5, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1569

Menggulas Persidangan Tiga Terdakwa Pencucian Uang Narkoba

0

RASIO.CO – Tiga terdakwa kasus narkotika dan tindak pidana pencucian uang(TPPU) yakni Andias, Tjhioe Hoek alias Ady Tiawarman dan Ruslan menunggu nasib setelah sidang memasuki tahap penuntutan JPU Rumondang. namun tuntutan JPU ditunda kembali , pasalnya PH ketiga terdakwa mengajukan dokumen barang bukti kepemilikan.

Namun, pengajuan PH ketiga terdakwa terkait kepemilikan barang bukti yang diberikan langsung terhadap majlis hakim ketua Endi Nurinda Putra yang didampingi hakim aggota Renni Pitua.

“Berkas surat-surat yang disampaikan PH ketiga terdakwa, merupakan dokumen barang bukti kepemilikan yang sah ketiga terdakwa. Jadi, kalau JPU mau melihatnya nanti, silahkan saja langsung ke Panitera,”kata Hakim Endi pada JPU Arie, Rabu (12/4-2017).

Selain itu, selama persidangan berlangsung sampai kewacana penuntutan pekan depan terkait ketiga terdakwa lebih cenderung tentang Primer perbuatan terdakwa dalam pasal 4 jo 10 UU RI no tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan TPPU dan Subsider pasal 5 ayat (1) jo pasal 10 UU RI 2010 tentang TPPU.

Sedangkan perkara Primair tentang perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana pidana dalam pasal 137 huruf a UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika jo pasal 55 ayat (1) ke1 KUHP dan Subsidair pasal 137 huruf b UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika jo pasal 55 ayat (1) ke1 KUHP hanya disaat dakwaan, namun selanjutnya dalammketerangan saksi-saksi dan pemeriksaan terdakwa lebih kearah TPPU.

“Jaksa tetap harus menggarah narkoba untuk mengaitkan terhadap TPPU saat melakukan penuntutan,” kata salah seorang hakim yang enggan namanya dipublis.

Seperti dikeahui, Thjioe Hoek alias Edi, terdakwa kasus narkotika dan Tindak Pidana Pencucian Uang(TPPU) Money Changer PT Jaya Valasindo dihadirkan ke persidangan sebagai saksi mahkota atas perkara terdakwa Ruslan dan Andias, dan pengakui buka dua rekening pribadi untuk transaksi pencucian uang.Rabu (8/3/2017) di Pengadilan Negeri Batam.

Sebelum persidangan dimulai, Majelis Hakim membacakan penetapan Ketua Majelis Hakim yang baru menggantikan Edward Haris Sinaga akan di mutasi ke Pengadilan Tinggi Samarinda.

“Karena Pak Edward Sinaga akan di mutasi ke PT Samarinda, maka saya Endi Nurindra ditunjuk sebagai Ketua Majelis Hakim dalam perkara ini,” ujar Endi.

Dalam keterangannya, saksi Edi mengaku tidak membuat rekening atas nama PT Jaya Valasindo dari awal berdiri karena alasan sepi konsumen.

“Rekening Jaya Valasindo tidak ada, kita tidak buat rekening PT karena dulu masih sepi, makanya kita hanya buat rekening pribadi untuk keperluan Money Changer,” ujar saksi Edi

Ia mengatakan, beberapa rekening atas nama Ruslan dan Andias di beberapa Bank sebagian tidak aktif.

“Itu difungsikan untuk pekerjaan MC, karena itu dibutuhkan untuk mengambil uang yang masuk dan keperluan bayar kepada orang lain, namun masing-masing hanya dipakai 2 rekening saja yang mulia,: jelasnya.

Ditanya terkait adanya pengiriman uang dari beberapa orang narapidana kasus narkotika melalui rekening Ruslan dan Andias, Edi mengaku tidak mengetahui bahwa uang tersebut dari mereka (Narapidana,red).

