Jumat, November 6, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 38

Sekolah Merah Putih Menumbuhkan Mimpi di Rempang Galang

0

RASIO.CO, Batam – Ada pemandangan yang berbeda di lokasi Sekolah Terintegrasi Merah Putih, pada Minggu pagi (2/8/2026). Tampak keceriaan dan tawa yang riuh dari langkah-langkah kecil penuh harapan dari putra-putri Rempang yang mengikuti gelaran Rempang Ceria Bersama Sekolah Terintegrasi Merah Putih.

Melalui kegiatan Rempang Ceria Bersama Sekolah Integrasi Merah Putih, anak-anak Rempang-Galang percaya bahwa mimpi-mimpi mereka layak diperjuangkan, dan pendidikan menjadi jembatan utama untuk menggapainya.

Di tengah riuh tawa dan sorak gembira anak-anak, kehadiran Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambah kehangatan yang terasa semakin kental.

Keduanya tak sekadar datang untuk menyaksikan kegiatan, tetapi membaur dan berbincang dengan ratusan anak-anak Rempang-Galang.

Sapaan hangat, senyum yang tulus, hingga genggaman tangan sederhana menjadi momen yang membekas bagi mereka. Tumbuh harapan besar tentang masa depan anak-anak Rempang yang lebih cerah.

Kegiatan Rempang Ceria ini, semakin semarak karena dirangkaikan dengan berbagai perlombaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta sempena dengan rangkaian Hari Anak Nasional 2026.

Beragam lomba yang melibatkan anak-anak, seperti lomba permainan tradisional hingga perlombaan hiburan lainnya, berlangsung penuh keceriaan dan kebersamaan.

Sorak sorai peserta dan warga menciptakan suasana yang hangat, sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Dalam kesempatan itu, Amsakar mengatakan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih bukan sekadar menghadirkan fasilitas pendidikan, tetapi menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul sebagai generasi penerus di wilayah Rempang-Galang.

Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan daerah.

Kehadiran Sekolah Terintegrasi Merah Putih di atas lahan seluas 18,5 Ha, nantinya diharapkan menjadi ruang bagi lahirnya generasi yang unggul dan berprestasi, siap menjaga dan mengawal pembangunan daerah di masa mendatang.

“Sekolah Terintegrasi Merah Putih akan menjadi wadah untuk mencetak generasi berprestasi khususnya bagi anak-anak kita di Rempang Galang.” Kata Amsakar.

Di akhir sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh masyarakat dan pihak-pihak yang telah mendukung pembangunan Sekolah Merah Putih sehingga dapat berjalan dengan baik.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

“Anak-anak kita harus terus dimotivasi dan didorong agar tumbuh menjadi generasi hebat yang mampu menjaga dan mengawal pembangunan Batam. Atas nama BP Batam dan Pemerintah Kota Batam, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat atas dukungan sehingga pembangunan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya, Minggu (2/8/2026).

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan keceriaan yang terpancar dari wajah anak-anak dalam kegiatan Rempang Ceria Bersama Sekolah Integrasi Merah Putih menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus menghadirkan program-program yang berpihak pada masyarakat.Khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Menurut Li Claudia, pembangunan Sekolah Integrasi Merah Putih merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak Rempang-Galang.

Melalui fasilitas pendidikan yang memadai, diharapkan mereka dapat tumbuh dalam lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan mampu mengembangkan potensi diri secara optimal.
“Keceriaan anak-anak hari ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang berpihak pada masyarakat. Kami berharap Sekolah Integrasi Merah Putih menjadi tempat lahirnya generasi Rempang yang cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan,” ujarnya.

Bagi anak-anak yang hadir, Sekolah Terintegrasi Merah Putih bukan lagi sekadar hamparan tanah dan material bangunan.

Mereka membayangkan ruang kelas, perpustakaan, lapangan bermain, hingga tempat untuk mengejar cita-cita.
Melalui pembangunan Sekolah Merah Putih yang diiringi semarak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah berharap tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan yang memadai, tetapi juga menanamkan nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. (EI)

Redaksi@www.rasio.co //

Andi Morena Lapor ke Polda Kepri Terkait Pencemaran Nama Baik

0

RASIO.CO, Batam – Pengusaha Batam, Andi Morena melalui kuasa hukumnya resmi melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Kepri.Minggu(02/08).

LP teregistrasi dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) Nomor: STTLP/B/85/VIII/2026/SPKT/Polda Kepulauan Riau tertanggal 2 Agustus 2026.hal ini dilakukan adanya dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran informasi elektronik yang dinilai merugikan atau fitnah di medsos.

Tim kuasa hukum yang terdiri dari Fadlan dan Citra Irwan Simbolon menyampaikan laporan tersebut telah diterima kepolisian dan teregistrasi dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) Nomor: STTLP/B/85/VIII/2026/SPKT/Polda Kepulauan Riau tertanggal 2 Agustus 2026.

