Sabtu, Mei 16, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 36

Wagub Nyanyang Safari Ramadan di Batam, Serahkan Bantuan untuk Yatim dan Dhuafa 

0

RASIO.CO, Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Kota Batam dengan mengunjungi dua masjid, yakni Masjid At-Taubah Perumahan Delta Villa dan Masjid Jabal Rahmah di Komplek Tiban Bukit Asri, Rabu (25/2) kemarin.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan program pembangunan daerah. Nyanyang hadir didampingi Ketua BKOW Kepri Nenny Nyanyang, Kepala Dinas Kominfo Kepri, Kepala Dinas Sosial Kepri, Kepala Biro Kesra Kepri, serta Tim Pengendalian Percepatan Pembangunan Provinsi Kepri.

Dalam sambutannya, Nyanyang mengajak masyarakat untuk bersyukur atas kesehatan dan kesempatan menjalani Ramadan, serta memohon dukungan agar kepemimpinan bersama Gubernur Kepulauan Riau dapat berjalan amanah hingga akhir masa jabatan pada 2029.

“Dalam kesempatan ini, saya juga meminta dukungan dan doa dari masyarakat agar kepemimpinan yang sudah masuk satu tahun ini dapat terus memberikan kebaikan dan manfaat sebagaimana cita-cita Pak Gubernur dan kami agar Kepri menjadi daerah yang maju, makmur dan merata,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan komitmen pemerintah provinsi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang tercermin dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepulauan Riau tahun 2025 sebesar 80,53 dengan kategori sangat tinggi.

“Pemerintah Provinsi selalu berupaya agar generasi penerus Kepri mampu bersaing secara nasional dan global demi meraih Indonesia Emas 2045. Hal ini tergambar dari IPM Kepri yang mencapai 80,53, sehingga menempatkan Kepri di posisi ketiga nasional di bawah Jakarta dan Yogyakarta, serta peringkat pertama di Sumatera,” kata Nyanyang.

Dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga menyerahkan bantuan sosial kepada anak yatim dan dhuafa melalui Baznas Kepulauan Riau, serta bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari Bank Riau Kepri Syariah untuk masjid.

Kegiatan Safari Ramadan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

YD

Pemko Batam Lindungi 10.285 Pekerja Rentan lewat BPJS Ketenagakerjaan

0

RASIO.CO, Batam – Pemerintah Kota Batam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 10.285 pekerja rentan melalui program BPJS Ketenagakerjaan yang dibiayai APBD. Program ini menjadi salah satu prioritas Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra pada 2026.

Penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Aula PIH Batam Centre, mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota, belum lama ini.

Firmansyah mengatakan program tersebut menyasar pekerja sektor informal yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap risiko kerja, terdiri dari 10.000 pengemudi ojek online, 225 penambang boat pancung, dan 60 penarik becak kayuh.

“Pada 2026, Pemko Batam memberikan perlindungan tambahan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 10.285 pekerja rentan. Pemerintah Kota Batam memahami bahwa risiko kecelakaan kerja merupakan musibah yang tidak diinginkan, tetapi harus diantisipasi. Dengan jaminan ini, kami berharap peserta dapat bekerja lebih tenang, nyaman, dan produktif demi keluarga,” ujarnya.

Menurut dia, program tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 dan regulasi turunannya, termasuk Peraturan Wali Kota Batam Nomor 1 Tahun 2026 tentang perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

Firmansyah menjelaskan, terdapat tiga tujuan utama pelaksanaan program tersebut. Pertama, memberikan rasa aman bagi pekerja saat menjalankan aktivitas. Kedua, menjadi jaring pengaman sosial untuk memastikan kebutuhan dasar pekerja dan keluarga tetap terpenuhi jika terjadi risiko kerja. Ketiga, mencegah munculnya kemiskinan baru akibat hilangnya sumber pendapatan utama.

“Kami tidak ingin ketika terjadi musibah, keluarga yang ditinggalkan justru terjerumus ke dalam kemiskinan. Inilah peran pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan sebagai bantalan ekonomi,” kata Firmansyah.

Pemko Batam menganggarkan iuran bulanan untuk dua program perlindungan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp10.000 per orang per bulan dan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp6.800 per orang per bulan. Melalui program tersebut, ahli waris peserta berhak menerima santunan uang tunai sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia juga mengingatkan para pekerja agar tetap mengutamakan keselamatan kerja meskipun telah terdaftar dalam program jaminan sosial.