“Yang saya tahu uang itu dari Cuk Anton, dan setiap ada uang masuk, Cuk Anton telepon saya,” ujarnya.

Ia mengatakan, Cuk anton memiliki bisnis Money Changer di Pekanbaru dan sering mencari dollar di Batam karena harganya lebih murah dari daerah lain.

“Kalau di Pekanbaru harganya beda, di Batam lebih murah,” terangnya.

APRI @www.rasio.co |

Print Friendly, PDF & Email

Dua Komoditas Ekspor RI Sulit Masuk Pasar AS

0

RASIO.CO, Batam-Tudingan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menuduh Indonesia melakukan dumping mulai disikapi serius oleh kalangan pengusaha dalam negeri. Hal itu disebabkan telah ada dua jenis komoditas asal Tanah Air dipersulit memasuki pasar Amerika Serikat.

Wakil Ketua Umum Kadin bidang Hubungan Internasional Shinta Kamdani mengatakan seperti dilansir media onlline Kabar Bisnis mengemukakan, dua komoditas tersebut yakni biodiesel dan kertas polos. Biodisesel dan kertas polos asal Indonesia diberlakukan tarif ekspor yang tinggi untuk dapat masuk ke AS. Untuk biodiesel misalnya, tarif yang semula 7-8 persen kini dinaikkan menjadi 20 persen.

“Kertas polos juga sama. Tadinya single digit, sekarang 17,3 persen,” kata Shinta kemarin.

Kondisi ini, jelas akan merugikan produk-produk ekspor Indonesia di Amerika. Berkaca pada kasus sebelumnya, Amerika juga pernah menuduh Indonesia menerapkan hambatan nontarif yang membuat produk pertanian mereka sulit masuk. Pada akhirnya Indonesia kalah dalam sengketa perdagangan internasional tersebut.

Karena itu, Shinta mendesak pemerintah untuk segera melakukan klarifikasi bahwa Indonesia tidak menjual biodisesel dan kertas polos dengan harga yang lebih rendah dibandingkan biaya produksinya, seperti yang dituduhkan Amerika Serikat.

“Kalau kita tidak segera berikan klarifikasi, ini akan sangat berdampak buat ekspor kita ke sana,” katanya bernada khawatir.

Seperti diketahui, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh sejumlah negara melakukan dumping yang menyebabkan mereka menderita defisit perdagangan sebesar 798 miliar dolar AS pada 2016. Indonesia berada di urutan ke-16, dari 20 negara dalam daftar, dengan sumbangan defisit 14 miliar dolar AS.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah oleh Kementerian Perdagangan, neraca perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat sepanjang 2016 mencapai 23,43 juta dolar AS. Angka tersebut turun tipis sebesar 1,66 persen dibanding periode sebelumnya pada 2015 yang sebesar 23,83 juta dolar AS.

ALLE KATA @www.rasio.co

Print Friendly, PDF & Email

MK Undang Mahasiswa Ikuti Kompetisi Debat Konstitusi 2017

0

RASIO.CO, Batam-Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia bakal menggelar kompetisi debat konstitusi 2017 yang melibatkan perguruan tinggi se-Indonesia. Undangan mengikuti kegiatan tersebut disampaikan secara terbuka yang dirilis dalam laman resmi www.mahkamahkonstitusi.go.id dengan nomor surat undangan 558/DK.07.00/02/2017 tertanggal 23 Februari 2017 bulan lalu.

Dalam surat yang ditanda-tangani Kepala Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi, Sekretariat Jenderal Mahkamah Konstitusi RI, Budi Achmad Djohari, Ah. itu disebutkan bahwa agenda kompetisi ini digagas dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para mahasiswa dan mahasiswi mengenai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

“Untuk meningkatkan pemahamanan konstitusional warga Negara,” kata Budi dalam kutipannya.