Dalam laporannya, pelapor menduga telah terjadi tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 27A juncto Pasal 45 ayat (4) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan/atau Pasal 433 juncto Pasal 441 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kuasa hukum Andi Morena, Fadlan, mengatakan laporan tersebut merupakan delik aduan sehingga harus diajukan langsung oleh pihak yang merasa dirugikan.

“Karena ini delik aduan khusus dan harus korban yang melaporkan ke kepolisian, maka tadi kita bersama-sama dengan Pak Andi datang langsung membuat laporan ke SPKT dan juga telah berkoordinasi dengan Unit Cyber Polda Kepri. Ada sekitar 12 pertanyaan dari penyidik Cyber dan telah dijawab secara langsung oleh Pak Andi,” ujar Fadlan usai memberikan keterangan di Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Kepri.

Menurutnya, laporan tersebut ditujukan terhadap sejumlah akun media sosial yang diduga menyebarkan informasi bohong, fitnah, pencemaran nama baik, serta konten yang menyerang kehormatan kliennya melalui media elektronik.

Sebagai bagian dari proses pelaporan, pihaknya juga menyerahkan sejumlah barang bukti kepada penyidik, di antaranya tangkapan layar (screenshot), tautan (link), media penyimpanan digital (flashdisk), serta dokumen pendukung lainnya.

“Kami juga sudah menyertakan sejumlah barang bukti berupa tangkapan layar, tautan, flashdisk, serta beberapa dokumen pendukung lainnya kepada penyidik Subdit Cyber Polda Kepri,” kata Fadlan.

Bantah Tuduhan Terkait Kasus Narkotika

Fadlan menegaskan, pelaporan tersebut menjadi bentuk keseriusan kliennya dalam membantah berbagai tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan kasus narkotika.

Menurutnya, narasi yang beredar di media sosial telah membentuk opini publik yang tidak berdasar dan merusak reputasi Andi Morena.

“Langkah ke Polda Kepri ini adalah bukti keseriusan klien kami untuk membantah seluruh keterkaitan dengan kasus narkotika yang dituduhkan. Narasi yang beredar tidak hanya menyesatkan publik, tetapi juga membentuk opini liar yang merusak nama baik. Kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum ini kepada Subdit Cyber Polda Kepri agar diusut tuntas hingga ke akar-akarnya,” tegasnya.

Ia menambahkan, tuduhan yang terus diarahkan kepada kliennya, termasuk dugaan keterlibatan dalam jaringan narkotika internasional, dinilai sebagai fitnah yang tidak berdasar.

Fadlan menyebut terdapat pola penyebaran informasi yang menurutnya dilakukan secara sistematis melalui media sosial sehingga membentuk persepsi negatif terhadap kliennya.

“Seolah-olah klien kami terlibat, turut serta dan/atau membantu kejahatan internasional yang sangat dilarang tersebut. Ini merupakan pembunuhan karakter dan menyerang kehormatan,” ujarnya.

Peringatkan Penyebar Informasi yang Belum Terverifikasi

Tim kuasa hukum juga mengingatkan pihak-pihak yang masih menyebarkan informasi yang dinilai tidak benar mengenai kliennya agar menghentikan tindakan tersebut.

“Hari ini kami tegaskan, siapa pun yang ikut menyebarkan, membagikan, atau menggiring opini bohong dan pencemaran nama baik hingga menyerang kehormatan atas diri klien kami akan kami tempuh melalui jalur hukum,” kata Fadlan.

Di akhir keterangannya, ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kami ingin mengajak semua pihak untuk kembali bijak dan cermat dalam menggunakan media sosial. Media sosial adalah ruang publik, bukan tempat untuk menyebarkan fitnah maupun menyerang kehormatan seseorang. Pastikan setiap informasi telah terverifikasi sebelum dibagikan,” pungkasnya.

redaksi@www.rasio.co //

Polemik Beras India Ilegal Masuk Melalui Jalur Hijau dan Keluar Pelabuhan Tikus Batam

0

RASIO.CO, Batam – Dugaan masuknya beras ilegal asal India melalui jalur hijau dan keluar Batam melalui pelabuhan tikus oleh pengusaha nakal mengeliat di Batam.

Informasi lapangan, Pemain pemasok beras diduga ditenggarai mafia batam kembali bermain memasukkan beras ilegal asal india melalui jalur hijau dan keluar batam melalui pemanfaatan pelabuhan pelra maupun pelabuhan tikus yang ada di Batam.

“Pengusaha pemain lama dan masing- masing bisa mendatangkan ratusan kontainer perbulan dalam kemasan polos dari india dan gula,” ujar sumber enggan di publis.Rabu(02/09).

Lanjutnya, Paska Mentan datang ke Karimun adanya tangkapan aparat penegak hukum ratusan ton diduga para mafia beras kembali bermain dan terkoordinir dengan baik.

“Pemain tetap orang lama “Al ,Akm dan Jfr,” ujar sumber minta tidak disebutkan.

Selain itu, Diduga para pemain beras ilegal asal india dan gula, sudah pernah digrebek bahkan gudang dan ditangani aparat penegak hukum, namun lolos dari jeratan hukum.

