Selasa, Mei 5, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1567

Ribuan Massa AMPLI Siap Demo Pemko Batam Tolak Kenaikan Tarif Listrik

0

RASIO.CO, Batam – Kenaikan Tarif Listrik yang telah ditetapkan oleh Gubernur Kepri melalui Pergub Kepri Nomor 21 Tahun 2017 terus mendapat penolakan dari Warga Batam. Besok, (17/04) diperkirakan ribuan massa dari berbagai unsur masyarakat Kota Batam akan menyambangi kantor Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk melakukan aksi demonstrasi untuk menolak kenaikan tarif listrik yang terbilang fantastis tersebut.

“Sedikitnya ada 23 unsur masyarakat yang terdiri dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Organisasi Kepemudaan (OKP), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masyarakat sipil dari berbagai kecamatan di Batam yang akan ambil bagian dalam aksi tersebut,” kata Said Abdullah Dahlawi selaku Koordinator Umum kepada Rasio.co melalui sambungan selularnya. minggu (16/04).

Unsur masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Listrik (AMPLI) itu, lanjut said, antara lain; Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), SATRIA KEPRI, P4WB, DPD PEKAT IB Batam, PATEN, FPPM, SBSI, Sahabat Indra, PETA, Komunitas Se-Batam, BEM UNRIKA, HMI Komisariat Ibnu Sina, Masyarakat Sagulung, Masyarakat Batu Ampar, Masyarakat Lubuk Baja, Masyarakat Batu Aji, Nongsa, Sekupang, Batam Kota, Bengkong, BEM STT IBSI, Komunitas Ojek Online dan WALIKOPI Batam.

Sementara itu, Koordinator Lapangan dalam rencana aksi demo besok, Anwar Anas, menambahkan yang menjadi rute aksi tersebut yakni massa akan berkumpul di Base Camp Batu Aji pukul 08.00 WIB kemudian akan menuju Muka Kuning, setelah itu Simpang Kara dan Simpang Kabil untuk terakhir menuju Kantor Walikota dan Graha Kepri.

Adapun yang menjadi agenda dan tuntutan dalam rencana aksi tersebut yakni;
1. Menolak dan Meminta Gubernur Membatalkan Pergub 21 Tahun 2007
2. Menuntut Transparansi dan Keterbukaan atas adanya kajian dan pembahasan kenaikan Tarif Listrik, serta
3. Turut melibatkan masyarakat dalam setiap kajian dan pembahasan kenaikan tarif listrik sebagaimana amanah PP No. 14 Tahun 2012.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya PLN Batam telah menginformasikan pemberlakuan penyesuaian tarif listrik Batam yakni untuk Pelanggan rumah tangga R1 dengan daya 1.300 dan 2.200 VA tarifnya naik 30 persen untuk tagihan April ini dan naik 15 persen lagi di Juni 2017.

penyesuaian tarif yang dilakukan PLN Batam untuk segmen rumah tangga konsumtif R1/1300 VA dari sebelumnya Rp930,74 per kWh menjadi Rp1.210 per kWh, dan tahap kedua nanti menjadi Rp1.352. Kemudian untuk R1/2200 VA dari Rp970.01 per kWh menjadi Rp1.261 per kwh, dan tahap kedua menjadi Rp1.360 per kWh. Sedangkan untuk daya di atas 2200 VA dari Rp1.436 per kWh menjadi Rp1.508 per kwh. Dan untuk S3 Sosial Komersial 200 kVa ke atas dari Rp843 per kWh menjadi Rp885 per kWh. Untuk kedua daya tersebut hanya mengalami kenaikan satu kali sehingga pada Juni mendatang tarif tidak akan berubah.

Meskipun PLN Batam mengklaim bahwa angka kenaikan tarif listrik Batam masih di bawah angka per kWh Nasional (PLN Persero) yang mencapai angka Rp1.467 per kWh sebagaimana berlaku di Tanjungpinang serta Belakang Padang dan telah memenuhi asas keadilan bagi kemampuan daya beli masyarakat, lanjut Said, namun bagi masyarakat yang harus membayar tentu sangat jauh dari rasa keadilan. “Indikator rasa keadilan itu sungguh tidak jelas, karena keadilan tersebut hanya dirasakan bagi pegawai Bright PLN Batam saja,” tegas Said.