Penyelenggaraan kegiatan kompetisi debat konstitusi mahasiswa antar perguruan tinggi se-Indonesia tahun 2017 akan dilaksanakan melalui 3 (tiga) tahap, yaitu tahap eliminasi, tahap regional dan tahap nasional. Tahap eliminasi akan dilaksanakan pada 1 Maret sampai dengan 30 Mei 2017, Tahap regional akan dilaksanakan dalam tiga wilayah, yaitu Regional Barat di Universitas Islam Riau (18 sampai dengan 20 Juli 2017), Regional Tengah di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (1 sampai dengan 3 Agustus 2017) dan Regional Timur di Universitas Jember (25 sampai dengan 27 Juli 2017). Sedangkan tahap nasional akan dilaksanakan pada 28 sampai dengan 31 Agustus 2017.

Budi menjelaskan pendaftaran peserta kompetisi debat kompetisi sesuai dengan ketentuan dalam pedoman penyelenggaraan. Pedoman dapat diunduh dilaman resmi www.mahkamahkonstitusi.go.id.

Silahkan unduh pada link URL ini:

Surat Undangan Peserta Kompetisi Debat Konstitusi

Pedoman Penyelenggaraan Kompetisi Debat Konstitusi

Form-Form Pendaftaran

Poster Kompetisi Debat Konstitusi

ALLE KATA @www.rasio.co

Print Friendly, PDF & Email

Dua Siswa Smansaka Wakili Kepri Diajang Nasional

0

RASIO.CO, Karimun-Dua siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Karimun biasa disebut SMANSAKA yakni Sadam Permana dan Ferian Lavando Fritz Tampubolon berhasil mewakili Provinsi Kepulauan Riau tahun ini dalam ajang Lawatan Sejarah Nasional (Laseda) 2017 program Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebuayaan RI.

Kedua siswa berprestasi tersebut berhasil merebut posisi finalis Laseda 2017 mewakili Kepri dengan nilai tertinggi masing-masing Sadam Permana rangking pertama dan Ferian menempati rangking kedua. Sementara siswa berprestasi lainnya di rangking ketiga di raih Febri Tia Aldila dari SMAN 1 Muaro Jambi, rangking ke-empat ditempati Mahathir Muhamad Gafur dari SMK Kehutanan Negeri Pekan Baru, rangking kelima Andre Mat Tahir dari SMAN 1 Kampar Kiri Tengah dan perwakilan dari SMAN 1 Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung yakni Meliana Andriani.

Tema lomba penulisan adalah merangkai kejayaan masa lalu untuk meningkatkan semangat nasionalisme. Judul karya tulis wajib ada sejumlah acuan. Yakni, mengacu pada peristiwa bersejarah di daerah, biografi tokoh sejarah di daerah, asal usul tempat bersejarah di daerah dan peninggalan bersejarah di daerah masing-masing. Sebanyak 120 peserta dari berbagai sekolah unggulan yang mengikuti ajang bergengsi ini.

Ketika disambangi RASIO MEDIA, Rabu (12/4) Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Dra. Mery Sandra mengatakan prestasi yang diraih anak didiknya memberikan kebanggaan tersendiri, sebab bagi guru pembimbing katanya prestasi yang diperoleh itu akan senantiasa memberi semangat penuh bagi guru dalam mendidik anak-anak selanjutnya.

“Prestasi ini membuat kami terus bersemangat dalam mendidik,” katanya.

ALLE KATA @www.rasio.co

Print Friendly, PDF & Email

Polisi Tangkap Tekong Bawa TKI Ilegal di Nongsa

0

RASIO.CO – Jajaran kepolisam Polairud Polda Kepri mengamankan sebuah Speedboad kapasitas mesin 600 Pk tampa izin berlayar serta keimigrasian membawa 71 TKI Ilegal dari Malaysia di pantai Sakilak Batubesar Nongsa.Selasa(11/04/2017).

“Berlayar tampa tampa dilengkapi dokumen serta melanggar uu keimigrasian dan mengamankan seorang tersangka berinisial S bin Am sebagai nahkoda,” Kata Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian diruang Rupatama lantai II.

