Minggu, November 8, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 129

Gelombang II Bantuan Internasional ke Aceh, Obat-obatan hingga Relawan

0

RASIO.CO, Aceh – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyatakan bahwa gelombang kedua bantuan internasional dari Malaysia untuk korban banjir dan longsor di Aceh telah tiba. Bantuan yang mendarat di Aceh tersebut terdiri dari obat-obatan, pakaian, cokelat, hingga tenaga medis.

Mualem menjelaskan bahwa bantuan logistik dan relawan medis itu segera disalurkan ke daerah-daerah terdampak bencana yang membutuhkan. Bantuan logistik tersebut mencakup 2 ton obat-obatan, 1 ton cokelat, dan pakaian untuk anak-anak.

“Sudah sampai bantuan dari Kuala Lumpur, yaitu 3 ton untuk kita bagi-bagikan ke beberapa kabupaten/kota bersama dokter dan perawat. Obat-obatan 2 ton, 1 ton cokelat dan pakaian untuk anak-anak,” kata Mualem saat jumpa pers di Meuligoe Gubernur Aceh, dikutip CNNIndonesia, Rabu (10/12) malam.

Ia menambahkan bahwa para pengungsi saat ini sangat membutuhkan obat-obatan karena mulai terserang berbagai penyakit, seperti penyakit kulit, gatal-gatal, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), hingga demam.

“Ini saya rasa paling banyak membutuhkan obat-obatan. Apalagi sekarang masyarakat kita sudah terdampak,” ujarnya.

Sebelumnya, Mualem telah memberi lampu hijau bagi bantuan luar negeri yang ingin masuk ke Aceh untuk membantu korban banjir dan longsor. Ia menegaskan tidak ada larangan selama tujuannya membantu.

“Saya rasa tidak ada larangan. Sah-sah saja, tidak ada masalah,” kata Mualem usai rapat percepatan penanganan bencana di Sumatra yang digelar di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pada Minggu (7/12).

Ia memastikan bahwa relawan maupun bantuan luar negeri yang masuk ke Aceh tidak akan dipersulit. “Mereka tolong kita, kok kita persulit?” ujarnya.

Mualem juga mengakui Aceh telah menerima bantuan dari Malaysia dan kini kedatangan gelombang kedua. Selain itu, ia berencana meminta bantuan ahli dari China untuk membantu proses pencarian korban.

Sementara itu, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin turut menanggapi langkah Gubernur Aceh yang membuka diri terhadap bantuan internasional dalam penanganan bencana hidrometeorologi di tiga provinsi di Sumatra. Menurut Sjafrie, bantuan dari China yang dimaksud Mualem adalah bantuan personal untuk membantu pencarian korban, bukan bantuan negara asing.

“Sebetulnya yang dimaksud itu adalah (bantuan) personal yang dari China, itu untuk menemukan (korban), itu bukan bantuan asing,” kata Sjafrie di Universitas Hasanuddin, Makassar, Selasa (9/12).

“Itu bantuan personal kepada Mualem yang mau mencari jasad-jasad dari para korban bencana,” lanjutnya.

Sjafrie menegaskan bahwa pemerintah RI telah mengerahkan seluruh kekuatan personel untuk melakukan pencarian terhadap korban yang masih hilang akibat bencana banjir dan longsor, dan semua dilakukan secara mandiri tanpa melibatkan pihak asing.

“Tetapi secara keseluruhan penanggulangan bencana yang ada di Sumatera Utara dan Sumatera Barat serta Aceh itu ditanggulangi secara mandiri,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penanganan bencana di Sumatra berada dalam kendali penuh pemerintah dan dapat ditangani oleh bangsa Indonesia sendiri.

“Kemarin Presiden Prabowo sudah melakukan evaluasi bahwa bencana ini bisa kita atasi oleh bangsa sendiri,” ujar Sjafrie.

Pemerintah, lanjutnya, memiliki peralatan angkut darat, laut, dan udara yang memadai, logistik yang cukup, obat-obatan lengkap, serta tenaga medis yang siap membantu proses penanganan bencana.