“Meski sudah terlindungi jaminan sosial, kehati-hatian tetap harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Batam, jajaran pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumbar–Riau, kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemko Batam, serta perwakilan komunitas pengemudi ojek online, penambang boat pancung, dan penarik becak kayuh.

YD

Momentum Ramadhan, BP Batam Jalin Silaturahmi dengan Masyarakat

0

RASIO.CO, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar rangkaian kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama masyarakat selama Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan perdana dilaksanakan di Masjid Hidayafullah, Rusun Batu Ampar, Batam, Selasa (24/2), sebagai upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan nilai ibadah di bulan suci.

Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial serta mendekatkan institusi dengan masyarakat.

“Silaturahmi ramadhan ini merupakan wujud kedekatan dan kepedulian BP Batam kepada masyarakat, semoga dapat menambah amal ibadah dan memberikan keberkahan kepada kita semua,” kata Alexander usai kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, Alexander bersama jajaran pimpinan BP Batam berbuka puasa bersama warga sekaligus menyerahkan bingkisan kepada masyarakat sekitar. Kehadiran pimpinan BP Batam mendapat sambutan hangat dari jamaah dan warga setempat.

Alexander juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan. Menurut dia, BP Batam berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan optimal guna mendorong pertumbuhan investasi dan ekonomi daerah.

“Semoga dengan sinergi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, Batam semakin maju dan berkembang,” ujarnya.

Ketua Panitia Ramadan BKDI BP Batam, Rully Syah Rizal, mengatakan kegiatan silaturahmi tersebut merupakan agenda rutin tahunan BP Batam. Pada Ramadan tahun ini, BP Batam dijadwalkan mengunjungi 10 masjid, satu mushola, dan dua pesantren.

Menurut dia, rangkaian kegiatan diisi dengan ramah tamah, tausyiah agama, buka puasa bersama, serta pemberian santunan kepada anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan ini dilaksanakan agar BP Batam lebih bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata Rully.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kebersamaan dan sinergi antara BP Batam dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih maju dan harmonis.

YD

KPK Periksa Sekjen Kemenaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3

0

RASIO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI, Cris Kuntadi, untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Rabu (25/2).

Pemeriksaan tersebut dilakukan guna melengkapi berkas perkara tiga tersangka, yakni Chairul Fadly Harahap, Haiyani Rumondang, dan Sunardi Manampiar Sinaga yang merupakan pejabat dan mantan pejabat di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama Cris Kuntadi,” ujar Budi melalui keterangan tertulis.

Selain Cris Kuntadi, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga saksi lainnya, yakni Daafi Armanda selaku Kepala Seksi Konstruksi Bangunan Direktorat Pengawasan Norma K3 Kementerian Ketenagakerjaan, Dayoena Ivon Muriono selaku PPPK Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, serta pimpinan SAV Money Changer.

Dalam proses penyidikan, KPK telah menetapkan pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap tiga tersangka selama enam bulan sejak 5 Desember 2025. Namun, hingga kini ketiganya belum dilakukan penahanan.

Penyidik juga menemukan dugaan aliran dana terkait pengurusan sertifikasi K3 kepada sejumlah oknum. KPK saat ini masih menelusuri alur dana serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik pemerasan tersebut.

“Penyidik menelusuri ke mana saja aliran dari dugaan tindak pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 yang mengalir ke sejumlah oknum di Kementerian Ketenagakerjaan, termasuk juga alur perintah terkait dugaan tersebut,” jelas Budi.

Sebelumnya, KPK telah memproses hukum 11 tersangka lain dalam kasus dugaan pemerasan dan/atau gratifikasi terkait pengurusan sertifikasi K3. Perkara tersebut kini telah dilimpahkan ke pengadilan untuk menjalani proses persidangan.

***

Polsek Daik Dampingi Penandatanganan Kerja Sama SPPG YKB Polres Lingga

0

RASIO.CO, Lingga – Polsek Daik Lingga melaksanakan pendampingan penandatanganan perjanjian kerja sama antara SPPG YKB Polres Lingga dengan para penerima manfaat dapur Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) YKB Polres Lingga di Daik Lingga, Selasa (24/2).

Pendampingan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri untuk memastikan seluruh proses kerja sama berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan. Kehadiran kepolisian juga menjadi wujud komitmen dalam mendukung program sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

Kapolres Lingga, AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis melalui Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Polres Lingga.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program agar berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata.