Kata Kapolda, Personilnya Ditpolair sekira pukul 01.00 wib, melakukan pemeriksaan terhadap 1 unit Speed Boat warna abu-abu bermesin tempel merk Yamaha 3 x 200 PK yang sedang melakukan kegiatan menurunkan penumpang TKI pekerja Indonesia dari Malaysia sebanyak 71 orang di Pantai Sekilak Batu Besar-Batam.

Setelah dilakukan pemeriksaan diketahui bahwa terhadap 71 orang tersebut melakukan perjalanan atau masuk ke Indonesia tanpa melalui prosedur yang sah atau tanpa proses pemeriksaan petugas imigrasi baik di Malaysia ataupun setelah sampai Indonesia dan berlayar tanpa dilengkapi dengan Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

Tersangka yang diamankan berinisial S bin AM (Nakhoda Speed Boat warna abu-abu bermesin tempel merk Yamaha 3 X 200 PK). Para saksi-saksi yang merupakan ABK Speed Boat dengan inisial MH,S,A, dan satu orang supir mobil dengan inisial ITN. Jumlah korban sebanyak 71 orang terdiri dari 65 laki-laki dan 6 perempuan.

Barang Bukti yang diamankan adalah 1 (satu) unit Speed Boat warna abu-abu bermesin tempel merk Yamaha 3 X 200 PK. Pasal yang dilanggar adalah Pasal 120 ayat (1), undang-undang Republik Indonesia nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian jo pasal 55 ayat (1) jo pasal 56 KUHP. Pasal 219 ayat (1) jo pasal 323 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 17 Tahun tentang Pelayaran,” pungkasnya.

Saat ekpos kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian didampingi oleh Dir PolAir Polda Kepri Kombes Pol Teddy Jhon Sahala Marbun, H.Mhum, Kabid Humas Polda Kepri yang diwakili oleh Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri Akbp Edi Santoso, SH.

APRI @www.rasio.co | Ikawati Ratna Dewi

Print Friendly, PDF & Email

Tiga Tersangka Pemilik Sabu 2000 gram Ditangkap

0

RASIO.CO – Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri)menangkap dua tersangka diduga pemilik sabu seberat 2000 gram yang diseludupkan dari malaysia menggunakan boad pancung.Senin(10/04/2017).

Kedua tersangka berinisial M(38) WNI dan E (33) dan MJ(39)barang bukti narkotika yang disita Sabu seberat bruto 2000 gram dengan jumlah tersangka 3 orang.

“Dua tersangka ditangkap saat dikapal pancung sedangkan satu lagi merupakan hasil pengembangan,” Kata Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol Nixon Manurung di kantornya. Selasa(11/04/2017).

Kata Dia, Sabu yang dibawa dari negara Malaysia tersebut disamarkan ketiga pelaku dengan cara memasukan paket sabu ke dalam 2 bungkus teh cina.

Dari hasil interogasi terhadap kedua tersangka petugas mendapatkan informasi setibanya di batam akan dilakukan transaksi narkoba antara pelaku dengan seorang laki-laki.Petugas kemudian melakukan pengembangan dan sekitar pukul 09.00 Wib di Komplek Ruko Golden Gate, Jodoh, Kota Batam petugas BNNP Keprimelakukan penangkapan terhadap MJ(39 Thn) WNI.

“MJ mengaku bahwa Sabu tersebut rencananya akan dibawa ke Kota Baru, Tembilahan, Provinsi Riau untuk diedarkan disana.Pelaku M dan MJ mengaku mendapatkan upah masing-masing Rp.10.000.000 dan Rp.5.000.000 sebagai kurir,” kata Nixon.