BOBBY FURTADO @www.rasio.co

Print Friendly, PDF & Email

Cerita Dongeng Sebelum Tidur Ibunda, Sadam Permana Wakili Kepri ke Ajang Nasional

0

RASIO.CO – Doa dan bimbingan ibunda semasa kecil sampai kejenjang bangku SLTA membuat Sadam Permana siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Karimun biasa disebut SMANSAKA sukses Wakili Kepri ke Ajang Nasional program Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebuayaan RI. dengan tem Lawatan Sejarah Nasional (Laseda) 2017.

Luar biasanya kesuksesan Sadam Permana ini selain mendapat binaan guru yang ada disekolah, teryata faktor utamanya dorongan orangrunya ibunda tersayangnya Nuraini yang dari sekolah dasar sebelum tidur membacakan cerita dogeng sehingga Sadam terinpirasi menulis karya ilmiah “Merangkai kejayaan masa lalu untuk meningkatkan semangat nasionalisme”.

Hebatnya Sadam merupakan Ketua kelompok Karya Ilmiah Remaja SMAN 1 Karimun biasa disebut SMANSAKA bersama 20 rekanya telah sukses menelurkan karya-karya tulisan luar biasa bahkan dengan aktif menerbitkan Tabloid bulanan serta Mading. tidak itu saja Sadam juga akan berlaga di Batam mewakili pelajar karimun dalam ajang Cerdas Cermat tingkat Provinsi Kepri.

Sadam bersama rekanya juara 1 se-sumatra karya tulis ilmiah

“Kegiatan menulis sudah merupakan rutinitas saya, dimana menulis berupa artikel karya ilmiah dan selain itu dorongan semangat yang diberikan orang tua dan guru pembimbing sekolah memacu saya untuk selalu berkarya, Alhamdulillah mewakili Kepri ke tingkat Nasional,” ujarnya saat ditemui di sekolahnya SMAN 1 Karimun beberapa waktu lalu. Minggu(16/04/2017).

Kata Dia, pihak sekolah sangat mendukung kegiatan saya, menulis artike karya ilmiah bahkan untuk segala keperluan di siapkan pihak sekolah, dan jika saya akan menulis karya ilmiah yang memerlukan riset kesuatu daerah maka pihak sekolah siap selalu mendanai.

“Waktu melakukan riset ke Tanjungbatu mengenai sejarah, seloruh okomodasi dan transportasi disiap sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Nuraini ibunda Sadam Permana saat ditemui Rasio.co mengatakan, bahwa Sadam dari sekolah dasar sebelumnya tidur selalu dibacakan cerita dongeng dan seblum masuk sekolah dia sudah khatam sehingga sudah sering menjurai lomba pidato tingkat daerah Kepri.

“Karena saya ibu rumah tangga, saya dapat langsung mengajarnya dirumah cara berpidato sehingga alhamdulillah pernah juara mewakili provinsi Kepri, namun saat berlaga ditingkat nasional di Makasar tahun 2011 tingkat SD Sadam belum berhasil meraih juara,” ujarnya.

Lanjut Dia, Setiap mengikuti perlombaan berpidato saya yang selalu melatihnya, dirumah baik intonasi cara penyampaiannya di depan umum , Sadam selalu mengikuti dan Sadam merupakan anak yang bertanggungjawab dimana kalau belum siap tugasnya tidak akan berhenti dan tampa disuruh atau dipaksa.

Selain itu, Sadam kesadaran dalam belajar ilmu dari Sd, SMP sangat tinggi dan saban hari selalu membaca bahkan selalu bepergian akan membeli buku apapun untuk dibacanya karena sudah kebiasaannya dari kecil.

“Mendidik anak dari kecil harus dibiasakan pembaca sehingga saar mulai menanjak dewasa menjadi kebiasaan dan kita sebagai orangtua tidak perlu lagi susah-susah mengarahkannya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Dua siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Karimun biasa disebut SMANSAKA yakni Sadam Permana dan Ferian Lavando Fritz Tampubolon berhasil mewakili Provinsi Kepulauan Riau tahun ini dalam ajang Lawatan Sejarah Nasional (Laseda) 2017 program Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebuayaan RI.