“Polres Lingga melalui YKB berkomitmen untuk terus mendukung program Makanan Bergizi Gratis ini. Kami berharap kerja sama yang telah ditandatangani dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak sekolah, santri, dan balita di wilayah Daik Lingga,” ujarnya.

Adapun lokasi penandatanganan kerja sama meliputi Pesantren Baitu Mukhlasin Desa Musai, Posyandu Pisang Desa Musai, SDN 012 Desa Panggak Laut, SDN 002 Desa Panggak Laut, PAUD Tunas Bangsa Desa Panggak Laut, Posyandu Anggur Desa Panggak Laut, SDN 007 Desa Panggak Darat, serta Posyandu Banang Desa Panggak Darat.

Melalui kegiatan tersebut, perjanjian kerja sama antara SPPG YKB Polres Lingga dan para penerima manfaat resmi ditandatangani sebagai dasar pelaksanaan dapur MBG. Program ini bertujuan mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak sekolah, santri, dan balita di wilayah Daik Lingga dan sekitarnya.

Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara YKB Polres Lingga, pengelola dapur MBG, dan masyarakat penerima manfaat. Dengan koordinasi yang baik, program diharapkan berjalan efektif, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Polsek Daik Lingga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program kemasyarakatan sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Puspan

Lapas Dabo Singkep Gandeng Politeknik Lingga, Cetak Warga Binaan Terampil

0

RASIO.CO, Lingga – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dabo Singkep memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kerja sama dengan Politeknik Lingga dengan menggelar pelatihan keterampilan berbasis sistem akuaponik.

Program ini menjadi bagian dari upaya transformasi lapas agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalani masa hukuman, tetapi juga sebagai pusat pembinaan, edukasi, dan peningkatan produktivitas warga binaan. Melalui dukungan tenaga pengajar dari Politeknik Lingga, warga binaan mendapatkan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan ketahanan pangan.

Dalam kegiatan penyuluhan tersebut, Lapas menghadirkan pemateri Tina Purnamasari, S.Pi., M.Si., yang memaparkan konsep dasar akuaponik, yakni metode budidaya terpadu antara perikanan dan pertanian yang ramah lingkungan, hemat air, dan memiliki nilai ekonomi.

Kepala Lapas Kelas III Dabo Singkep, Yusrifa Arif, mengatakan pelatihan ini memberikan manfaat besar dalam mendukung pembinaan kemandirian warga binaan, khususnya dalam bidang ketahanan pangan.

“Materi yang diberikan sangat bermanfaat, terutama dalam mendukung program ketahanan pangan dan kemandirian warga binaan. Akuaponik merupakan metode yang efisien, ramah lingkungan, dan berpotensi menjadi solusi pangan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (24/2).

Kegiatan tersebut diikuti oleh pejabat struktural lapas, pegawai, peserta magang, serta warga binaan. Para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan diskusi, sekaligus memperoleh pemahaman teoritis dan praktis mengenai penerapan akuaponik di lingkungan terbatas seperti lapas.

Menurut Yusrifa, program ini merupakan bentuk komitmen Lapas Dabo Singkep dalam menghadirkan pembinaan yang produktif dan aplikatif, sehingga warga binaan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti.

“Melalui pelatihan ini, warga binaan diharapkan memahami konsep pertanian modern yang hemat air, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi. Ke depan, pelatihan serupa akan terus dikembangkan untuk memperkuat bekal kemandirian mereka,” jelasnya.

Sementara itu, Tina Purnamasari berharap pelatihan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi warga binaan serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

“Politeknik Lingga berharap pengetahuan ini dapat menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan, sekaligus mendorong kemandirian pangan dan peningkatan kualitas hidup,” ujarnya.

Puspan

Batam Tawarkan Stabilitas Regulasi kepada Investor Eropa dan Jepang

0

RASIO.CO, Batam – BP Batam memperkuat diplomasi ekonomi dengan Jerman dan Jepang sebagai upaya memperluas jejaring investasi global sekaligus menegaskan posisi Batam sebagai pusat industri strategis di kawasan.

Langkah tersebut ditandai dengan pertemuan delegasi BP Batam yang dipimpin Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Francis, bersama Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, pada Senin (23/2), serta Minister Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Kenji Enoshita, pada Selasa (24/2).