Ironisnya, pengusaha nakal pemasok beras dan gula “Alg dan Ikm” tak jera bahkan diduga memanfatkan jalur hijau dengan ratusan kontainer sebulan masuk ke Batam.

Beberapa nulan lalu, Tim Gabungan Aparat Gabungan TNI , Polri dan Beacukai berhasil menangkap kapal penyeludup mengunakan kapal kayu bermuatan 40,4 ton beras dan dua kapal bermuatan barang elektronik dan balpress.

“Beras diganti kemasan berbagai merk mengunakan mesin-mesin dan aneka merk dan dipasarkan di batam,” ujar sumber.

Awal tahun 2026, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta aparat penengak hukum agar menindak tegas para penyeludup beras diduga dilakukan pengusaha nakal yang terlibat dalam kasus seribu ton beras ilegal di karimun.

Dalam kunjungan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Beacukai Karimun, dalam konfrensi persnya, Mentan Amran meminta aparat penegak hukum agar menindak para “Penghianat Bangsa” diproses hukum yang telah menzolimi 115 juta petani di Indonesia.

” Ditangkap 1000 ton beras diduga seludupan dan kami minta pelaku-pelakunya ditindak tegas,”

“Ulah mereka ini akan memperngaruhi 115 juta petani di Indonesia disaat program swembada yang sudah di umumkan presiden ditingkat nasional dan di PBB,”
,”Jangan menganggu swasembada kita, ini namanya penghianat bangsa dimana.kita sudah surplus 3 juta lebih tapi masih menyelupkan 1000, serta 200 ton dan ini tidak benar,” katanya.

Selain itu, lanjutmya, paling menarik adalah dan perlu didalami adalah sumber berasnya yaitu Tanjungpinang yang notebene tidak punya sawah dan akan dikirim.ke palembang yang justru surplus 1,1 juta ton beras produksinya 3,3 juta ton.

Ini tidak masuk akal, bisa kita duga ini seludupan, tapi nanti penyidik Mabes Polri,Satgas dibantu Polda dibekup TNI, Jaksa, ini akan dituntaskan, tidak bisa dibiarkan dan inilah yang dimaksut pak presiden “penghianat Bangsa,”

“Hanya gegara 2 atau 3 orang ini, dimana rasa kebersamaanya dan persatuan dan harus diusut sampai keakar-akarnya,” jelasnya.

Sedangkan, Salah satu pemain beras terbesar serta menguasai market Batam berinisal A serta Am dan dikabarkan masuk melalui pelabuhan sekuoang dan Batuampar dengan asumsi 300-500 kontainer.

“Pengusaha A bahkan punya kapal sendiri dan punya gudang sendiri di Batuampar,” ujar sumber enggan dipublis.

Saat ini lanjutnya, Al dan AM mengguasai pasar untuk datang menyelundupkan beras luar ke Batam padahal kita Importir sudah tak ada dari pemerintah,” ujarnya.

Komplotannya, A menjalankan operasi rapi dan sistematis demi menghindari pajak negara, mengatur alur masuknya beras-beras ilegal melalui jalur laut dan darat. Modus mereka terungkap melalui operasi senyap di Batam.

Dari situ, ratusan ton beras dipindahkan ke kompleks pergudangan tersembunyi di Batu Merah, menggunakan truk besar. Untuk menghindari pantauan aparat, beras itu kemudian dikirim melalui pelabuhan tikus di sudut-sudut Kota Batam menuju berbagai wilayah di Indonesia.

Beacukai Perketat Pengawasan Lalulintas Barang Masuk dan Keluar Batam

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam Setiawan Rosyidi mengatakan, Memperketat pengawasan lalulintas barang masuk dan keluar di perairan Batam.

“kami juga melakukan operasi laut bersama BC Kepri yg mempunyai armada laut besar utk melakukan pengawasan di pintu keluar dan masuk. Contohnya kemarin kita lakukan penindakan 1,5 juta batang rokok ilegal di kapal MV Ocean Porter.”kata Setiawan Rosyidi melaui sambungan selularnya kemarin.

Kata dia, Pengawasan kita lakukan berdasarkan manajemen resiko,  Dengan besarnya wilayah FTZ Batam kami melakukan analisis dari berbagai sumber
salah satunya informasi dari masyarakat.

“Tidak itu saja kami juga melakukan sinergi dengan APH lain seperti TNI, Polri dan Pemkot.” Tegas Setiawan Rosyidi.

redaksi@www.rasio.co //

PWI Sokong RSUD RAT Tanjungpinang Perkuat Keterbukaan Informasi Layanan Kesehatan

0

RASIO.CO, Batam – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tanjungpinang, diketuai Suhardi, sokong RSUD RAT untuk memperkuat keterbukaan informasi layanan kesehatan.

Dimana, Jumat(32/07), menghadiri Forum Konsultasi Publik (FKP) 2026 yang digelar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib (RAT) Kepri.