***

Kasus Pembalakan Liar Sijunjung: Oknum Jaksa Kejati Kepri Ditarik dan Diselidiki

0

RASIO.CO, Batam – Seorang oknum jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau berinisial HAS diduga terlibat dalam aktivitas pembalakan liar di kawasan hutan Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Dugaan tersebut mencuat setelah sebuah video berdurasi 1 menit 23 detik viral di media sosial.

Dalam video itu, HAS disebut terkait pengerusakan hutan di lahan sekitar 700 hektare di Nagari Tanjungkaliang, Sijunjung. Ia juga diduga menguasai lahan ilegal dan menyerahkan uang sekitar Rp 1,2 miliar kepada pemegang kuasa adat setempat. Bahkan, HAS disebut sebagai pemilik sawmill di lokasi tersebut.

Selain itu, dokumen yang digunakan untuk melegalkan aktivitas tersebut juga diduga dipalsukan. Tanda tangan Sekretaris Daerah Sijunjung kabarnya tercantum dalam dokumen izin pemanfaatan kayu tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.

Menanggapi viralnya informasi tersebut, Kasi Intel Kejari Bintan Roi Baringin Tambunan mengatakan bahwa HAS sudah tidak lagi menjabat sebagai Kasubagbin Kejari Bintan.

“Yang bersangkutan sudah ditarik ke Kejati Kepri sejak November 2025 untuk menjalani pemeriksaan,” ujarnya, dikutip Batampos, Rabu (10/12).

Kasi Penkum Kejati Kepri Yusnar Yusuf membenarkan bahwa HAS tengah menjalani proses pembinaan dan telah diperiksa terkait dugaan pelanggaran disiplin.

“Saat ini HAS ditempatkan di bidang pengawasan sambil menunggu hasil pemeriksaan atau penjatuhan hukuman disiplin berkekuatan hukum tetap,” katanya.

HAS diketahui telah dijatuhi hukuman disiplin berat berupa pembebasan dari jabatan menjadi jabatan pelaksana selama 12 bulan. Namun, yang bersangkutan mengajukan banding atas putusan tersebut.

Terkait dugaan keterlibatan dalam pembalakan liar di Sijunjung, Yusnar menyarankan agar informasi lebih lanjut ditanyakan kepada Kejati Sumatera Barat.

“Locus delicti berada di wilayah hukum Kejati Sumbar,” pungkasnya.

YD

AUMX II Resmi Dibuka, Wagub Kepri Nyanyang Soroti Pentingnya Kolaborasi Maritim ASEAN–AS

0

RASIO.CO, Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menghadiri Pembukaan ASEAN–US Maritime Exercise (AUMX) II yang digelar di Premiere Hotel, Batam, Rabu (10/12).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Konsulat Amerika Serikat di Medan sebagai upaya memperkuat kolaborasi maritim antara negara-negara ASEAN dan Amerika Serikat.

Di sela-sela kegiatan, Wakil Gubernur menegaskan bahwa Provinsi Kepulauan Riau memiliki posisi strategis di kawasan Asia Tenggara. Kepri berbatasan langsung dengan sejumlah negara ASEAN seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja, dengan luas wilayah mencapai 425.214,69 km², di mana 98 persen merupakan lautan.

“Letak geografis ini membawa peluang besar sekaligus tantangan yang kompleks. Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan banyak negara, kami menghadapi tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas kawasan,” ujar Wagub Nyanyang.

Ia kemudian merinci tiga tantangan utama yang dihadapi Kepri sebagai provinsi kepulauan terdepan di Indonesia:

  1. Menjaga kedaulatan dan keamanan maritim, termasuk mencegah praktik ilegal seperti illegal fishing.
  2. Keamanan jalur pelayaran, terutama memastikan navigasi yang aman dan lancar di Selat Malaka dan Selat Singapura yang menjadi jalur tersibuk di dunia.
  3. Mitigasi bencana dan menjaga lingkungan, termasuk antisipasi perubahan iklim serta perlindungan ekosistem laut.

Wagub menegaskan bahwa keberadaan latihan bersama AUMX II menjadi langkah penting untuk memperkuat kerja sama multilateral di bidang maritim.

“Inisiatif seperti AUMX II sangat kami hargai karena secara langsung meningkatkan keamanan kawasan, interoperabilitas, dan kesiapsiagaan bersama,” tambahnya.

