Sabtu, Mei 23, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1531

Kasus Penyekapan, Janggal Midi Pinjamkan Rp50 Juta Tengah Malam

0

RASIO.CO, Batam – Majlis hakim merasa ganjil terdakwa Tarmizi alias Midi meminjamkan uang Rp50 juta tengah malam dan harus dikembalikan dalam waktu dua jam dengan bunga 5 lima jutam pasalnya saksi sebelumnya mengatakan bahwa diduga Midi merupakan bos narkoba di kampung Aceh, simpang jam, Batam.

“Saudara harus bercerita yang sebenarnya dalam kasus ini dan mejelaskan dengan jujur dpersidangan karena dari ketrangan saksi terdahulu saudara diduga meminjamkan uang untuk pembelian narkoba,” Kata majlis hakim ketua Syahrial diruang sidang Chandra didampingi dua hakim anggota. Selasa(19/07/2017).

Midi menerangkan, saksi Hendriawan datang ke kampung Aceh untuk meminjam uang sebesar Rp 50 juta dan berjanji akan mengembalikan uang tersebut dalam kurun waktu satu atau dua jam dan akan ditambahkan 5 juta lagi.

“Hendriawan datang bertiga dengan Awi dan Said ke tempat saya yang Mulia, saya tidak kenal tapi karena dia berteman dengan Awi saya kasih uangnya cash,” kata Midi.

Lanjut Midi, karena sampai batas waktu yang telah disepakati habis, Hendriawan tak kunjung menyerahkan uang tersebut bahkan ponselnya pun tidak aktif saat dihubungi Midi.

“Besoknya saya bersama teman bernama Jarot pergi ke rumahnya yang ada di Marina untuk memperjelas perjanjian yang telah kami sepakati, namun dia tidak ada memberikan etikad baik bahkan dia bersembunyi di dalam,” terang Midi.

Saat pintu rumahnya digedor, lalu istrinya membuka pintu dan Hendriawan masih bersembunyi di dalam kamar kemudian Jarot masuk ke dalam kamar dan memukul Hendriawan, namun setelah istrinya menjamin akan dibayarkan besok hari maka Midi dan Jarot kembali ke kampung Aceh.

Keesokan harinya Hendriawan datang lagi dengan Jarot ke kampung Aceh dan hanya membawa uang Rp 5 juta, melihat uang tersebut, Midi spontan tidak terima.

“Itu yang buat saya emosi yang mulia, dia sudah janji akan bayar semua ternyata dia hanya bawa 5 juta rupiah saja, kalau dia bayar semua saya tidak akan ribut,” tutupnya.

Terkait pemukulan yang dialami Hendriawan, Midi mengaku sama sekali tidak terlibat dan tidak tahu persis bagaimana Hendriawan diperlakukan oleh anggotanya.

“Jujur yang Mulia, saya memang melihat mata Hendriawan bengkak-bengkak tapi saya tidak terlibat disitu, bahkan saya ditangkap polisi pada saat di Nagoya,” ujarnya.

Midi juga mengaku telah melunasi uang perdamaian sebesar Rp 100 juta kepada korban Hendriawan melalui keluarganya.

Ketua Majelis Hakim Syahrial Harahap didampingi Hakim anggota Muhammad Chandra dan Yona Lamerosa Ketaren menunda persidangan hingga tanggal 25 Juli dengan agenda tuntutan dari JPU Yogi Nugraha.

APRI @ rasio.co

Sodomi Anak Dibawah Umur, Karim masuk Bui 9 Tahun

0

RASIO.CO, Batam – Diduga memiliki kelainan sek, terdakwa M. Karim Bin A Yusuf melakukan sodomi anak berusia dibawah umur berinisial IP(9). berulang kali, akibat perbuatannya Majlis hakim memvonis 9 tahun penjara.

“Terdakwa terbukti secara sah melakukan kejahatan terhadap anak maka sesuai pasal 82 ayat (1) UU R.I Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP dihukum 9 tahun penjara potong selama masa tahanan,” Kata Imam Budi Putra Noor didampingi dua hakim anggota diruang sidang Sari PN Batam. Selasa(18/07/2017).