Dalam pertemuan itu, Fary didampingi Direktur Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar; Direktur Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Irfan Syakir Widyasa; serta Kepala Kantor Penghubung BP Batam, Irwan.

BP Batam memaparkan sejumlah transformasi kebijakan yang telah dilakukan dalam satu tahun terakhir, termasuk penguatan kewenangan perizinan terpadu melalui Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2025 dan perluasan wilayah KPBPB Batam melalui Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2025.

“Kebijakan ini menjadi landasan kami untuk meningkatkan kepastian berusaha, mempercepat proses investasi, serta mengoptimalkan potensi maritim dan logistik,” ujar Fary.

Dalam dialog dengan pihak Jerman, pembahasan difokuskan pada peluang kerja sama di sektor industri berteknologi tinggi dan rekayasa teknik. Jerman tercatat sebagai salah satu mitra utama Eropa dan secara konsisten menempati posisi kedua sebagai investor asal Eropa di Batam. Stabilitas regulasi dan integrasi ekosistem kawasan juga menjadi perhatian dalam memperkuat kemitraan jangka panjang.

Sementara itu, pertemuan dengan perwakilan Jepang membahas integrasi ekosistem kawasan, termasuk sinergi antara KPBPB, KEK, dan Proyek Strategis Nasional (PSN). Jepang merupakan salah satu investor utama Batam secara global, dengan perhatian khusus pada penguatan sektor maritim dan logistik guna mendukung konektivitas regional.

Fary menegaskan, diplomasi ekonomi menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi Batam dalam arus investasi global sekaligus meningkatkan daya saing kawasan di tengah dinamika ekonomi internasional.

“Batam akan terus bertransformasi menjadi execution hub yang menghubungkan arus investasi dan rantai pasok antara Eropa dan Asia,” ujarnya.

Pihak Kedutaan Besar Jerman menyampaikan ketertarikan untuk memahami lebih lanjut arah pengembangan Batam dalam menarik investasi Eropa dan membuka peluang kolaborasi industri yang lebih luas. Sementara perwakilan Kedutaan Besar Jepang menilai penguatan kewenangan perizinan memberikan kepastian hukum dan meningkatkan kepercayaan investor untuk memperluas kemitraan di Batam.

YD

Polisi Periksa 10 Saksi Kasus Dugaan Penculikan WNA Ukraina di Bali

0

RASIO.CO, Jakarta – Kepolisian Daerah (Polda) Bali memeriksa sedikitnya 10 saksi terkait dugaan penculikan terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal Ukraina, Ihor Komarav (28), yang dilaporkan hilang di wilayah Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali.

Kepala Bidang Humas Polda Bali, Komisaris Besar Ariasandy, mengatakan pemeriksaan saksi dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan, termasuk pengumpulan barang bukti.

“Ada sekitar kurang lebih 10 saksi yang sudah kita periksa, termasuk alat-alat bukti yang sudah kita amankan,” ujar Ariasandy di Mapolda Bali, Selasa (24/2) sore.

Ia menjelaskan, laporan dugaan penculikan tersebut pertama kali disampaikan oleh rekan korban pada Minggu (15/2) di Polsek Kuta Selatan. Penanganan kasus kini dilakukan oleh tim gabungan dari Polresta Denpasar, Polsek Kuta Selatan, dan Polda Bali.

Menurut Ariasandy, tim kepolisian telah melakukan penyelidikan lapangan, termasuk mengumpulkan bukti dan menelusuri kronologi kejadian.

“Kita sudah turun ke lapangan. Sudah melakukan langkah-langkah penyelidikan, mengumpulkan alat bukti dan segala macam. Intinya, tim kita sudah bekerja, mudah-mudahan waktu yang tidak begitu lama kita bisa ungkap kasusnya,” katanya.

Berdasarkan keterangan pelapor, peristiwa terjadi pada Minggu (15/2) siang saat korban bersama dua rekannya mengendarai sepeda motor menuju kawasan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan. Mereka disebut hendak melatih salah satu rekannya mengendarai sepeda motor di jalan menanjak.

“Pengakuan temannya, dia mau melatih kawannya ini mengendarai kendaraan roda dua di tanjakan,” ujar Ariasandy.

Saat pelapor berada di posisi depan, ia mengaku tidak lagi melihat korban dan satu rekannya di belakang. Tak lama kemudian, salah satu rekannya datang dan mengaku mereka diserang oleh orang tidak dikenal.