Selain tantangan, Wagub juga menyoroti besarnya potensi ekonomi maritim Kepri. Menurutnya, wilayah yang hampir seluruhnya terdiri dari laut menyimpan peluang besar mulai dari investasi, pariwisata bahari, hingga sektor kelautan dan perikanan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kepri, khususnya Kota Batam, sebagai tuan rumah penyelenggaraan ASEAN–US Maritime Exercise ini,” ujarnya.

Wagub Nyanyang kemudian menyampaikan harapan agar kerja sama antara Indonesia—khususnya Provinsi Kepulauan Riau—dan Amerika Serikat terus berkembang dan saling menguatkan.

“Semoga ke depan hubungan ini semakin erat dan memberi manfaat bagi keamanan dan kemakmuran kawasan,” tutupnya.

AD

Batam Raih Penghargaan Nasional pada Penganugerahan SPPG Inspiradaya 2025

0

RASIO.CO, Batam – Kota Batam kembali mencatat prestasi di tingkat nasional melalui penghargaan dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) pada ajang Penganugerahan SPPG Inspiradaya Tahun 2025 di Jakarta, Selasa (9/12).

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai berhasil mengembangkan ekosistem pemberdayaan masyarakat berbasis Program Makan Bergizi Gratis.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti komitmen Batam dalam memperkuat ekosistem pangan lokal sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan pemenuhan gizi masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memberdayakan pelaku usaha lokal. Batam berupaya memastikan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemasok pangan dapat berjalan berkelanjutan,” ujar Amsakar.

Penganugerahan SPPG Inspiradaya 2025 merupakan agenda puncak yang diselenggarakan Kemenko PM sebagai bentuk penghargaan bagi SPPG yang menunjukkan praktik baik dalam penguatan kemitraan dengan pemasok pangan lokal, peningkatan partisipasi masyarakat secara inklusif, serta pengembangan inovasi sosial dan ekologis.

Deputi III Bidang Koordinasi PM Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko PM, Abdul Haris, mengatakan bahwa penganugerahan ini merupakan wujud apresiasi sekaligus dorongan agar SPPG terus berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat.

“Kegiatan ini adalah bagian dari aspirasi bagaimana SPPG bisa memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Abdul menjelaskan bahwa berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN) per 8 Desember, terdapat 17.084 SPPG yang telah beroperasi di seluruh Indonesia. Keberadaan SPPG tersebut dinilai mampu memberdayakan lebih dari 854 ribu tenaga kerja, dengan 45,9 juta penerima manfaat.

“Proses ini tidak hanya berfungsi sebagai apresiasi atau seleksi, tetapi juga ruang refleksi bagi SPPG untuk menata tata kelola, mengukur dampak, dan mengembangkan inovasi,” kata Abdul. Dari 110 SPPG yang diseleksi, terpilih 20 penerima penghargaan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Ia menegaskan bahwa SPPG merupakan instrumen penting dalam memperkuat rantai pasok pangan nasional.

“Sebagai instrumen pemberdayaan, SPPG harus terus memperkuat ekosistem yang melibatkan pelaku ekonomi lokal, terutama komunitas dalam memenuhi kebutuhan produksinya,” ujarnya.

YD

Pansus DPRD Batam Finalisasi Ranperda Administrasi Kependudukan Jelang Pengesahan

0

RASIO.CO, Batam – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan menggelar rapat bersama Tim Pemerintah Kota Batam, Rabu (10/12).

Rapat yang berlangsung di ruang rapat DPRD Kota Batam tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Muhammad Fadhli, SE dan dihadiri sejumlah anggota Pansus, perangkat daerah terkait, serta Bagian Hukum Setda Kota Batam. Agenda rapat difokuskan pada proses finalisasi hasil pembahasan sekaligus penyusunan laporan kerja Pansus.

Muhammad Fadhli menjelaskan bahwa rapat tersebut menjadi tahap akhir sebelum Ranperda disampaikan dalam rapat paripurna. Ia berharap proses pembentukan regulasi tersebut dapat segera mencapai tahap pengesahan.