Lanjut dia, perdasarkan keterangan saksi perbuatan terdakwa terbukti secara sah melakukan perbuatan asusila terhadapa anak dibawah umur dan diperintahkan terdakwa tetap ditahan selama menjalani hukuman 9 tahun penjara.

Setelah membacakan amar putusan terhadap terdakwa, majlis hakim pandagan JPU dan atas putusan tersebut menerima, begitu juga terdakwa.

Seperti diketahui, terdakwa Karim melakukan aksi bejatnya korban IP diwilayah Bengkong di warnet dengan alasan minta mengantarkan pesananannya berupa minuman ataupun makanan dalam kamar kostnya.

Korban dipaksa melayani nafsu bejatnya bahkan berulang kali dan untuk menutupi aksinya bejatnya korban diberi uang dan diminta tutup mulut tidak memberi tahu orang tuanya.

APRI @ rasio.co

 

Kepdes Garda Terdepan Tangkal Radikalisme di Kepri

0

RASIO.CO, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan Kepala Desa merupakan Garda Terdepan dalam upaya menangkal paham radikalisasi. Paham radikal adalah ajaran yang menghapus sikap toleransi, sehingga masyarakat desa akan mudah terlibat konflik.

“Hal yang paling efektif untuk menangkal radikalisme adalah dengan memahami ajaran agama, memahami konsep 4 pilar kebangsaan dan melaksanakan program-program yang dapat mempertahankan rasa kebersamaan masyarakat desa,” kata Nurdin saat membuka Rapat Kerja Teknis Kepala Desa dan Rapat Kerja Pemerintah Desa Se-Provinsi Kepulauan Riau 2017, di Aula Wan Sribeni Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Selasa (18/7/2017).

Pada Rakernis yang mengangkat tema Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Desa yang Bersih, Transparan dan Bertanggung Jawab dalam rangka Terciptanya Masyarakat Sejahtera ini hadir seluruh Kepala Desa dan Sekretaris Desa Se-Provinsi Kepulauan Riau. Jumlah peserta keseluruhan yang mengikuti acara ini 550 orang yang terdiri dari 275 Kepala Desa dan 275 Sekretaris Desa.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, kami mengucapkan ribuan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh Kepala Desa dan Sekretaris Desa Se-Provinsi Kepri yang telah bekerja keras dalam menyentuh pembangunan dan kesejehteraaan di Desa” ungkap Nurdin.

Nurdin mengaku selalu memantau perkembangan desa-desa di Provinsi Kepulauan Riau dengan berkunjung langsung. Kunjungan ini dimaksudkan untuk mengetahui permasalahan yang ada di Desa.

“Kami jujur, selalu ke desa-desa. Saya sengaja tidak berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat, bukannya tidak menghormati tapi semata-mata tidak ingin menyusahkan dan sekaligus bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat dan mengetahui kebutuhan apa yang mendesak yang dibutuhkan oleh masyarakat”, ujar Nurdin.

Kepala Desa saat ini memang memikul beban dan tanggungjawab yang cukup berat karena cepatnya perubahan zaman dan budaya. Perubahan ini membuat para Kepala Desa harus berpikir kreatif dan banyak melakukan inovasi. Oleh karena itu, Nurdin berharap sebagai aparatur pemerintahan di Desa, para kepala desa harus bekerja ikhlas dan jangan merasa terbebani oleh tugas dan tanggungjawab yang semakin bertambah.

Nurdin bercerita bahwa pernah melakukan kunjungan ke Desa Rejai dan sangat terkesan dengan pembangunan yang dilakukan oleh Kepala Desa setempat. Karena jalan jalan di desa telah dilakukan semenisasi sehingga mempermudah akses transportasi di daerah tersebut.

“Kami dari pemerintah akan tambah semangat menambah anggaran desa bukan hanya di APBN tapi juga di APBD jika melihat pemerintah desa juga semangat dalam melaksanakan pembangunan. Pembangunan di desa adalah ujung tombak pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau”, tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sardison menambahkan Rapat Kerja Teknis Kepala Desa dan Rapat Kerja Pemerintah Desa Se-Provinsi Kepulauan Riau 2017 dilaksanakan dalam rangka menyamakan persepsi tentang Pembangunan Desa.