Dalam forum tersebut, Suhardi menekankan pentingnya keterbukaan informasi pelayanan kesehatan, khususnya bagi peserta BPJS Kesehatan.

Menurut Suhardi, masih banyak masyarakat yang belum memperoleh informasi secara utuh mengenai berbagai kemudahan dan layanan yang telah disediakan rumah sakit. Kondisi itu kerap memunculkan persepsi negatif terhadap kualitas pelayanan.

“Sering kali informasi mengenai kemudahan maupun keunggulan layanan rumah sakit dan BPJS Kesehatan tidak tersampaikan kepada pasien. Ke depan, jika rumah sakit memiliki visi menghadirkan gedung poliklinik spesialis yang lebih baik, maka keterbukaan informasi kepada publik juga harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Masukan tersebut disampaikan Suhardi sebagai bentuk kepedulian insan pers dalam mendorong peningkatan kualitas layanan publik, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh akses informasi kesehatan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami.

Sementara itu, Direktur RSUD Raja Ahmad Thabib, dr. Bambang Utoyo, memaparkan rencana pembangunan gedung poliklinik baru yang dijadwalkan dimulai pada September 2026 dan ditargetkan beroperasi pada awal 2028. Seluruh layanan dokter spesialis nantinya akan dipusatkan di gedung baru yang dirancang lebih nyaman bagi pasien.

“Semua pelayanan dokter spesialis akan dipusatkan di bangunan baru yang dirancang senyaman mungkin,” kata Bambang.

Forum juga menjadi wadah bagi berbagai pemangku kepentingan untuk menyampaikan aspirasi terkait pelayanan kesehatan. Sekretaris Komisi IV DPRD Kepulauan Riau, Boby Jayanto, mengungkapkan masih banyak laporan masyarakat terkait pelayanan rumah sakit yang diterimanya sebagai wakil rakyat.

Menurut dia, persoalan penumpukan pasien dan sejumlah kendala pelayanan masih menjadi perhatian sehingga peningkatan mutu layanan harus terus dilakukan.

Dalam kesempatan yang sama, peserta FKP lainnya, Nazaruddin, mengusulkan agar ruang-ruang di RSUD RAT menggunakan nama tokoh-tokoh Melayu sebagai bentuk penghormatan terhadap identitas budaya yang juga melekat pada nama Raja Ahmad Thabib.

Forum Konsultasi Publik tersebut menjadi ruang dialog antara manajemen rumah sakit, pemerintah, legislatif, insan pers, dan masyarakat untuk menghimpun masukan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Raja Ahmad Thabib.

Redaksi@www.rasio.co //

Tokoh Budayawan dan Sejarawan Lingga, Drs. H. Said Barakbah Ali, M.Pd Meninggal Dunia

0

RASIO.CO, Lingga – Kabupaten Lingga dan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berduka cita atas berpulangnya salah satu tokoh budayawan dan sejarawan terkemuka, Drs. H. Said Barakbah Ali, M.Pd. Almarhum menghembuskan napas terakhirnya pada hari ini, Minggu (2/8/2026), setelah sebelumnya menjalani perawatan di RSUP Ahmad Tabib Tanjungpinang dan dirujuk ke RS Awal Bros di Jalan Gajah Mada, Batam.

Kehadiran almarhum selama ini dikenal sebagai sosok yang tak kenal lelah dalam melestarikan budaya Melayu. Dengan kepergiannya, masyarakat Kabupaten Lingga khususnya, serta Provinsi Kepri secara umum, merasa kehilangan seorang figur yang sangat memperhatikan dan memperjuangkan sejarah serta kekayaan budaya daerah.

Tokoh masyarakat Lingga, Muhammad Ishak, menyampaikan rasa duka yang mendalam. Bagi Ishak, almarhum yang akrab disapa “Ami Bah” bukan hanya sekadar guru, orang tua, atau sahabat, tetapi juga pilar penting dalam pelestarian sejarah.

“Di mata saya, almarhum Pak Said Barakbah Ali, yang seharian lebih sedap saya panggil Ami Bah, bukan saja sebagai guru, orang tua, dan sahabat bagi kami, tapi juga tokoh budaya dan sejarawan yang sangat memperhatikan sejarah dan budaya di Kabupaten Lingga bahkan Provinsi Kepri,” ujar Ishak.

Ishak menambahkan bahwa almarhum merupakan salah satu tokoh pejuang dalam proses pembentukan Kabupaten Lingga. Ia juga mengenang pesan-pesan berharga yang selalu disampaikan oleh almarhum kepadanya.

“Satu di antara pesan yang selalu almarhum sampaikan kepada saya, ‘Awak harus selalu catat dan tulis berbagai kegiatan budaya dan sejarah yang awak ketahui, yang bila suatu saat bukukan,'” kenang Ishak.

Selain aktif dalam organisasi masyarakat, almarhum memiliki rekam jejak profesional yang cemerlang. Beliau pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tanjungpinang TPI, serta Staf Khusus Bidang Kebudayaan Kabupaten Lingga.