Kedua siswa berprestasi tersebut berhasil merebut posisi finalis Laseda 2017 mewakili Kepri dengan nilai tertinggi masing-masing Sadam Permana rangking pertama dan Ferian menempati rangking kedua. Sementara siswa berprestasi lainnya di rangking ketiga di raih Febri Tia Aldila dari SMAN 1 Muaro Jambi, rangking ke-empat ditempati Mahathir Muhamad Gafur dari SMK Kehutanan Negeri Pekan Baru, rangking kelima Andre Mat Tahir dari SMAN 1 Kampar Kiri Tengah dan perwakilan dari SMAN 1 Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung yakni Meliana Andriani.

Tema lomba penulisan adalah merangkai kejayaan masa lalu untuk meningkatkan semangat nasionalisme. Judul karya tulis wajib ada sejumlah acuan. Yakni, mengacu pada peristiwa bersejarah di daerah, biografi tokoh sejarah di daerah, asal usul tempat bersejarah di daerah dan peninggalan bersejarah di daerah masing-masing. Sebanyak 120 peserta dari berbagai sekolah unggulan yang mengikuti ajang bergengsi ini.

APRI @www.rasio.co

Print Friendly, PDF & Email

Inilah 7 Masakan Khas Karimun

0

RASIO.CO – Tanjungbalai Karimun merupakan sebuah pulau yang kecil di provinsi Kepulauan Riau, Jikalau kita melihat peta dari sabang sampai marauke sangking kecilnya tidak terlihat. Namun yang perlu anda sadari bahwa Karimun memiliki banyak tempat wisata, mulai dari wisata Pantai, Gunung, Kolam Renang, wisata rekreasi hingga dengan wisata yang unik nan ajaib.

Apalagi dengan budaya masyarakatnya yang penuh dengan keramah-tamahannya, Makanya Tanjungbalai Karimun dikenal dengan Bumi Berazam. Oleh Karena itu akan Membuat anda ingin sekali kembali ke Kota ini. Oiya nama Karimun, Bukan pulau yang ada di jawa ya, ini Karimun Kepulauan Riau.

Selain dengan tempat wisata yang super menakjubkan, Tanjungbalai Karimun juga Memiliki Wisata Kuliner yang super Enak. Berikut wisatago akan menjelaskan 7 Masakan Karimun yang super Lezat berserta dengan resep ajaibnya.

Nasi Lemak

Pada nasi lemak umumnya menggunakan lauk pauk yang dipengaruhi oleh kultur melayu, seperti ikan bilis, rendang, telur yang dibelah dua, ikan asin kering ataupun sambal blacan. Berbeda dengan nasi uduk yang dipengaruhi oleh kultur arab dan sunda. Nasi uduk Betawi memiliki rasa yang berbeda beda sesuai dengan wilayahnya, misalnya Kebon Kacang, Polugadung, Klender, Palmerah dan lain-lain. Berikut Masakan Khas Tanjung Balai Karimun

Laksa

Dari sekian banyak varian laksa yang ada di Indonesia, salahsatu ada dan patut anda coba nikmati kelezatannya adalah mie laksa Karimun. Mie laksa Karimun ini diketahui sebagai salah satu makanan yang menjadi khas dan wajib anda coba dari Kepulauan Riau.

Lendot

Lendot merupakan makanan khas dari Pulau Karimun. Makanan ini sejatinya merupakan sayuran sebagaimana sayur kangkung dan bayam. Hanya saja perbedaannya terletak pada kuah yang menemaninya. Kuah pada Lendot tidak cair sebagaimana umumnya,tetapi memiliki tekstur lendir. Ya, mirip seperti lem. Dari lendir inilah sehingga warga setempat menyebutnya dengan lendot.

Mie Lendir

Spesial Lezat Khas Karimun. Mie lendir adalah salah satu kuliner asli Khas Karimun yang cukup Populer, khususnya di tanjung pinang. Rasanya yang nikmat dengan khas kuah kental apalagi dipadukan dengan bumbu yang khas membuat sajian ini sangat lezat sekali.

Gulai Asam Pedas

Gulai asam pedas baung merupakan sajian kuliner khas Melayu yang sudah sangat populer di Indonesia yang ada di kabupaten Karimun. kuliner satu ini bisa kita temukan dengan mudah di warung makan di seluruh wilayah Nusantara.

