RASIO.CO, Batam – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kota Batam bekerjasama dengan Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur (CVSKL) dan Picaso Hospital Malaysia, menggelar Sosialisasi dan Ceramah Kesehatan Jantung.
Acara yang dihadiri ratusan anggota Klub Jantung Sehat (KJS) dari seluruh wilayah di Kota Batam serta Masyarakat umum tersebut, dilaksanakan Golden Prawn Restaurant Bengkong pada Sabtu (09/08).
Kegiatan yang dimulai pada pukul 07.00 pagi itu diawali dengan olahraga Senam Jantung Sehat bersama, yang dikomandoi langsung oleh para instruktur dari Ikatan Pelatih Klub Jantung Sehat (IPKJS) Kota Batam, yakni Indrawati, Putri, Meri dan Umi Kalsum serta Naning.
Terlihat para peserta yang mayoritas ibu-ibu dari berbagai usia itu begitu antusias dan bersemangat mengikuti setiap gerakan yang dicontohkan para intrukturnya.
Dimana mereka ini merupakan anggota dari 14 KJS yang ada di Kota Batam.
Hadir pada kesempatan tersebut, Walikota Batam dan Camat Bengkong yang diwakili oleh Rabiah, SE, MM, kemudian Ketua YJI Cabang Kota Batam, Haryanto, S.Pd, MH. dan Ketua PERKI Provinsi Kepri, Dr. Fandi Ahmad, FIHA, FASCC, tokoh masyarakat Bengkong H. Sutardi,SE, serta Jamal dari Universitas Ibnu Sina.
Sementara itu dari pihak Rumah Sakit CVSKL dan Picaso Malaysia yang hadir sebagai pembicara adalah pakar Gynaecology, Dr. Sharifah Halimah Jaafar, lalu pakar Urology Dr. Badrulhisham Bahadzor.
Kemudian dari pihak CVSKL hadir pakar Vascular dan Endrovascular, Dr. Tan Kia Lean serta pakar Jantung, Dr. Jayakhantan Kolanthaivelu.
Ketua YJI Cabang Kota Batam, Haryanto, S.Pd, MH dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut membantu terselenggaranya kegiatan tersebut, sekaligus menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat untuk kesehatan jantung.
“Bergerak dan berolahraga salah satu cara kita menjaga kesehatan jantung, dimana penyakit jantung adalah merupakan salah satu Silent killer, yang artinya bahwa penyakit ini menyerang secara diam-diam dan dapat menyebabkan kematian mendadak” ungkapnya.
Selanjutnya disampaikan bahwa maksud dan tujuan diadakannya kegiatan tersebut adalah tak lepas dari fungsi dan tugas Yayasan jantung Indonesia, yang salah satunya adalah harus secara teratur dan terukur memberikan informasi dan pendidikan tentang kesehatan jantung kepada masyarakat luas, generasi milenial bahkan kepada anak-anak usia sekolah.
“Untuk Edukasi kali ini kita menjalin kerjasama dengan CVSKL dan Picaso Hospital Malaysia, dimana mereka merespon terhadap Program-program yang ada di Yayasan Jantung Indonesia.
Kita berharap masyarakat akan semakin paham dan makin mengerti tentang kesehatan jantung, Karena memang penyakit Jantung atau Cardio vascular ini merupakan penyakit nomor satu membunuh manusia hari ini,”ujarnya.
Lanjut Haryanto menjelaskan juga bahwa kegiatan ini juga bagian dari fungsi dan Tugas Yayasan Jantung Indonesia yang lainnya, yakni pada fungsi Preventif dan pencegahan, yang mana pada acara ini para peserta bisa mendapat ilmu-ilmu baru dari para dokter Specialis yang berasal luar negeri.
“Saya berharap peserta yang hadir hari ini, yang terdiri dari anggota 14 KJS se Kota Batam ini, dapat menjadi ujung tombak dari pengembangan kesehatan jantung di Kota Batam. Dan kami mengajak seluruh masyarakat untuk berhimpun di klub-klub Jantung Sehat yang ada di kota Batam, sebagai naungan dan tempat binaan untuk mengantisipasi dan mencegah penyakit Jantung, serta menjadikan diri kita menjadi orang yang berkualitas,’ ucapnya.