Ia menambahkan, Semua tersangka kemudian di bawa ke BNNP Kepri untuk menjalani proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut . Atas perbuatannya tersebut tersangka M, Edan MJ dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2)Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

APRI @www.rasio.co |

Print Friendly, PDF & Email

Puluhan Kilo Ganja Asal Aceh Dimusnahkan BNN

0

RASIO.CO – Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP) melakukan pemusnahan barang bukti Narkotika jenis Ganja seberat 10.562 gram asal Kp.Krueng Haji Kec. Sawang Kab. Bireun Provinsi Aceh ke Batam, milik 5 tersangka SB (30) WNI, RA (31) WNI, F (39) WNI, Z (17) dan M (29).

Pemusnahan narkotika jenis ganja tersebut dengan dibakar serta disaksikan Pejabat BNNP Kepri, Polda Kepri, Kejaksaan, PN Batam, BPOM Kepri, LSM Granat dan undangan lainnya.

“Ganja yang dimusnahkan berasal dari Aceh sedangkan bandarnya berhasil kabur dan sudah ditetapkan DPO, sementara 5 orang kurir sudah ditetapkan tersangka,” Kata Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol Nixon Manurung di kantornya. Selasa(11/04/2017).

Kata dia, Para tersangka berhasil ditangkap.Rabu(1/03/2017) sekira pukul 17.00 Wib di Perumahan Pesona Mantang Blok A No.17 Batam, 5 orang laki-laki karena kedapatan memiliki Narkotika golongan I jenis ganja seberat bruto 10.640 gram. dan saat ini sudah mendekam dalam tahanan.

“kelima tersangka merupakan jaringan narkoba jenis ganja aceh yang mengedarkannya di Batam,” ujarnya.

Nixon menjelaskan, jaringan Aceh ini bermula dari tersangka M dan Z yang ditugaskan oleh A (DPO) bandar narkoba dari aceh untuk membawa 3 dirigen berisikan ganja dengan total berat bruto 10.640 gram dari Kp.Krueng Haji Kec. Sawang Kab. Bireun Provinsi Aceh ke Batam.

Dari Lhokseumawe M dan Z menggunakan Bus Kurnia pergi ke medan, sesampainya di Medan mereka beristirahat di kedai kopi dan di jemput sebuah mobil Avanza dan diantarkan ke Pelabuhan Belawan Sumatera Utara menaiki kapal Pelni Kelud untuk menyeberang ke Batam.

Sesampainya di Batam M dan Z membawa barang tersebut ke rumah F di Batu Merah Kota Batam Provinsi Kepri menggunakan taksi, F berencana mengedarkan ganja itu di Kota Batam,” terangnya.

Nixon menambahkan, Dari barang bukti Narkotika jenis Ganja yang disita dari tersangka, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 10.562 gram dan sebanyak 78 gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) dan atau ayat (2), Pasal 111 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

APRI @www.rasio.co | Ikawati Ratna Dewi

Print Friendly, PDF & Email

Menteri PPPA: Praktek Diskriminasi dan Kekerasan Meningkat di Indonesia

0

RASIO.CO, Batam –Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise pimpin rapat Koordinasi Teknis Perlindungan Hak Dan Perempuan Kawasan Barat Indonesia Tahun 2017 yang dihadiri dari semua elemen masyarakat di Harmoni Hotel Batam, senin ( 10/04/17). malam.

Yohana dalam sambutannya mengatakan, kurangnya pengawasan terhadap jaminan perlindungan dan keadilan menimbulkan praktek-praktek kekerasan, dengan perempuan dan anak menjadi kelompok yang paling rentan mengalami berbagai tindakan kekerasan dan diskriminasi. Hingga saat ini, berbagai bentuk diskriminasi dan kekerasan masih terjadi di Indonesia bahkan cenderung mengalami peningkatan.

“Salah satu perlakuan diskriminasi terhadap perempuan yakni kekerasan berbasis gender yang terjadi di wilayah domestik maupun publik, ” jelasnya.

“adapun bentuk kekerasan terhadap perempuan dapat berupa kekerasan dalam rumah tangga, seksual, di tempat kerja, perdagangan orang, eksploitasi seksual komersil, serta kekerasan dalam situasi bencana dan konflik sosial,”tambahnya.