Roti Kirai

Kirai adalah nama lain dari roti jala yang merupakan olahan roti yang sangat terkenal dari tanah Melayu, atau lebih tepatnya di pulau Sumatera dan ini merupakan masakan Khas Karimun. Tapi sebenarnya asal olahan yang satu ini adalah dari India, yang merupakan penghasil pertama olahan yang sangat lezat ini, jadi tidak heran bila cara penyajiannya biasanya menggunakan kuah kari yang sangat gurih.

Mie Siam Kuning

Mie Siam Kuning Khas Tanjung Balai adalah makanan khas kegemaran masyarakat Kepulauan Riau, mie siam ini terbuat dari bahan mie kuning, dengan campuran udang, tahu putih, tauge, mentimun selain itu dicampurkan juga bumbu yang dihaluskan seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih dan kemiri.

Budaya Masyarakat setempat

Sebagian Masyarakat Desa Pongkar adalah penghuni menetap dan sebagian lagi adalah pendatang, Kebudayaan Masyarakat Pongkar Merupakan Budaya Masyarakat Melalu. sekarang ini masyarakat Karimun dipimpin Oleh orang yang benar-benar asli Karimun, Yaitu Bpk Ainur Rafiq sebagai Bupati Karimun. Jumlah penduduk Karimun semakin tahun semakin meningkat di tahun 2000 jumlah penduduk Karimun mencapai 174.733 Jiwa dan pertumbuhan penduduk 10 tahun terakhir adalah 1,93% rata-rata pertahun. Dengan memiliki masyarakat yang Berazam Maka karimun meliki visi “Terwujudnya Kabupaten yang maju, Mandiri dan Berbudaya, dilandasi Iman dan Taqwa”.

Mata Pencaharian Masyarakat setempat

Potensi Utama Masyarakat Karimun Berasal dari galian tambang yakni Granit, Timah, serta Pasir laut. Dilihat dari segi Mata Pencaharian Masyarakat karimun, maka 48,63% Bergerak pada sektor Pertanian, 14,56% pada sektor Perdagangan, 15,38% pada sektor jasa, 7,69% pada sektor Pertambangan, 5,77% pada sektor Kontruksi. 1,65% pada sektor Industri dan 0.55% bergerak disektor lain. Mata Pencaharian Masyarakat yang ada di Desa Pongkar adalah kebanyakan Pekerja PT. dan sebagian Nelayan.

APRI @www.rasio.co | Wisatago

Print Friendly, PDF & Email

Pemkab Anambas Promosikan Keindahan Wisata Alam untuk Tarik Investor

0

RACIO.CO, Batam – Dalam upaya memperkenalkan destinasi pariwisata Kepulauan Anambas sekaligus menarik minat investor untuk menanamkan modalnya ke Anambas Dinas Pariwisata, Kebudayaan,Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Anambas mengadakan Expo “ Bedah Buku Exploring Anambas” di Main Hall Mega Mall Batamcnetre.Sabtu (15/04/17).

Bedah buku exploring Anambas yang tercetak 150 halaman, 128 x 185 mm ini dimaksudkan sebagai bagian promosi bagi Anambas sekaligus sebagai trik promosi dalam arti kata menjual alam Anambas bukan pembangunan yang sudah ada yang diharapkan mampu mengundang dan mengajak para investor untuk berinvestasi di Kepulauan Anambas.

Wakil Ketua DPRD Anambas Amat Yani dalam wawancaranya mengatakan, Kepulauan Anambas merupakan sebuah kepulauan yang menjadi bagian wilayah Kepri, dimana pulau ini hanya memiliki 225 pulau besar maupun kecil dan terdapat 3 pulau besar dengan memiliki destinasi wisata yang luar biasa indah bak surga dunia bagi mata memandang baik dari pemandangan laut maupun daratan serta citarasa budaya dan kuliner, yang menjanjikan.

“ Kita di klim oleh CNN sebagai salah satu dari lima pulau tropis terbaik dan terindah se-Asia yang bisa menjadi tempat berlibur yang menyenangkan dan mengesankan, dan tak hanya itu dari Kementrian dan Pariwisata mengklaim bahwasannya Anambas memang cukup baik sekali secara potensinya, baik dari segi destinasi pariwisata maupun berinvestasi, “ papar Yani.