“Di bidang seni, almarhum dikenal mahir menulis dan membacakan puisi, serta sangat tekun dalam menulis naskah bangsawan sekaligus menjadi pelakonnya,” ungkap Ishak.

Karya dan dedikasi almarhum bahkan telah menembus batas negara. Ishak mengungkapkan bahwa almarhum bersama sanggarnya terakhir kali mementaskan seni bangsawan di Universitas Malaya, Kuala Lumpur, pada tanggal 10 Juli 2026, atau kurang dari sebulan sebelum beliau wafat.

“Hingga akhir hayatnya, almarhum masih aktif menjabat sebagai anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi Kepri dan Ketua Forum Koordinasi Pemuka Masyarakat Lingga,” terang Ishak.

Ishak menambahkan, sebelum mendalami dunia birokrasi dan budaya, almarhum juga mengabdikan diri sebagai pendidik. Beliau pernah menjadi guru Bahasa Indonesia di SMA 1 Singkep dan SMA 1 Kota Pekanbaru.

“Selamat jalan, Ami Bah. Jasamu senantiasa dikenang dan abadi sepanjang masa. Doa kami senantiasa menyertai, semoga husnul khatimah. Aamiin,” tutup Ishak mendoakan almarhum.

Puspan

Kasus Ratna Admin Judol Lapak99 Sidang di Batam

0

RASIO.CO, Batam –  Pengadilan Negeri(PN) Batam mulai sidangkan kasus dugaan perjudian Online denga terdakwa Ratna Indah Sari admin judi online lapak99. Rabu(29/07).

Ratna Sari admin judol dengan nomor perkara 609/Pid.B/2026/PN Btm dan didakwa Pasal 426 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana jo. UU No. 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Pasal 426 Ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana jo. UU No. 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Terdakwa Ratna Indah Sari diduga merupakan  admin marketing pada situs website perjudian dengan nama Lapak99 dan Mandiuang, mengirimkan Link Url : https://lapak99.com/.

Terdakwa diduga juga bekerja sebagai admin marketing pada situs website perjudian dengan nama Watitoto dan situs website lapak99 di Negara Kamboja.

Tugas terdakwa Mencari member, yaitu para pemain yang ingin bermain di situs website perjudian Watitoto dan Lapak99.

Membuatkan akun member pemain dengan mendaftarkan member di situs tersebut, Mengerjakan laporan harian jumlah member yang masuk pada situs perjudian tersebut.

Selain itu terdakwa juga membantu membuat dan mendaftarkan akun para member pemain perjudian pada situs website perjudian dengan nama Lapak99 dan Mandiuang.

Terdakwa dibantu dengan Chrisyanto SMB bekerja menjadi tim deposit untuk mengecek resi dari situs website perjudian dengan nama Bigmumbai, India82, dan Lottery77.

Terdakwa Ratna Indah Sari mendapat persenan dari setiap kekalahan para member yang bermain judi sebesar 3%, masuk ke akun Terdakwa dan Terdakwa  juga mendapat keuntungan dari saudari Ayu yang bekerja sebagai Amin Marketing perjudian online di Perusahaan SMB di Negara Kamboja.
Redaksi@rasio.co //

Pimpinan DPRD Kota Batam Hadiri Doa Syukuran Milad ke-58 Walikota, Serahkan Cinderamata Karikatur

0

RASIO.CO, Batam – Pimpinan DPRD Kota Batam menghadiri Doa Syukuran dalam rangka Milad ke-58 Wali Kota Batam ex officio Kepala BP Batam, Haji Amsakar Achmad, yang digelar di Wisma Batam, Sekupang, Sabtu (1/8).

Hadir secara lengkap Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin, Wakil Ketua I Haji Aweng Kurniawan, Wakil Ketua II Budi Mardiyanto, SE., MM., serta Wakil Ketua III Muhammad Yunus Muda, SE. Kehadiran mereka menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan kepada Wali Kota Batam yang genap berusia 58 tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin menyampaikan ucapan selamat dan doa secara langsung kepada Amsakar Achmad. “Kami lengkap hadir di sini mengucapkan selamat atas hari kelahiran Bapak Wali Kota yang genap berusia 58 tahun. Semoga selalu diberkahi Allah Subhanahu wata’ala, dipanjangkan umur, dimurahkan rezeki, dan senantiasa mendapatkan petunjuk dari Allah dalam memimpin Kota Batam,” ujar Kamaluddin.

Sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, pimpinan DPRD Kota Batam juga menyerahkan cinderamata berupa karikatur Wali Kota Amsakar Achmad. Karikatur tersebut menggambarkan Amsakar mengenakan pakaian Melayu lengkap dengan tanjak dan kain samping, mengendarai motor antik jenis Vespa, dengan latar belakang sejumlah bangunan ikon Kota Batam.

Kamaluddin juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kota Batam dan DPRD Kota Batam. Menurutnya, hubungan yang harmonis tersebut perlu terus dipertahankan agar mampu melahirkan berbagai terobosan dalam mempercepat pembangunan daerah.