“Rapat hari ini untuk memfinalisasi hasil pembahasan dan penyusunan laporan kerja Pansus. Kita harapkan dalam waktu dekat dapat dilaporkan dalam rapat paripurna untuk disahkan,” ujarnya.

Dengan selesainya tahap finalisasi, Pansus menargetkan Ranperda Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dapat segera menjadi landasan hukum untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kota Batam.

YD

Pantangan Diabetes yang Harus Dihindari untuk Mencegah Kondisi Makin Buruk

0

RASIO.CO, Batam – Penderita diabetes perlu memperhatikan sejumlah pantangan guna mencegah kondisi semakin memburuk. Pantangan ini tidak hanya terkait makanan dan minuman manis, tetapi juga kebiasaan sehari-hari yang berpotensi meningkatkan kadar gula darah.

Dikutip dari Alodokter, diabetes adalah penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Penyakit ini terbagi menjadi dua jenis, yakni diabetes tipe 1 yang disebabkan pankreas tidak mampu memproduksi insulin, serta diabetes tipe 2 yang terjadi akibat tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara optimal.

Penderita diabetes lebih rentan mengalami komplikasi seperti penyakit ginjal, jantung, hingga gangguan penglihatan. Karena itu, penting untuk mengenali dan menghindari berbagai pantangan berikut:

1. Mengonsumsi minuman tinggi gula
Soda, teh manis, minuman kemasan, dan jus kemasan mengandung gula tinggi yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Penderita diabetes disarankan memilih air putih atau teh tanpa gula.

2. Terlalu sering makan makanan manis
Cokelat, kue manis, martabak, atau makanan tinggi gula lain dapat meningkatkan kadar gula darah secara cepat sehingga memperburuk kondisi penderita.

3. Konsumsi makanan berlemak jenuh
Lemak jenuh dari daging merah, mentega, keju, es krim, serta makanan yang digoreng dapat meningkatkan kolesterol dan memicu resistensi insulin.

4. Stres berlebihan
Stres memicu pelepasan hormon kortisol dan glukagon yang dapat meningkatkan gula darah. Penderita dianjurkan melakukan relaksasi, meditasi, olahraga, atau konseling.

5. Jarang berolahraga
Aktivitas fisik membantu tubuh memanfaatkan glukosa sebagai energi. Penderita diabetes disarankan berolahraga minimal 30 menit, lima kali per minggu.

6. Kebiasaan merokok
Nikotin dapat menghambat penyerapan glukosa ke dalam sel dan meningkatkan risiko komplikasi diabetes.

7. Mengonsumsi alkohol berlebihan
Alkohol dapat merusak fungsi hati dan membuat tubuh sulit mengontrol kadar gula darah.

8. Tidak teratur minum obat
Mengabaikan jadwal konsumsi obat dapat membuat gula darah tidak terkontrol dan mengurangi efektivitas pengobatan.

Selain menghindari pantangan tersebut, penderita diabetes perlu melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan mengikuti pengobatan sesuai anjuran dokter untuk mencegah komplikasi dan menjaga gula darah tetap stabil.

YD

Polisi Buru Perusak Hutan Terkait Gelondongan Kayu di Garoga-Anggoli

0

RASIO.CO, Jakarta – Bareskrim Polri kini mencari pihak-pihak yang merusak lingkungan hingga menyebabkan banjir di Sumatera. Pihak tersebut diduga pelaku penyebab munculnya temuan gelondongan kayu di Garoga, Tapanuli Utara, dan Anggoli, Tapanuli Tengah.

Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Mohammad Irhamni memastikan pihaknya terus mendalami temuan gelondongan kayu di Garoga dan Anggoli. Ia menyebutkan telah melakukan penelusuran asal muasal kayu tersebut.

“Kami telusuri dari TKP kami kerja berdasarkan alat bukti, ini harus kita uji dengan lab terkait identifikasi jenis kayu, kemudian kita temukan di TKP baru kita cari dari mana sumber kayu itu, apakah dari kawasan hutan atau di luar kawasan hutan,” kata Irhamni dikutip detiknews, Rabu (10/12).

Berdasarkan penelusuran itu, ia menyebutkan telah memiliki alat bukti terkait perusakan hutan di wilayah Garoga dan Anggoli. Menurut dia, temuan gelondongan kayu di Garoga dan Anggoli identik dengan kayu-kayu yang ditemukan di lokasi pembukaan lahan.