Selanjutnya pada acara tersebut, pihak Yayasan Jantung Indonesia Kota Batam berkesempatan memberikan Bantuan Pendampingan Pasien kepada Kezia Salsabilah sebesar 4 juta rupiah. Dimana anak dari Adik Priyanto tersebut mengalami kelainan Jantung semenjak lahir. Dan kedepan masih ada 3 orang lagi yang akan diberikan bantuan oleh yayasan jantung Indonesia.
Terkait dengan kerjasam antara YJI Kota Batam dan CVSKL serta Picaso Hospital ini, Haryanto mengatakan bahwa
Kami melihat momentum dan wewenang kita mempunyai korelasi yang sangat baik
Dimana kedua belah pihak sama-sama pemberi ilmu-ilmu yang berkaitan dengan kesehatan jantung.
“Insyaa Allah kedepan kita juga akan menjalin dengan pihak lain seperti PERKI, Mudah-mudah Yayasan jantung Indonesia ini tetap menjadi leader daripada pembangunan kesehatan di kota Batam, 6 Dokter Terbaik berolahraga, pikiran sehat, istirahat sehat, minuman sehat, membaca yang sehat dan berorganisasi yang sehat.” pungkasnya
Rumah Sakit CVSKL dan Picaso Malaysia Tawarkan Perawatan dengan Teknologi terkini
Sementara itu pembicara seminar dari Rumah Sakit CVSKL dan Picaso Malaysia, selain memaparkan tentang kesehatan jantung dan segala gangguan serta penyebabanya, juga menawarkan perawatan dengan metode terkini.
Director Marketing Business Development And Centre Of Excellence CVSKL dan Picaso Hospital, Khairul Amin Bin Mohamad Nordin menjelaskan bahwa untuk kepakaran rumah sakit CVSKL adalah pada perawatan Jantung dan Pembuluh darah, sedangkan Rumah Sakit Picaso untuk kanker dan advance surgery atau pembedahan yang menggunakan robotik.
“Kemudahan (keunggulan,red) teknologi robotik ini adalah pembedahannya berjaya akan dilaksanakan lebih pantas (cepat,red), kurang pendarahan dan untuk recoverynya sangat-sangat pantas dan untuk infeksinya juga sangat rendah,”ucapnya dalam logat Melayu Malaysia.
Lanjut dikatakannya bahwa di CVSKL memiliki ada grup dokter yang bisa melakukan tindakan-tindakan yang sangat kompleks dan diungkapkan bahwa hasilnya lebih baik jika dibandingkan rumah sakit lain.
“Kasus-kasus yang sangat komplek, tidak bisa dilakukan oleh rumah sakit biasa yang sederhana, kebiasaannya akan direffered (dirujuk,red) ke Rumah sakit CVSKL untuk jantung sama pembuluh darah dan Picaso untuk kanker dan onkologi,”ungkapnya.
Lanjut dikatakannya fasilitas robotik yang mereka miliki adalah satu robot di Rumah Sakit CVSKL dan 2 Robot di Rumah Sakit Picaso lantas Iapun menyarankan kepada warga-warga di Batam dan di seantero Indonesia, semua penduduk di Indonesia juga pesakit-pesakit di Indonesia dapat mendapatkan perawatan terbaik di Malaysia tersebut terutamanya untuk mendapatkan perawatan dengan technology robotik.
“Kita menjemput (mengundang,red) warga Batam, kenapa harus di Picaso dan CVSKL seperti yang dibilang tadi kepakaran yang ada di rumah sakit ini berbeda dengan yang ada di rumah sakit lain,” ucapnya.
Ditambahkannya bahwa sampai sejauh ini, telah banyak warga Indonesia terutama dari Batam yang telah menjalani perawatan di Rumah Sakit CVSKL dan Picaso. Setiap bulannya mencapai angka 11-12 persen dari total pasien.
(r)