“Terima kasih atas sinergi yang telah terjalin dengan baik antara Pemerintah Kota Batam dan DPRD. Semoga ke depan semakin solid dan mampu menghadirkan berbagai terobosan untuk memajukan Kota Batam yang kita cintai,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Haji Amsakar Achmad, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan pimpinan DPRD Kota Batam pada momen hari ulang tahunnya. “Terima kasih kepada Ketua dan Wakil Ketua DPRD atas doa, ucapannya, dan cinderamatanya. Semoga kita semua selalu dalam keberkahan dan diberikan petunjuk dalam setiap langkah,” ujar Amsakar sembari memperlihatkan karikatur yang diterimanya.

Acara doa syukuran berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta para pejabat di lingkungan BP Batam dan Pemerintah Kota Batam.

YD

Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang

0

RASIO.CO, Batam – Ada pemandangan yang berbeda di lokasi Sekolah Terintegrasi Merah Putih, pada Minggu pagi (2/8). Tampak keceriaan dan tawa yang riuh dari langkah-langkah kecil penuh harapan dari putra-putri Rempang yang mengikuti gelaran Rempang Ceria Bersama Sekolah Terintegrasi Merah Putih.

Melalui kegiatan Rempang Ceria Bersama Sekolah Integrasi Merah Putih, anak-anak Rempang-Galang percaya bahwa mimpi-mimpi mereka layak diperjuangkan, dan pendidikan menjadi jembatan utama untuk menggapainya.

Di tengah riuh tawa dan sorak gembira anak-anak, kehadiran Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambah kehangatan yang terasa semakin kental.

Keduanya tak sekadar datang untuk menyaksikan kegiatan, tetapi membaur dan berbincang dengan ratusan anak-anak Rempang-Galang. Sapaan hangat, senyum yang tulus, hingga genggaman tangan sederhana menjadi momen yang membekas bagi mereka. Tumbuh harapan besar tentang masa depan anak-anak Rempang yang lebih cerah.

Kegiatan Rempang Ceria ini, semakin semarak karena dirangkaikan dengan berbagai perlombaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta sempena dengan rangkaian Hari Anak Nasional 2026.

Beragam lomba yang melibatkan anak-anak, seperti lomba permainan tradisional hingga perlombaan hiburan lainnya, berlangsung penuh keceriaan dan kebersamaan. Sorak sorai peserta dan warga menciptakan suasana yang hangat, sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Dalam kesempatan itu, Amsakar mengatakan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih bukan sekadar menghadirkan fasilitas pendidikan, tetapi menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul sebagai generasi penerus di wilayah Rempang-Galang. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan daerah.

Kehadiran Sekolah Terintegrasi Merah Putih di atas lahan seluas 18,5 Ha, nantinya diharapkan menjadi ruang bagi lahirnya generasi yang unggul dan berprestasi, siap menjaga dan mengawal pembangunan daerah di masa mendatang.

“Sekolah Terintegrasi Merah Putih akan menjadi wadah untuk mencetak generasi berprestasi khususnya bagi anak-anak kita di Rempang Galang.” Kata Amsakar.

Di akhir sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh masyarakat dan pihak-pihak yang telah mendukung pembangunan Sekolah Merah Putih sehingga dapat berjalan dengan baik. Ia menegaskan bahwa kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

“Anak-anak kita harus terus dimotivasi dan didorong agar tumbuh menjadi generasi hebat yang mampu menjaga dan mengawal pembangunan Batam. Atas nama BP Batam dan Pemerintah Kota Batam, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat atas dukungan sehingga pembangunan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya, Minggu (2/8/2026).

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan keceriaan yang terpancar dari wajah anak-anak dalam kegiatan Rempang Ceria Bersama Sekolah Integrasi Merah Putih menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus menghadirkan program-program yang berpihak pada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Menurut Li Claudia, pembangunan Sekolah Integrasi Merah Putih merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak Rempang-Galang. Melalui fasilitas pendidikan yang memadai, diharapkan mereka dapat tumbuh dalam lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan mampu mengembangkan potensi diri secara optimal.

“Keceriaan anak-anak hari ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang berpihak pada masyarakat. Kami berharap Sekolah Integrasi Merah Putih menjadi tempat lahirnya generasi Rempang yang cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan,” ujarnya.

Bagi anak-anak yang hadir, Sekolah Terintegrasi Merah Putih bukan lagi sekadar hamparan tanah dan material bangunan. Mereka membayangkan ruang kelas, perpustakaan, lapangan bermain, hingga tempat untuk mengejar cita-cita.

Melalui pembangunan Sekolah Merah Putih yang diiringi semarak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah berharap tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan yang memadai, tetapi juga menanamkan nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. 