“Raker ini bermakna penting karena penjelasan pertama mengenai UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa beserta penjelasannya adalah yang pertama kalinya dilakukan dalam rangka mendorong pemerintahan desa yang kuat, mandiri dan dikelola secara baik,” katanya.

Ia menambahkan akan menjelaskan secara teknis pelaksanaan pemerintahan desa, memberikan informasi terbaru mengenai perubahan peraturan dan isu aktual lainnya sehingga desa menyesuaikan diri dengan perubahan peraturan yang ada.

Pada acara ini Gubernur juga memberikan penghargaan kepada Kepala Desa dan Lurah berprestasi. Untuk kategori Desa yang berprestasi diberikan kepada Desa Toapaya Selatan Kabupaten Bintan sebagai Juara I, Desa Limau Manis sebagai Juara II, Desa Tulang Kabupaten Karimun sebagai Juara III dan Desa Landak Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai Juara Harapan I.

Sedangkan pada kategori Kelurahan berprestasi diberikan kepada Kelurahan Toapaya Asri Kabupaten Bintan sebagai Juara I, Kelurahan Tiban Lama Kota Batam sebagai Juara II, Kelurahan Senggarang Kota Tanjungpinang sebagai Juara III, Kelurahan Bandarsyah Kabupaten Natuna sebagai Juara Harapan I dan Kelurahan Tanjung Balai sebagai Juara Harapan II.(red/hms).

APRI @ rasio.co

Herman Beruntung, Jaksa Tuntut 30 Bulan Hakim Vonis 5 Bulan

0

RASIO.CO, Batam – Terdakwa Herman tersandung kasus penggelapan uang rekan bisnisnya Rp585 juta beruntung, pasalnya majlis hakim ketua Agus Rusianto dengan hakim anggota Jasael dan Muhammad Chandra memvonis 5 bulan penjara, berbeda jauh dengan tuntutan Jaksa 2,6 tahun penjara.

“Tedakwa terbukti secara sah turut serta melakukan penggelapan pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP, tetapi majlis hakim tidak sependapat dengan tuntutan jaksa dan memvonis terdakwa 5 bulan penjara,” Kata majlis hakim ketua Agus Rusianto diruang sidang utama PN Batam. Selasa(18/07/2017).

Majlis hakim dalam amar putusannya menyebutkan adanya niat baik terdakwa untuk mengembalikan seluruh yang telah digunakan untuk pengurusan tanah seluas 5.190 m2 dengan harga SGD 1.038.000. dengan menjaminkan ruko dan tanah diwilayah wingsor, walaupun belum mendapat peretujuan istri.

“Terdakwa Herman diperintahkan menganti kerugian uang yang telah digunakan dalam pengurusan lahan dan membebankan biaya perkara lima ribu rupiah,” tutup majlis hakim.

Usai membacakan putusan majlis hakim mempertanyakan terhadap Jaksa Penuntut Umum(JPU) Yogi pendapat dalam perkara ini dan hanya mengatakan pikir-pikir, namun terdakwa Herman menerima.

Sebelumnya, Jaksa penuntut Umum(JPU) Yogi Nugraha Setiawan menolak semua isi pembelaan (pledoi) Herman yang diduga menipu rekan bisninya Rp585 juta. Yogi tetap berpegang pada tuntutannya, meminta majelis hakim memvonis bersalah dan menjatuhkan pidana kurungan badan selama 2,6 tahun.

“Menolak nota pembelaan terdakwa, telah terpenuhi unsur tindak pidana penipuan dan diperkuat keterangan saksi-saksi serta menyatakan terdakwa bersalah agar dapat menjadi pertimbangan majlis hakim,” Kata JPU Yogi diruang sidang utama PN Batam. Senin(17/07/2017).

Kata Dia, sesuai fakta dan keterangan saksi dipeersidangan, bahwa terdakwa penipuan pengadan lahan oleh Herman seluas 5.190 m2 dengan harga SGD 1.038.000 dekat pasar Induk Jodoh .

Awalnya perkenalan dengan terdakwa Herman melalui Hartono tahun 2014 dan terjadilah pembicaraan dimana terdakwa menawarkan lahan milik BP Batam yang mempunyai jalur kesana seluas 5.190 m2 dengan harga SGD 1.038.000.