Menurut Yani, kesunyian dan ketenangan pulau Anambas juga mampu menjadi daya jual tersendiri bagi para pecinta kesunyian dan keindahan alam yang hanya ditemukan di pulau ini, khususnya keindahan terumbu karangnya masih banyak ditemukan di Pulau Anambas.

Kepulauan Anambas sendiri memiliki banyak tempat wisata antara lain Air Terjun Temburun, Pantai Padang Melang,Tokong Berlayar, Pulau Penyalin, Pulau Penongkat, Pulau Kelong, Pulau Semut, Pulau Temawan, Pulau Bawah,Pulau Durai, dan masih banyak lagi tempat untuk berwisata di kepulauan anambas, salah satu pulau yang mejadi perhatian dunia saat ini adalah pulau bawah di kepulauan anambas.

Salah satu kebanggaan Kabupaten Anambas yaitu Pulau Bawah di mana telah menyandang status sebagai Asia’s Top Five Tropical Island Paradise atau lima pulau tropis terbaik se-Asia versi CNN, mengalahkan Koh Cang dan Similan Island di Thailand, Langkawi di Malaysia dan Teluk Halong di Vietnam inilah salah satu unggulan kenapa anambas harus di kunjungi layak direkomendasikan untuk tempat berwisata.

Yani menambahkan, tanggal 13 mei 2017 yang akan datang akan diselenggarakan festival Pantai Pedang Melang, yang memiliki panjang 7-8 kilo meter dengan menyajikan tarian Gobang yang ditarikan sebanyak 1000 orang untuk meraih rekor muri dan pelepasan Tukik ( anak Penyu) sebanyak 5000 ekor yang dilepas secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo sekaligus untuk meresmikan Bandara Palmatak.

APRI @www.rasio.co | Ikawati Ratna Dewi

Print Friendly, PDF & Email

Lantamal Tarakan Gagalkan Penyeludupan Kepiting Bertelur

0

RASIO.CO, Tarakan – Lantamal XII Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) berhasil menggagalkan penyeludupan kepiting bertelur menggunakan mesin tempel 200 PK sebanyak 40 koli yang akan dibawa keluar daerah. Sabtu(15/04/2017) pukul 00.15 WITA.

Pengamanan 40 koli kepiting bertelor ini dilakukan Lantamal XII Tarakan karena sesuai Peraturan Kementrian (Pemen) Nomor 56/PERMEN-KP/2016 tentang Larangan penangkapan dan/atau pengeluaran lobster (panulirus spp.), kepiting (scylla spp.), dan rajungan (portunus spp.) dari wilayah negara republik Indonesia.

Komandan Lantamal XII Tarakan, Lakasmana Pertama TNI Ferial Fachroni kronologi penggagalan penyeludupan kepiting bertelur, bermula dari kegiatan patroli rutin yang dilakukan Personel Lantamal XIII Tarakan, Sabtu (15/4) sekitar pukul 00.15 wita di perairan Tarakan.

Disaat yang bersamaan, melintas sebuah speed boad mencurigakan dengan mesin tempel 250 PK tepat di depan Dermaga Pelabuhan Tengkayu II, pada saat akan dilakukan pemeriksaan Speed tersebut bukannya berhenti namun justru melaju untuk menghindari pemeriksaan petugas.

“Speed boat ini tadinya mau diberhentikan petugas Lantamal XIII Tarakan yang melakukan patroli, bukannya berhenti, speed boat yang dinahkodai dua Anak Buah Kapal (ABK) justru tancap gas untuk menghidari pengejaran petugas,” terang Ferial.

Dijelaskan Ferial, ketika dilakukan pengejaran speed boat tersebut tidak mau berhenti dari pengejaran yang dilakukan personel Lantamal XIII Tarakan. Sehingga, personel langsung melepaskan tembakan peringatan sebanyak 5 kali ke udara.

“Setelah kita lakukan tembakan peringatan, speed boat teresebut akhirnya berhenti. Ketika dilakukan pemeriksaan, ternyata muatan kepiting tersebut berisikan kepitik sebanyak 40 koli dengan berat masing-masin 30 Kilogram (Kg) setiap kolinya,” ujarnya.