***

GR Lintas Sektor Bersihkan Objek Wisata Pantai Indah Sergang

0

RASIO.CO, Lingga – Suasana berbeda terlihat di kawasan Objek Wisata Pantai Indah Sergang Laut, Sejumlah wartawan, aparat Kepolisian, petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), perangkat Pemerintah Desa Tanjung Harapan, serta warga masyarakat turun tangan menggelar aksi gotong royong membersihkan area wisata di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga. Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Ikatan Peduli Lingkungan, sebuah kelompok lintas profesi yang dibentuk sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian dan kebersihan destinasi wisata lokal. Aksi bersih-bersih kali ini dipusatkan di kawasan daratan sekitar objek wisata, di mana para peserta sibuk memangkas rumput liar dan membersihkan area yang dinilai mulai mengganggu kenyamanan pengunjung serta mengurangi nilai estetika lingkungan.

Kepala Desa Tanjung Harapan, Irwansyah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah desa, instansi terkait, dan elemen masyarakat.

“Kami dari Pemerintah Desa Tanjung Harapan bersama Ikatan Peduli Lingkungan, di situ ada dari Polisi, kawan-kawan wartawan, Lapas, dan warga kami melakukan goro (gotong royong) di tempat wisata,” kata Irwansyah.

Irwansyah menjelaskan bahwa pemilihan tanggal 1 Agustus sebagai hari pelaksanaan bukan tanpa alasan. Momen ini dipilih untuk mempercantik wajah kawasan wisata sekaligus menyambut semangat bulan kemerdekaan Indonesia.

“Kegiatan ini juga bertepatan tanggal 1 Agustus. Karena berada di tempat wisata, kami melakukan pembersihan rumput- rumput yang panjang yang tidak mengenakkan pandangan mata,” ujarnya.

Irwansyah mengungkapkan, strategi pembersihan difokuskan pada area daratan lantaran kondisi alam saat ini sedang memasuki musim angin selatan. Kondisi cuaca tersebut menyebabkan sampah kiriman dari laut terus berdatangan ke bibir pantai, sehingga pembersihan di area pesisir dinilai belum efektif jika dilakukan secara intensif dalam waktu singkat.

“Saat ini musim selatan jadi fokus bersih-bersih kita di bagian darat. Kalau dilakukan bersih-bersih di area pantai, hari ini dibersihkan, besok sudah kotor kembali karena saat ini musim Selatan,” paparnya.

Irwansyah melanjutkan, oleh karena itu, prioritas utama dalam aksi kali ini adalah penataan dan perawatan kawasan daratan sambil menunggu kondisi laut kembali normal. Namun, Ia menegaskan bahwa kebersihan kawasan pesisir tetap menjadi perhatian utama pemerintah desa. Pembersihan di sepanjang garis pantai akan terus dilakukan secara berkala.

Irwansyah juga mengapresiasi tinggi keterlibatan seluruh pihak dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa menjaga keindahan dan kebersihan kawasan wisata bukanlah tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

“Area pantai juga dilakukan pembersihan secara berkala, dan dalam waktu dekat kami juga akan melakukan goro yang nantinya titiknya di area pantai,” tutupnya.

Melalui kolaborasi lintas profesi ini, Pemerintah Desa Tanjung Harapan berharap Pantai Indah Sergang dapat tetap terjaga kebersihannya, nyaman dikunjungi, dan terus menjadi destinasi wisata unggulan yang menarik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah.

Puspan

Enam Pelaku Jaringan Pengedar Cetrige Vape Narkoba di Tangkap

0

RASIO.CO, Batam – Tim gabungan BNN RI dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)Berhasil menagkap enam terduga pelaku jaringan pengeder catrige vape narkoba dan pil ektasi di rumah kos dan aperteman di Batuampar Batam. Jumat.(31/07).

Tim gabungan dalam konfren pers, menyampaikan penagkapan para pelaku merupakan tindak lanjut pengaman paket di bandara Sukarno-hatta dan berhasil membongkar jaringan penyelundupan dan peredaran narkotika di Kota Batam.

Melalui serangkaian operasi yang dilaksanakan serentak di empat lokasi berbeda di Kota Batam, Tim Gabungan BNN RI dan DJBC dalam hal ini Direktorat Interdiksi Narkotika, berhasil mengamankan enam orang tersangka beserta berbagai jenis barang bukti narkotika.

Kronologis Awal: Temuan Bea Cukai Soekarno-Hatta

Pengungkapan ini bermula dari kecermatan petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta yang mencurigai sebuah paket kiriman dari Malaysia. Paket tersebut dideklarasikan sebagai suplemen dengan tujuan penerima di Kota Batam. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan mendalam dengan uji laboratorium oleh Balai Laboratorium Bea dan Cukai (BLBC) Jakarta.

Hasil laboratorium menunjukkan isi paket tersebut positif mengandung MDMA, Ketamin, dan zat-zat kimia berbahaya lainnya. Atas temuan ini, Bea Cukai berkoordinasi dengan BNN RI untuk melaksanakan penelusuran terhadap penerima paket di Kota Batam.

Pengembangan Penelusuran di Batam

Pada Rabu, 28 Juli 2026, tim gabungan Bea Cukai dan BNN RI melakukan penelusuran terhadap BAP selaku pengambil paket. Dari keterangan BAP, tim melakukan pengembangan ke sebuah indekos di kawasan Batu Ampar dan mendapati beberapa orang yang positif mengonsumsi narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP). 