Pelapor kemudian kembali ke lokasi kejadian, namun korban tidak ditemukan. Di lokasi, hanya ditemukan sejumlah barang milik korban, termasuk telepon genggam dan tas, yang kemudian diamankan sebelum dilaporkan ke polisi sekitar pukul 23.00 WITA.

Selain itu, polisi juga menelusuri video yang beredar luas di media sosial yang memperlihatkan korban dalam kondisi terluka dan meminta uang tebusan kepada keluarganya. Polisi menduga video tersebut direkam di Bali, namun masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

Hingga kini, kepolisian belum memastikan apakah kasus tersebut berkaitan dengan kelompok kejahatan terorganisir.

“Ini masih dalam rangka lidik. Kita berupaya mencari sumber-sumber valid sehingga kita bisa mengungkap kasus ini dan segera mengamankan pelaku, termasuk menyelamatkan korban,” kata Ariasandy.

***

Mulai 1 Maret, Layanan Kartu Pencari Kerja Hanya untuk Warga Ber-KTP Batam

0

RASIO.CO, Batam – Pemerintah Kota Batam menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pelayanan Kartu Pencari Kerja (AK/1) atau Kartu Digital Angkatan Kerja (SIAPkerja-ID) yang mulai berlaku pada 1 Maret 2026.

Melalui kebijakan tersebut, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam tidak lagi melayani penerbitan Kartu Pencari Kerja bagi pemohon yang menggunakan KTP atau Kartu Keluarga di luar wilayah administrasi Kota Batam.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan kebijakan itu merupakan bagian dari penyesuaian kewenangan pelayanan daerah sekaligus untuk menjaga ketertiban administrasi kependudukan dan ketenagakerjaan.

“Kebijakan ini diambil sebagai langkah penyesuaian terhadap kewenangan pelayanan daerah sekaligus untuk menjaga tertib administrasi kependudukan dan ketenagakerjaan,” ujar Amsakar Achmad, Senin (23/2).

Ia menjelaskan, layanan AK/1 merupakan pelayanan dasar di bidang ketenagakerjaan yang harus dilaksanakan secara tertib, akurat, dan sesuai regulasi. Pembatasan penerbitan kartu bagi pemohon non-domisili diharapkan dapat menghasilkan data angkatan kerja yang lebih valid sebagai dasar perencanaan tenaga kerja di daerah.

Kartu Pencari Kerja (AK/1) merupakan dokumen ketenagakerjaan digital yang memuat identitas dan status pencari kerja. Dokumen tersebut diterbitkan melalui sistem SIAPkerja maupun aplikasi layanan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang penempatan tenaga kerja dalam negeri.

Amsakar juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut agar memastikan dokumen kependudukan telah sesuai dengan domisili administrasi setempat guna mempermudah proses pelayanan.

“Kami mengimbau masyarakat yang membutuhkan layanan AK/1 agar memastikan dokumen kependudukan telah sesuai dengan domisili administrasi setempat sehingga proses pelayanan dapat berjalan lancar. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola pelayanan publik sekaligus meningkatkan kualitas pendataan tenaga kerja di daerah,” katanya.

YD

Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Safari Ramadan di Surau Babul Ikhlas Singkep

0

RASIO.CO, Lingga – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., bersama Wakil Gubernur Dr. Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si., melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Lingga yang dipusatkan di Surau Babul Ikhlas, Kecamatan Singkep, Senin (23/2).

Kedatangan rombongan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tersebut disambut langsung oleh Wakil Bupati Lingga Ir. H. Novrizal, S.T., M.IP., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lingga. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda pemerintah provinsi untuk memperkuat silaturahmi dengan masyarakat serta mendekatkan pelayanan pemerintah selama bulan suci Ramadan.

Suasana kebersamaan dan keakraban mewarnai kegiatan tersebut, yang juga dimanfaatkan sebagai momentum mempererat hubungan antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dengan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau turut menyerahkan bantuan kepada masyarakat penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian serta dukungan terhadap kesejahteraan warga di Kabupaten Lingga.

Kegiatan Safari Ramadan ini juga dihadiri Ketua Umum Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau Dra. Hj. Dewi Kumalasari Ansar, M.Pd., Nenny Dwiyanna Nyanyang, Ketua Dekranasda Kabupaten Lingga Hj. Feby Sarianty Novrizal, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Baznas, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau merupakan agenda tahunan yang bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial selama Ramadan.

Puspan