RASIO.CO, Batam – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Batam memasuki tahun kelima kiprahnya pada September 2025. Selama lima tahun terakhir, YJI Batam konsisten mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat agar terhindar dari penyakit jantung dan kardiovaskular.
Ketua YJI Cabang Batam, Haryanto S.Pd, MH, mengatakan pihaknya terus mengedepankan edukasi dan pencegahan, termasuk melalui pembentukan Klub Jantung Sehat (KJS) di berbagai wilayah.
“Secara struktural ada 16 KJS aktif dan hampir 35 KJS sudah mendaftar. Selain itu, kami juga membentuk Klub Jantung Sehat Remaja di sejumlah sekolah, dan ke depan akan digagas KJS Lansia di tiap puskesmas,” ujarnya di sela Senam Jantung Sehat di Pantai Indah Mutiara, Bengkong, Minggu (31/8).
Selama lima tahun, YJI Batam juga telah melakukan berbagai program edukasi, di antaranya mengajarkan senam jantung sehat di sekolah-sekolah menengah, mensosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan jantung ke masyarakat lewat posyandu, PKK, hingga organisasi kepemudaan. YJI juga menargetkan realisasi sosialisasi bisa meningkat dari 35 persen saat ini menjadi 60 persen pada 2026.
Selain preventif, YJI Batam turut membantu masyarakat yang membutuhkan tindakan medis. Tercatat lima anak di Batam dengan kelainan jantung bawaan telah mendapat rekomendasi pengobatan ke Rumah Sakit Jantung Indonesia di Jakarta.
“Ini merupakan komitmen YJI untuk membantu anak-anak dengan kelainan jantung, termasuk melalui donasi bagi keluarga yang kurang mampu,” kata Haryanto.
Haryanto juga menyebut senam jantung sehat menjadi olahraga populer di Batam karena gerakannya ringan, mudah diikuti, namun tetap memberi manfaat signifikan. Salah satu KJS terbesar saat ini adalah KJS Golden City di Bengkong, dengan anggota lebih dari 150 orang.
“Manfaat yang dirasakan anggota bukan hanya kesehatan jantung, tetapi juga pemulihan keluhan sendi, otot, hingga kebugaran tubuh,” kata Indrawati, instruktur sekaligus pembina KJS Golden City.
Ketua KJS Golden City, Lastri Komariah, menambahkan bahwa KJS bukan hanya tempat berolahraga, tetapi juga wadah silaturahmi dan kebersamaan.
“Banyak teman, banyak saudara, happy bersama. Itulah yang membuat anggota betah dan jumlahnya terus bertambah,” katanya.
YJI Batam menargetkan pada 2026 jumlah KJS bertambah menjadi 40 titik dengan jangkauan lebih luas, agar semakin banyak masyarakat sadar pentingnya menjaga kesehatan jantung.
“Sehat adalah aset tak ternilai. Kalau jantung sehat, pikiran, mental, dan sosial kita juga sehat. Ayo bergerak untuk jantungmu, sayangi jantungmu demi jantung hatimu,” pungkas Haryanto.
(r)