Dari keterangan lebih lanjut, diketahui bahwa BAP mengambil paket atas perintah seseorang berinisial ED. Tim kemudian melakukan pelacakan dan berhasil mengamankan ED di hotel kawasan Lubuk Baja, bersama tiga orang lainnya berinisial TFS, NI, dan TT. Dari lokasi ini, petugas menemukan barang bukti berupa 4 (empat) cartridge diduga mengandung Etomidate, 3 (tiga) butir diduga Ekstasi, kurang lebih 2,4 gram diduga Methamphetamine, dan 1 (satu) bungkus diduga Ketamin.

Pemeriksaan selanjutnya dilakukan terhadap kendaraan milik TFS dan ditemukan Methamphetamine sebanyak 5 (lima) klip kecil. Tim kemudian melanjutkan pemeriksaan ke kediaman orang tua TFS di kawasan Teluk Tering dan ditemukan barang bukti tambahan berupa pods dan tabung bong.

Penggeledahan Lanjutan

Pada Rabu (29/07), tim melakukan penggeledahan di sebuah apartemen kawasan Teluk Tering yang dihuni oleh TFS bersama NI. Dari penggeledahan tersebut ditemukan 71 (tujuh puluh satu) buah vape diduga mengandung Etomidate dan 2 (dua) kemasan sachet berlabel “Happy Water” yang diduga mengandung Sabu.

Pada Jumat, 30 Juli 2026, dilakukan penggeledahan di sebuah kamar indekos kawasan Batu Ampar yang dihuni oleh RR dan FDL. Dari lokasi ini ditemukan 91 (sembilan puluh satu) buah vape diduga mengandung Etomidate. Sebagai langkah penyisiran akhir, dilakukan pemeriksaan ulang di kamar indekos kawasan Batu Ampar menggunakan Anjing Pelacak (K9) Bea Cukai Batam.

Penindakan Etomidate di Pelabuhan Batam Center

Di kurun waktu yang berdekatan pada penindakan terpisah, petugas Bea Cukai Batam berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 48 (empat puluh delapan) pcs cartridge vape mengandung Etomidate di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre. Barang tersebut dibawa oleh penumpang berinisial PS, Warga Negara Malaysia, yang tiba dari Stulang Laut. Perkara ini masih dalam proses pendalaman oleh Bea Cukai Batam. 

Barang Bukti yang Diamankan & Potensi Penghematan Anggaran Negara

Dari operasi penindakan ini, tim gabungan berhasil mengamankan berbagai jenis barang bukti narkotika, antara lain:

  1. MDMA dalam bentuk serbuk sebanyak 1.076,18 Gram,
  2. Metamfetamina sebanyak 50 gram,
  3. Ekstasi sebanyak 10 butir,
  4. Etomidate dalam kemasan Cartridge Vape Elektrik sebanyak 170 Pcs,
  5. Etomidate dalam botol vial sebanyak 12 vial dengan berat total 226 gram,
  6. Psikotropika jenis Happy Five (H5) sebanyak 86 butir tablet,
  7. Device Vape Elektrik sebanyak 49 buah,
  8. Ketamin dalam bentuk serbuk 25,6 Gram
  9. Alat Hisap Sabu (bong) sebanyak 9 buah,
  10. Alat Press Plastik sebanyak 1 buah,
  11. Timbangan digital 6 buah,
  12. Plastik kemasan cartridge etomidate 1 pack.

Dari total barang bukti zat narkotika yang berhasil diamankan diperkirakan sebanyak 6.770 jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Selain itu, penindakan ini juga menghemat potensi pengeluaran biaya rehabilitasi kesehatan negara senilai kurang lebih Rp10,8 miliar. 

Ancaman Pidana

Atas perbuatannya, para pelaku diduga melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dan/atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun hingga seumur hidup, bahkan pidana mati, serta denda paling sedikit Rp1 miliar hingga Rp10 miliar. Saat ini seluruh pelaku beserta barang bukti telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Operasi ini menegaskan bahwa sinergi lintas instansi bukan sekadar penegakan hukum, melainkan perlindungan nyata bagi ribuan anggota masyarakat. Bea Cukai Batam telah memantau tren penyelundupan Etomidate dalam vape sejak awal tahun, dan pengungkapan jaringan ini adalah bentuk tindak lanjut nyata dari pengawasan yang kami jalankan setiap hari di gerbang perbatasan Batam,” ujar Agung Widodo, Kepala KPU Bea Cukai Tipe B Batam.

Pengungkapan ini menegaskan komitmen BNN RI dan DJBC untuk terus memperkuat pertukaran informasi, meningkatkan koordinasi operasional, dan memutus rantai distribusi narkotika sebelum beredar lebih luas di masyarakat. BC Batam menghimbau masyarakat yang mengetahui aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika dapat melaporkan kepada pihak berwajib.

Yud@www.rasio.co//