Kata dia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) sebagai perwakilan pemerintah mengatasi persoalan perlindungan Hak Perempuan di Indonesia, berkomitmen untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender serta pemenuhan hak perempuan dan anak. Sejak 2015, Kemen PPPA mempunyai kegiatan unggulan 3ENDs atau tiga akhiri, yaitu, Akhiri Kekerasan pada Perempuan, Akhiri Perdagangan Manusia dan akhiri Ketidakadilan Akses Ekonomi untuk Perempuan.

Hal tersebut selaras dengan salah satu agenda prioritas NAWA CITA pemerintah, menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara serta memperkuat kehadiran negara dalam melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya. Yakni dengan melindungi anak, perempuan dan kelompok marjinal, ” paparnya.

Ia mengatakan, Setiap warga negara berhak untuk mendapatkan perlindungan dan keadilan dari segala bentuk diskriminasi dan kekerasan. sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 28 i yang menyebutkan bahwa: Setiap orang berhak bebas dari perilaku diskriminatif atas dasar apapun dan berhak mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif tersebut. Serta Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1984 hasil ratifikasi konvensi CEDAW (Convention on the Elimination of All Forms Discrimination Against Women) tentang pengesahan Konvensi mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Wanita.

Guna merumuskan kebijakan dan melakukan optimalisasi pelaksaan perlindungan hak perempuan serta mendapat dukungan kebijakan daerah pada tataran pelaksanannya, juga mewujudkan tujuan pembangunan perlindungan hak perempuan, melalui implementasi kebijakan nasional dan daerah. Kemen PPPA melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Teknis Perlindungan Hak Perempuan Tingkat Nasional Tahun 2017. Dengan mengangkat tema “Melindungi Hak Perempuan Dari Tindakan Kekerasan dan Perdagangan Orang Menuju Indonesia Hebat”

Terlaksananya kegiatan Rakortek ini, diharapkan dapat terwujud komitmen antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya perlindungan hak perempuan muali dari pencegahan, penanganan, dan pemberdayaan.

Terwujudnya koordinasi antar pemangku kepentingan (stakeholder) dalam upaya perlindungan Hak Perempuan baik di pusat dan daerah. Terciptanya komunikasi,integrasi, sinkronisasi, dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Serta meningkatnya upaya perlndungan hak perempuan melalui perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi Kebijakan Perlindungan Hak Perempuan,” tutupnya.

APRI @www.rasio.co | Ikawati Ratna Dewi

Print Friendly, PDF & Email

Gubernur Promosikan Bahari Kepri di Iven Singapura Yatch Show Marina

0

RASIO.CO – Gubernur H Nurdin Basirun langsung menjual pesona bahari Kepulauan Riau begitu bertemu dengan yatcher pada acara Singapura Yatch Show, yang digelar di Marina Sentosa, Ahad (9/4/2017).

Menurut Gubernur, tak salah menjadikan Kepri sebagai pintu gerbang wisata bahari Indonesia.

“Inilah Kepri dengan segala pesona baharinya. Tak salah kalau poros maritim Indonesia ada di Kepri,” kata Nurdin, usai meninjau UNBK di SMA Negeri 1 Batam, Senin (10/4).

Singapura Yatch Show sekarang merupakan iven terbesar di Asia. Pengunjung bisa melihat berbagai jenis kebutuhan terkait kepariwisataan bahari. Termasuk juga banyaknya jenis jenis kapal, yatch dan super yatch yang dipamerkan.

Baik perusahaan regional maupun global. Banyak kapal buatan Eropa, Amerika dan Afrika dipamerkan. Diantara negera-negara besar itu, menurut Nurdin, Kepri sangat berbangga karena ikut serta. Bahwa Kepri pun siap memproduksi kapal dan yatch mewah untuk menjelajahi keindahan lautan.