“Kami telah temukan beberapa bukaan, jenis-jenis kayu itu identik dengan yang ada di Garoga dan Anggoli,” ucapnya.


Dari situlah Irhamni memastikan akan mencari siapa yang bertanggung jawab atas temuan kayu gelondongan tersebut.

“Tadi akan kita cari siapa yang lakukan, siapa yang suruh lakukan, atau bersama-sama dengan siapa peristiwa itu dilakukan,” imbuhnya.

Selain itu, ia akan mencari pemilik alat-alat berat yang berada di TKP pembukaan lahan.

“Itu ditemukan 2 ekskavator dan 1 buldoser. Ini kita buktikan siapa, yang dapat keuntungan siapa, per orangan atau korporasi, yang jelas di Garoga telah kami naikkan proses penyidikan,” tutur dia.

***

Beacukai Sita 682 Koli Ballpres di Pelabuhan Fery Internasional Batam

0

RASIO.CO, Batam – Beacukai Batam mencatat sepanjang akhir tahun 2025 telah menyita barang bawaan penumpang berupa beg travel berisi pakaian bekas asal negara jiran di pelabuhan Fery internasional maupun domestik di Batam. Rabu(10/12).


Menurut cattatan bea cukai Batam mencatat 145 penindakan terhadap pemasukan pakaian bekas ilegal melalui barang bawaan penumpang dengan total barang mencapai 682 koli sepanjang periode Januari hingga 8 Desember 2025.

Lokus penindakan terbanyak tercatat di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, dengan 78 Surat Bukti Penindakan (SBP) dan total 358 koli pakaian bekas.

Penindakan juga dilakukan di sejumlah terminal penumpang lainnya, yakni Pelabuhan Ferry Internasional Harbour Bay sebanyak 31 SBP (145 koli), Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang sebanyak 30 SBP (159 koli), Pelabuhan Ferry Domestik Sekupang sebanyak 4 SBP (11 koli).

Pelabuhan Ferry Domestik Telaga Punggur sebanyak 1 SBP (7 koli), serta Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam sebanyak 1 SBP (2 koli).

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, menjelaskan bahwa rata-rata penindakan ballpress mencapai 12 kasus dan sebanyak 56 koli setiap bulannya.

Selain dibawa langsung oleh penumpang, modus yang kerap ditemukan adalah penitipan bagasi berisi pakaian bekas kepada penumpang lain yang tidak membawa bagasi, dengan imbalan tertentu.

Modus ini umumnya menggunakan koper bekas dengan ukuran dan ciri fisik yang seragam.

“Komitmen Bea Cukai dalam menindak tegas pemasukan pakaian bekas ilegal sejalan dengan arahan Menteri Keuangan RI, Bapak Purbaya Yudhi Sadewa. Impor pakaian bekas tidak hanya berisiko terhadap kesehatan masyarakat, tetapi juga berdampak langsung pada keberlangsungan industri tekstil dan UMKM dalam negeri,” jelas Zaky.

Pada Selasa (9/12), dalam Konferensi Pers Sinergi Pengawasan Pakaian Bekas Ilegal bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Bea Cukai Batam menghadirkan barang bukti hasil penindakan periode November hingga 8 Desember 2025, sebanyak 33 SBP dengan total 178 koli pakaian bekas.

Barang bukti tersebut terdiri atas 17 SBP (103 koli) dari Pelabuhan Batam Centre, 12 SBP (61 koli) dari Pelabuhan Sekupang, serta 4 SBP (14 koli) dari Pelabuhan Harbour Bay.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 40 Tahun 2022 tentang Barang Dilarang Ekspor dan Barang Dilarang Impor, pakaian bekas termasuk ke dalam kategori Barang Dilarang Impor.

Oleh karena itu, terhadap barang tersebut dilakukan penindakan sebagaimana diatur dalam Pasal 18 ayat (1) huruf b PMK Nomor 34 Tahun 2025 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut.