Setelah yakin, 08 Mei 2014 saksi menyerahkan uang tanda jadi untuk pengurusan surat-surat ijin tanah tersebut sebesar Rp. 292.500.000,- berupa cek Bank OCBC NISP Nomor NNP 193022.

Kemudian pada tanggal 18 Juni 2014 saksi kembali memberikan uang untuk pengurusan surat-surat ijin tanah kepada terdakwa dan rekanya Andre sebesar Rp. 200.000.000,- dan tanggal 07 Juli 2014 sebesar Rp. 72.500.000,-.

Pada tanggal 22 Januari 2015 setelah waktu yang dijanjikan berakhir dan mendapat surat balasan dari Badan Pengusahaan (BP) Batam pada tanggal 30 Juni 2015 yang isinya tidak dapat memenuhi permohonan karena lahan yang dimohonkan tersebut sudah dialokasikan kepada pihak lain yakni PT. Rexeki Graha Mas sejak tahun 2003.

APRI @ rasio.co

Pemko Batam Wacanakan Tambah Paket Sembako Murah

0

RASIO.CO, Batam – Walikota Batam, Muhammad Rudi berencana menambah jumlah paket bahan pokok (sembako) murah di APBD 2018.

“APBDP nanti kita ajukan tambahan lagi. Dan tahun depan kita perbanyak, kalau boleh sampai dua kali lipat,” kata Rudi saat pembagian sembako murah di Masjid Darul Ghufron Kecamatan Sagulung, Senin (17/7).

Sagulung merupakan kecamatan dengan jumlah penerima bantuan sembako bersubsidi terbanyak tahun ini. Dari total 30.730 paket sembako murah, Kecamatan Sagulung mendapat bagian 4.200 paket.

Karena jumlah yang cukup banyak, distribusi sembako murah dibagi di dua titik. Pertama di samping Kantor Camat Sagulung untuk warga Kelurahan Tembesi, Sei Langkai, dan Sei Pelunggut. Dan kedua, di samping Masjid Darul Ghufron untuk Kelurahan Sagulung Kota, Sei Binti, dan Sei Lekop.

Rudi mengatakan sembako murah ini merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat. Khususnya di kondisi ekonomi yang serba sulit seperti sekarang.

“Semoga bisa sedikit membantu. Bisa untuk beberapa waktu ke depan,” ujarnya.

Paket sembako murah ini berisi 5 kg beras premium, 2 liter minyak goreng, dan 1 kg gula pasir. Seluruhnya dalam kemasan pabrik, bukan curah.

Harga per paket sebesar Rp 102.000. Namun masyarakat bisa memperolehnya dengan Rp 50.000 per paket.

Karena jumlah yang terbatas, maka penerima bantuan ini sudah ditentukan nama-namanya. Daftar penerima disusun atas koordinasi kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW.(red/mcb).

Lima Kru Kapal Wanderlust Komplotan Sabu 1 Ton di Bekuk

0

RASIO.CO, Batam – Lima kru kapal Yacht buatan Taiwan yang diduga berasal provinsi Fujian, China digunakan untuk mengangkut 1 ton sabu berhasil dibekuk Tim Gabungan lintas Institusi bersama Polri di perairan Tj Berakit, Bintan, Kepri.

“Lima pelaku merupakan komplotan jaringan narkoba 1 ton dan upah Rp400 juta,” Kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Irawan di Batam. Senin(17/07/2017).

Ia menjelaskan, Kronologis kejadian berawal saat kapal Yarch Wanderlust berbendera Republik of Sierra Leone – Afrika berlayar dari pelabuhan kaohsiung city taiwan singgah mengambil narkotika seberat 1 ton di perairan taiwan dan berlayar menuju selat sunda melalui perairan sumatra bagian barat.

Setelah menurunkan muatan di belakang pulau shamyang menggunakan 2 perahu karet, berusaha kabur berlayar menuju taiwan tetapi melewati perairan sumatra bagian timur berhasil ditangkap Tim gabungan.

“kapal terindentifikasi berada di wilayah Tanjung berakit kemudian ditangkap oleh beberapa unsur dari Bea Cukai, Bakamla, Bin, kepolisian kepri dan Lantamal IV untuk sama-sama membawa kapal tersebut ke pelabuhan Tanjung uncang Batam,” jelasnya.