Lanjut Ferial, karena ABK speed boat tersebut tidak bisa menunjukan surat-surat resmi, kepiting bertelur sebanyak 40 koli, speed boat dan ke dua ABK yakni A dan F selanjutnya digiring ke Mako Lantamal XIII Tarakan untuk dilakukan pemeriksaan.

“Dari pengakuan A dan F saat dilakukan pemeriksaan, kalau kepiting-kepiting bertelur iniakan di kirim ke Sebatik, Sungai Nyamuk, Kabupaten Nunukan. Namun kita menduga, kalau kepiting ini setelah dibawa ke Sungai Nyamuk dibawa lagi ke Tawau Malaysia,” tegasnya.

Sesuai aturan yang berlaku berdasarkan Permen Kelautan dan Perikana Nomor 56, diterangkan Ferial, kepiting bertelur dengan ukuran apapun tidak dapat diperjual belikan. Setelah berhasil diamankan, selanjutnya kepiting akan dilepaskan kembali ke habitatnya, agar dapat berkembang biak.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, kepiting bertelur ini langsung kita lepaskan kembali. Sementara barang bukti lainnya yakni speed boat dan kedua ABK A dan F kita serahkan ke Polres Tarakan guna pemeriksan lebih lanjuta,” tutupnya

MUHAMMAD IMAN @www.rasio.co 

Print Friendly, PDF & Email

Harga Cabe Lokal Anjlok di Batam

0

RASIO.CO – Harga cabai dan sayuran lokal di pasar Botania Batam Center turun signifikan sejak awal bulan April ini. Pantauan lapangan Jumat(14/4), harga cabai rawit merah yang sempat menyentuh harga Rp 14.000/kg kini anjlok hingga hingga Rp 7.000/kg.

Rudi(40), salah satu pedagang, mengatakan, harga cabai secara bertahap anjlok dalam beberapa pekan kedepan. Diantaranya cabai rawit merah yang awalnya Rp 14.000 menjadi Rp 7.000, cabai rawit hijau dari Rp 9.000 menjadi Rp 5.000, cabai rawit Thailand yang awalnya Rp 9.000 anjlok menjadi Rp 6.000, cabai rawit keriting merah dari Rp 7.500 menjadi Rp 4.000 dan cabai wawit hijau yang awalnya Rp 6.000 kini turun pada kisaran Rp. 3.000.

Menurut Rudi, turunnya harga cabai ini terjadi awal bulan april 2017 ini dan terus mengalami penurunan yang signifikan.

“Sekarang harga cabai turun drastis sejak awal april lalu, kalau dulunya cabai sempat mahal sampai mencapai 150.000/kg bahkan lebih mahal dari harga daging sapi,” jelasnya.

Turunnya harga cabai ini ternyata juga diimbangi dengan turunnya harga sayuran lokal seperti, buncis, kacang panjang, sawi, bayam, kangkung dan timun.

Harga kancang panjang dari Rp 18.000 turun menjadi Rp 8.000/kg, sawi dari harga Rp 16.000 menukik diangka Rp 6.000/kg, bayam dari harga Rp 10.000 turun menjadi Rp 4.000/kg, sayur kangkung dari harga Rp 10.000 melemah diangka Rp 4.000/kg dan untuk sayur Mentimun dari harga Rp 12.000 kini dibandrol dengan harga Rp 6.000/kg .

“Kalau untuk sayuran lokal turun harganya turun 100 persen dari harga semula karena faktor curah hujan yang tinggi di bulan april ini,” papar Rudi.

Sementara itu beberapa sayuran impor seperti tomat, kentang, wortel, brokoli, kubis harga masih stabil dan belum adanya perubahan yang sangat signifikan.

APRI @www.rasio.co | Ikawati Ratna Dewi

Print Friendly, PDF & Email

Telisik Modus Gelper Selenggarakan Judi

0

RASIO.CO – Gelanggang Permainan(Gelper) mesin yang diperuntukkan bagi anak dan orang dewasa , dimana izinnya telah dikeluarkan Pemko Batam melalui BPM-PTSP telah disalahgunakan bahkan modus perjudiannya dikelola dengan baik hadiah ditukarkan dengan uang tunai diluar arena gelper.