“Yang menjadi kebanggaan kita, ada kapal yatch yang dibuat di Kepri. Banyak pengunjung pameran itu yang melihat dan tertarik dengan kapal produksi Kepri,” kata Nurdin, bangga.

Kesiapan Kepri dengan pariwisata bahari, tidak hanya potensi alamnya saja. Kemampuan memproduksi kapal pesiar sejenis yatch semakin mendukung semua itu.

“Kepri mampu mendorong dan bersaing pariwisata bahari kelas dunia,” kata Nurdin. Gubernur juga mengajak para yatcher untuk menikmati indahnya pesona bahari Kepri. Laut Kepri yang luas, merupakan laman bermain yang cocok untuk para yatcher. Malah, pada pertengan Mei nanti, akan ada rombongan yatcher ke Pulau Bawah, Anambas. Gubernur akan ikut serta bersama rombongan dari berbagai negara itu.

“Kita ikut mempromosikan langsung,” kata Nurdin.

Ke depan, Nurdin melihat sejumlah kabupaten kota di Kepri bisa membuat pelabuhan untuk yatcher. Sementara ini memang belum semua daerah memiliki itu.

APRI @www.rasio.co | Pemprov Kepri

Print Friendly, PDF & Email

Gubernur Tinjau Pelaksaan UNBK SMAN 1 Batam

0

RASIO.CO, Batam – Gubernur H Nurdin Basirun meninjau pelaksanaan UNBK di SMA Negeri 1 Batam, Sei Harapan Kota Batam dan menekankan pentingnya sikap bersungguh-sungguh generasi muda Kepri dalam mengejar cita-cita. Selain kesungguhan, restu orang tua dan para guru jangan pernah dilupa.

“Sepuluh atau dua puluh tahun mendatang, anak-anaklah yang akan mengisi pembangunan di Kepri. Saya selalu yakin anak-anak pulau selalu mampu dalam hal apapun,” kata Nurdin saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMA Negeri 1 Batam, Sei Harapan Kota Batam, Senin (10/4).

Ada 346 pelajar SMAN 1 yang melaksanakan UNBK. Nurdin dalam kesempatan itu memotivasi anak-anak untuk terus meraih jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Cita-cita yang telah ditanamkan harus dikejar.

Sebelum memulai UNBK, Nurdin sempat berbincang-bincang dengan sejumlah pelajar. Nurdin bertanya tentang kelanjutan pendidikan mereka. Ada rasa bangga ketika beberapa pelajar sudah menyebutkan program studi yang akan mereka lanjutan.

Seorang pelajar putri menyebutkan dia akan melanjutkan teknik perminyakan di Malaysia. Seorang pelajar putra menjawab bahwa dia diterima di ITS untuk teknik komputer. Saat itu Nurdin didampingi Kepala SMAN 1 Batam Mohammad Chaidir. Nurdin mendorong agar anak-anak juga ada yang ke dunia entreprenuer.

Harus banyak juga yang jadi pengusaha. Selain tentu mengisi potensi pekerjaan yang terus terbuka peluangnya di daerah ini. Menurut Nurdin, selesai ujian saat ini, bukan berarti selesai masalah dan perjuangan. Jalan masih panjang untuk mengejar cita-cita.(Humas)

“Saya akan terus memotivasi. Semoga anak-anak menjadi orang yang berguna untuk diri sendiri, orang tua, masyarakat, bangsa dan agama,” pesan Nurdin.

Nurdin yakin anak-anak Kepri siap menghadapi UNBK kali ini. Itu semua terpancar dari wajah-wajah para pelajar kelas XII. Kata Nurdin, banyak sekolah-sekolah lanjutan yang perlu diisi anak-anak Kepri. Di Kundur ada Sekolah Polisi Negara (SPN).

“Di jajajaran TNI saya selalu ingin ada prioritas untuk anak-anak pulau. Karena anak-anak Kepri ingin menjadi bagian langsung mengamankan NKRI,” kata Nurdin.

APRI @www.rasio.co |

Print Friendly, PDF & Email