Kata dia, Saat di introgasi lebih lanjut, 5 pelaku mengaku bahwa mereka di beri imbalan masing-masing 400 juta, sementara pelaku yang ada dibelakang maupun yang ada di jakarta masih tutup mulut terutama di sini , kalau jakarta sendiri sudah mulai karena ini memakai sel terputus.

“Kami sudah bekerjasama dengan kepolisian taiwan serta china untuk mengungkap kasus ini lebih lanjut untuk mendapatkan pemilik barang tersebut” Tutup kapolda metro jaya Irjen Pol M.Irawan.

Dalam jumpa pers dihadiri oleh Danlantamal 4 Tanjung pinang , Kabinda Brigjen TNI Yulius Selvanus, Kepala bea cukai ,Kapolda kepri Brigjen Pol. Sam Budigusdian,kapolda metro jaya Irjen Pol M.Irawan , Kadiv humas polri Irjen pol setyo dan satgas.

PUTRA @ rasio.co

Tiga Penculik Ling-ling Warga Malaysia Dijanjikan Upah Rp150 Juta

0

RASIO.CO, Batam – Tiga dari empat terdakwa Kemas Muhammad Saleh, Pun Cahyadi alias Yadi alias Panjang dan David Do’o diduga pelaku penculikan dan penyekapan warga malaysia kuang Leng-Leng alias Ling-ling dijanjikan upah Rp150 juta oleh otak Pelaku Bento alias black(DPO) sedangan Hartadi diberi upah sebesar 300 ribu rupiah oleh Agustinus Ratu alias Wak Lan.

Hal ini terungkap dipersidangan yang dipimpin majlis hakim ketua Syahrial didampingi dua hakim anggota di PN Batam dalam agenda pemeriksaan terdakwa. Senin(17/07/2017).

“Kami bertiga sudah kenal korban saat bekerja di Malaysia dan diperintahkan Bento mejemput kerumahnya korban dan dibawa ke Batam mengunakan speadboad serta dijanjikan upah Rp150 juta,” kata ketiga terdakwa serentak diruang sidang Candra.

Lanjutnya, Korban dibawa dari malaysia ke ruli Marina Kavling Plus Kolam 3 Kecamatan Batu Aji Kota Batam mengunakan speadboad ilegal tampa tempat duduk dan tampa dipaksa karena korban ingin refreshing.

“Terakhir kami dengar Bento minta tebusan Rp50 milyar yang mulia,” ujarnya.

Sementara itu, Terdakwa Hartadi yang sehari-harinya berkebun di sekitar rumahnya tersebut, mengaku tidak mengetahui bahwa sebenarnya Ling Ling merupakan korban penculikan, dengan senang hati terdakwa mengizinkan korban dititip di rumahnya karena sudah diberitahukan Diana (DPO) tidak lain adalah kakak terdakwa sendiri.

“Kakak saya bilang akan ada beberapa orang yang menginap di rumah, ya udah saya iakan,” kata terdakwa.

Menurut terdakwa, selama tiga hari menginap di rumahnya, korban tidak memperlihatkan rasa takut, dan korban juga tidak bercerita apa sebenarnya yang terjadi.

“Tidak ada cerita yang Mulia, saya saya tidur di kamar dan Cece di ruang tamu,” jawab terdakwa ketika ditanya Ketua Majelis Hakim Syahrial Harahap didampingi Muhammad Chandra dan Yona Lamerosa Ketaren.

APRI @ rasio.co

Indonesia Tuan Rumah Olimpiade Fisika Internasional 2017

0

RASIO.CO, Yogyakarta – Keikutsertaan Indonesia pada olimpiade sains, khususnya Fisika, di tingkat internasional sudah tidak diragukan lagi. Bukan hanya mengirimkan peserta olimpiade, negara berpenduduk 250 juta-an ini pun dipercaya menjadi tuan rumah.

Tercatat, perhelatan Olimpiade Fisika Internasional atau International Physics Olympiad (IPhO), sudah sebanyak dua kali menjadi tuan rumah, yaitu IPhO tahun 2002 di Bali, dan tahun ini di Daerah Istimewa Yogyakarta selama seminggu, dari tanggal 17 s.d. 24 Juli 2017.