Selanjutnya, barang hasil penindakan akan ditetapkan sebagai Barang Dikuasai Negara (BDN) dan Barang Milik Negara (BMN) untuk kemudian dilakukan pemusnahan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membeli, menggunakan, maupun memperdagangkan pakaian bekas ilegal dan senantiasa mematuhi aturan yang berlaku.”

Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pengawasan dan penegakan hukum di bidang kepabeanan,” tutup Zaky.

Bea Cukai Batam akan terus memperkuat pengawasan dan sinergi lintas instansi sebagai bagian dari upaya menjaga integritas Kawasan Perdagangan Bebas Batam serta melindungi masyarakat dan perekonomian nasional dari praktik perdagangan ilegal.

Yd@www.rasio.co //

Sidang Perdana Kasus Penghasutan Delpedro Marhae Digelar 16 Desember

0

RASIO.CO, Jakarta – Sidang perdana kasus dugaan penghasutan terkait aksi kericuhan yang terjadi pada Agustus lalu dengan terdakwa Direktur Eksekutif Lokataru, Delpedro Marhae, dijadwalkan segera digelar. Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat memastikan sidang dakwaan untuk Delpedro dan tiga terdakwa lainnya akan berlangsung pekan depan.

“Untuk sidang perdana direncanakan tanggal 16 Desember 2025,” kata juru bicara PN Jakarta Pusat, Sunoto, dikutip detiknews, Rabu (10/12).

Tiga terdakwa lain dalam perkara tersebut ialah admin @gejayanmemanggil Syahdan Husein, staf Lokataru Foundation Muzaffar Salim, serta mahasiswa Universitas Riau Khariq Anhar. Perkara ini akan diadili oleh majelis hakim yang dipimpin Harika Nova Yeri, dengan anggota Sunoto dan Rosana Kesuma Hidayah.

“Keempatnya teregistrasi dalam satu berkas yaitu Perkara Nomor 742/Pid.Sus/2025/PN.Jkt.Pst,” ujar Sunoto.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan empat orang tersebut sebagai tersangka dalam kasus dugaan penghasutan aksi demonstrasi yang berujung ricuh pada Agustus 2025. Seluruh tersangka telah ditahan.

Mereka adalah Direktur Eksekutif Lokataru Delpedro Marhaen, aktivis Khariq Anwar, Muzaffar Salim, dan Syahdan Husein. Keempatnya sempat mengajukan permohonan praperadilan untuk meminta hakim menyatakan penetapan tersangka oleh Polda Metro Jaya tidak sah.

Namun hakim menolak permohonan tersebut. Pengadilan menyatakan penetapan tersangka oleh penyidik sah dan sesuai prosedur. Dengan demikian, penyidikan berlanjut hingga perkara Delpedro dkk resmi masuk tahap persidangan.

***

Gedung Terra Drone Terbakar, 22 Orang Tewas

0

RASIO.CO, Jakarta – Polisi memastikan bahwa Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, merupakan tempat servis sekaligus kantor, bukan lokasi produksi drone.

“Benar perusahaan drone, tapi mereka tidak produksi. Mereka perbaikan dan kantor. Bisa servis drone, servisnya memang di sana,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra, dikutip CNNIndonesia, Rabu (10/12).

Roby juga membenarkan bahwa Terra Drone merupakan perusahaan asal Jepang, namun ia memastikan bahwa pemimpin perusahaan Terra Drone di Jakarta Pusat adalah warga negara Indonesia.

“Perusahaannya perusahaan Jepang. Kalau pemimpin perusahaan yang di situ bukan orang Jepang,” jelasnya.

Roby menyebut pihaknya telah mengantongi identitas pimpinan perusahaan dan akan segera dimintai keterangan terkait insiden kebakaran.

Kebakaran melanda gedung tersebut pada Selasa (9/12) siang. Peristiwa itu diduga bermula dari baterai drone yang terbakar di lantai 1 gedung.

“Kalau dari keterangan tadi, sementara karena baterai ya, baterai dari drone yang terbakar. Namun sebabnya terbakar, saat ini tim labfor masih bekerja,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro.

Kebakaran ini mengakibatkan 22 orang meninggal dunia. Hingga Selasa (9/12) malam, RS Polri Kramat Jati telah mengidentifikasi tiga dari 22 jenazah korban.

***