Saat pembukaan, Senin (17/7/2017), Indonesia mengajak 86 negara peserta IPhO 2017 untuk membangun jejaring Komunitas Fisika, sehingga dapat berperan aktif mengatasi tantangan permasalahan global.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen Dikdasmen Kemendikbud), Hamid Muhammad, menjelaskan bahwa ilmu pengetahuan dan masa depan pendidikan dihadapkan pada tantangan pembangunan global berkelanjutan yang sangat krusial.

Tantangan itu, menurut Dirjen Hamid, diantaranya berupa ketimpangan pembangunan, kemiskinan, kesehatan, krisis energi dan kerusakan lingkungan karena pembangunan fisik yang tidak ramah lingkungan, dan bersifat tidak berkelanjutan.

“Tantangan ini dapat dijawab melalui pendidikan sains, khususnya Fisika yang berkualitas,” ujar Dirjen Dikdasmen, pada siaran pers Pembukaan IPhO 2017, di Yogyakarta, Senin (17/7/2017).

Menurutnya, ajang ini sangat penting untuk menumbuhkan kecintaan para siswa terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi, mengembangkan sains yang berkualitas dan membangun jaringan global ilmu pengetahuan, membangun masa depan dunia yang lebih baik.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Paku Alam X mengapresiasi manfaat IPhO bagi para siswa SMA. Perhelatan ini, lanjut Paku Alam, dapat memfasilitasi, menumbuhkembangkan potensi Fisika para siswa SMA dari seluruh dunia agar memiliki kesempatan untuk mencapai prestasi saintifiknya secara optimal di tingkat Internasional, mencari siswa-siswa unggul pada bidang sains yang diminatinya.

“Pelaksanaan Olimpiade secara berkelanjutan akan berdampak positif pada pelaksanaan proses pembelajaran untuk menjadi lebih kreatif, inovatif dan pada gilirannya siswa akan memiliki kesempatan mengembangkan seluruh aspek kepribadian dan kemampuannya,” ujarnya.

Dirjen Hamid menambahkan, penguasaan bidang-bidang yang memfokuskan pada perubahan dan keberlanjutan masa depan dan kehidupan umat manusia diperlukan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

“Contohnya (penguasaan) kecerdasan buatan bidang teknologi aeronautka (pengkajian pesawat terbang dan roket), dan ruang angkasa. Sektor pengembangan energi terbarukan yang handal mudah dan bersih, inovasi penyembuhan penyakit seperti kanker, pengembangan vaksin, dan obat-obatan,” ujarnya.

Sehingga, ajang IPhO bukan sekedar menjadi sarana berkompetisi, tapi juga menyemai benih-benih saling memahami antar bangsa, dan terwujud persahabatan dan kerja sama bidang Fisika dan pendidikan Sains yang berkualitas.

“Saya meyakini para peserta IPhO merupakan calon ilmuwan muda dunia, yang akan memperoleh pengalaman berharga, sehingga lebih menyukai Ilmu Fisika. Kecintaan itu diungkapkan dengan berperan lebih jauh lagi untuk menjawab tantangan pembangunan dunia,” pesan Dirjen Hamid.

IPhO merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan secara individual, bagi siswa jenjang Sekolah Menengah Atas. Para peserta mengikuti dua jenis tahapan lomba yaitu tahap teori, dan praktek. Masing-masing negara dapat mengirimkan maksimal lima orang peserta dengan dua guru pendamping.
Integrasi pembinaan bakat dan prestasi

Bagi Indonesia, peningkatan kualitas dan pembangunan karakter anak-anak Indonesia menjadi tujuan utama. Hal ini terlihat pada proses integrasi seleksi yang dilakukan untuk mengikuti perhelatan internasional ini.

“Ada kurang lebih 53 juta anak Indonesia, dan IPhO merupakan puncak dari seluruh rangkaian pembinaan bakat dan prestasi peserta didik di seluruh Indonesia dalam bidang Fisika,” ujar Dirjen Hamid.

Pembinaan bakat dan prestasi, lanjut Dirjen Hamid, berlangsung secara terintegrasi bersama dengan dosen perguruan tinggi, para guru, dan pemerintah daerah (Pemda) melakukan pemanduan bakat pembinaan dan seleksi secara berjenjang.

“Kami selenggarakan Olimpiade Fisika dan delapan bidang sains lainnya untuk semua siswa siswa terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Seleksi itu berlangsung mulai dari tingkat sekolah, daerah, kabupaten kota, hingga nasional. Sehingga, terdapat aturan dan mekanisme seleksi yang terpadu, untuk dapat mendorong para siswa mencintai Sains.

Dirjen Hamid mengungkapkan, di Indonesia, terdapat lebih dari 5.000 siswa mengikuti olimpiade Sains dan Fisika tingkat daerah, dan lebih dari 90 siswa terbaik mengikuti Olimpiade Fisika Tingkat Nasional. Kemudian, sebanyak 30 siswa terbaik di setiap bidang dipilih pada jenjang Olimpiade nasional, dan dipersiapkan untuk mengikuti seleksi delapan olimpiade sains tingkat internasional, termasuk IPhO.

APRI @ rasio.co

Lulusan STIP Harus Mampu Bersaing di Kancah Internasional

0

RASIO.CO, Jakarta- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi minta agar lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) lebih mampu bersaing di kancah internasional. Demikian disampaikan Menhub Budi dalam kunjungan ke STIP di Marunda, Jakarta, Minggu (16/7).

“Sebagaimana kita ketahui Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia, hal tersebut harus kita imbangi dengan sumber daya manusia yang berkompetensi tinggi agar dapat bersaing di kancah internasional,” ujar Menhub.

Dalam kunjungannya Menhub memuji perubahan sistem pembinaan yang dilakukan STIP belakangan ini. Perubahan pembinaan tersebut dilakukan agar kejadian-kejadian kekerasan yang lalu tidak terulang kembali.

Dalam kesempatan yang sama Menhub minta kepada seluruh jajaran Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) untuk terus meningkatkan pembinaan bagi Taruna-Taruni STIP agar dapat memenuhi kebutuhan pelaut, baik untuk nasional maupun internasional. Salah satu caranya, menurut Menhub Budi adalah peningkatan bahasa Inggris.

“Salah satu faktor Indonesia kalah bersaing dengan Filipina dalam jumlah pelaut yang bekerja secara internasional adalah kemampuan bahasa Inggris pelaut Filipina yang lebih baik,” tambah Menhub.

Menhub menambahkan bahwa saat ini Filipina mampu menyumbangkan tenaga kerja pelaut yang bekerja secara internasional sebanyak 4 juta orang, sedangkan Indonesia meskipun menduduki urutan kedua baru bisa menyumbang 400.000 pelaut.

Selesai memimpin apel, Menhub didampingi pejabat Kemenhub dan STIP bertemu dengan Taruna Amarullah yang merupakan kakak dari Amirullah Taruna STIP yang meninggal dunia pada beberapa bulan lalu. Dalam kesempatan tersebut Amrullah mengatakan sejak adiknya meninggal dunia akibat kekerasan yang dilakukan oleh seniornya, STIP telah berubah, tidak ada lagi tindak kekerasan di lingkungan Taruna STIP dikarenakan adanya pengawasan ketat yang dilakukan oleh para pelatih dan dosen.

Atas nama pribadi dan keluarganya, Amarullah meminta kepada Menhub agar dibuatkan monumen Amirullah untuk mengenang kejadian yang dialami adiknya agar terus diingat dan dapat memberikan pembelajaran bagi Taruna lain sehingga tidak mengulangi tindak kekerasan di lingkungan STIP.

Atas permintaan tersebut, Menhub mengatakan akan membuat monumen yang tidak seperti patung, tapi akan memanfaatkan ruangan atau gedung yang ada, misalnya dengan memberi nama ruang perpustakaan dengan nama Amirullah.

Pada kesempatan kunjungan tersebut, Menhub menyaksikan atraksi penyelamatan penumpang kapal yang dilakukan oleh Taruna-Taruni STIP. Sebelumnya Menhub juga menyaksikan yel-yel penyemangat dan atraksi drum band STIP. Kunjungan Menhub diakhiri dengan makan malam bersama Taruna-Taruni STIP.

Sebagimana diketahui STIP merupakan salah satu sekolah pelayaran terbesar di Indonesia yang sampai saat ini telah meluluskan Taruna-Taruni jurusan Nautika sebanyak 3.762 orang, jurusan Teknika 3.344 orang, jurusan KALK sebanyak 1.624 orang dan jurusan Elektro sebanyak 1624 orang dan mempunyai nilai historis karena dibangun sejak era Presiden Soekarno.

Turut hadir dalam kunjungan ini Kepala BPSDM Perhubungan Djoko Sasono, Sekretaris BPSDM Perhubungan Masrono Yugihartiman, Kepala STIP Sahattua Simatupang, Kepala STTD Sigit Irfansyah dan jajaran pengajar STIP.

Sumber: Hubla

Giliran Warga Galang Terima Paket Sembako Murah

0

RASIO.CO, Batam – Masyarakat Kecamatan Galang antusias menyambut program bahan pokok (sembako) murah dari Pemerintah Kota Batam. Pembagian sembako murah ini diadakan sejalan dengan Halal Bihalal bersama Walikota-Wakil Walikota Batam di halaman Kantor Camat Galang, Sabtu (15/7).

Sejak pagi masyarakat sudah berkumpul untuk halal bihalal sekaligus menunggu pembagian sembako murah. Sebanyak 2.744 paket sembako dibagikan untuk Kecamatan Galang.

Tokoh masyarakat, Bakri menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan sembako bersubsidi tersebut. “Perlu dipahami, ini bukan gratis, tapi sembako murah. Tapi ini sangat membantu kami masyarakat,” ujarnya.

Camat Galang, Amri Amis mengatakan jumlah paket sembako ini lebih banyak dari rumah tangga sasaran (RTS) penerima bantuan umumnya. Jumlah masyarakat miskin yang selama ini dibantu berbagai program pemerintah ada 2.100an. Artinya ada tambahan sekitar 600 rumah tangga lagi yang terbantu dengan sembako murah ini.

Karena Galang merupakan kecamatan yang memiliki beberapa pulau, maka pembagian sembako murah ini dikoordinasikan dengan pihak kelurahan. Warga yang berada di pulau terpisah dari daratan utama, bisa mengambil sembakonya ke kelurahan masing-masing. Kebijakan ini diambil guna mempermudah masyarakat dalam menikmati bantuan yang diberikan pemerintah.

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad mengatakan Pemko Batam menganggarkan Rp 1,6 miliar untuk pengadaan 30.730 paket sembako. Sembako ini dijual ke masyarakat dengan harga jauh lebih murah dari harga aslinya.

Paket berisi 5 kg beras premium, 2 liter minyak goreng, dan 1 kg gula pasir hanya perlu ditebus warga dengan harga Rp 50.000. Sementara harga paket sembako sebelum subsidi yaitu Rp 102.000.

“Sembako murah yang kita bagikan ini merupakan jatah setahun. Tapi atas perintah Walikota, dibagi habis di bulan Juli. Untuk Agustus sampai akhir tahun, diajukan lagi di APBD Perubahan. Karena kita tahu kondisi masyarakat sekarang sedang berat,” kata Amsakar.

Sembako murah ini didistribusikan secara bertahap dalam dua pekan ke 12 kecamatan di Kota Batam. Tiap kecamatan mendapat jumlah yang berbeda. Jumlah terbanyak di Kecamatan Sagulung, 4.200 paket.

Karena jumlah paket terbatas, maka penerima bantuan sembako murah ini sudah ditentukan nama-namanya. Berdasarkan hasil koordinasi Kecamatan, Kelurahan, hingga RT/RW. Setiap penerima bantuan diberi kupon yang bisa ditukar dengan paket sembako murah di hari pembagian.

Program sembako murah ini disambut baik masyarakat. Tampak dari antusiasme di setiap kecamatan saat pembagian sembako. Seperti di Sei Beduk dan Nongsa, masyarakatnya rela mengantre di tengah rintik hujan demi membawa pulang sembako bersubsidi.

“Alhamdulillah. Ini sangat membantu. Setiap tahun saya dapat,” kata Wan Raudiah, warga Nongsa Pantai saat ditemui di Kavling Sambau Kecamatan Nongsa.(red/di)

Sumber: MCB