Ada lebih kurang 32 Gelper di Batam baik yang berizin maupun berdiri secara ilegal didaerah strategis maupun diperumahan penduduk. ironisnya para pemilik gelper tersebut beralasan untuk meningkatkan atau mendongrak kunjungan wisata lokal maupun asing. parahnya justru pemainnya para warga lokal bahkan sedikit terpantau warga asing.

Anehnya Gelper yang bertujuan sebagai sarana permainan anak dan dewasa ini jam operasionalnya sampai dini hari, apakah mungkin anak-anak dan orang dewasa memainkan permainan game berjam-jam? dan pihak kepolisianpun sudah membuktikan bahwa gelper ada unsur judinya bahkan sudah masuk dalam persidangan PN Batam seperti Bali Zone dengan terdakwa 8 orang serta barang bukti uang tunai penukaran, handphone, bonus, bahkan mobil yang dijadikan tempat penukaran.

“Korbanya hanya karyawan berupa kasir, pengawas, wasit dan pemain, sehingga pemilik selalu lolos,” kata salah seorang hakim yang enggan namanya di publis ke Rasio.co beberapa waktu lalu. Sabtu(15/04/2017).

8 TerdakwaGelper bali zone belum digaji

Kata Dia, dipersidangan justru ada yang gajinya belum dibayar sudah mendekam dalam tahanan dan rata-rata mereka hanya tamatan sekolah rendah sehingga tidak memahami dampak hukumnya.

“Pengawasan pemerintah daerah kurang dalam hal ini sehingga ada saja kasus gelper yang masuk dipersidangan,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Batam, RNM mengatakan, dugaan perjudian gelper bukanlah hanya hisapan jempol belaka, terbukti pihak kepolisian selalu melakukan penggerebekan bahkan baru-baru ini di kampung aceh dan rempat hiburan malam yang ternama di batam.

“Dua minggu lalu dua lokasi digrebek polisi bahkan sudah menetapkan beberpa tersangka, namun kembali hanya pekerja sementara pengusahanya melenggok diluar,” uajrnya.

Kata dia, seharusnya para pejabat pemberi izin dievaluasi kinerjanya, pasalya biaya penggeluarkan izinya yang seharusnya gratis dikabarkan memakan biaya fantastis satu lokasi dan tembus sampai Rp140 juta, mulai dari izin domisili tingkat lurah sampai BPM.

“ya tentunya penggusaha harus bermain karena biaya besar,”ungkap mantan penggurus gelper ini.

Sedangkan bukti kasus Gelper sudah beralih fungsi saat inipun sedang disidangkan di Pengadilan Negeri Batam yaitu Gelpel Balizone yang diduga tampa izin, dimana baru tahap sidang kedua mendegarkan keterangan saksi.

dan inilah terdakwanya tetapi pemiliknya berhasil kabur, Bahwa Terdakwa I.Emanuel Inguliman Als Ingland, Terdakwa II. Rudi Hartono Als Rudi, Terdakwa III. Sri Mandayani Als Manda, Terdakwa IV. Susi Nainggolan Als Susi, Terdakwa V. Irmayeni Als Irma, Terdakwa VI. Elvi Sugiarto Als Elvi, dan Terdakwa VII.Stanislaus Bala Hanan Als Bala.

Sedangkan Barang bukti 53 unit mesin gelper yang terdiri dari 1 unit mesin Naga Panda, 1 (unit mesin Baby Box , 1 unit mesin Ocean King II , 1 unit mesin Paus, 15 unit mesin poker ,14 unit mesin singa , 20 unit mesin paman.

Uang tunai Rp.3.289.000,- , 1 buah papan koin warna pink dengan 300 ,1 ikat tiket warna putih biru bertuliskan Indah Zone sebanyak 625 , 1 buah kalkulator ,1 unit handphone Samsung Duos dalam kotak putih bertuliskan angka 150, 1 handphone Venera dalam kotak biru bertuliskan angka 150.

1 unit mobil Toyota Kijang Innova hitam nopol BP 12 TM, 1 buah kunci mobil Toyota Kijang Innova, 1 buah STNK an Rustam Efendi dan Tempat Penyimpanan Kejaksaan Negeri Batam, Tempat Penyerahan Pengadilan Negeri Batam Penerima Nurlaili, SH.,MH Tgl Penyerahan Barang Bukti 01/03/2017 dan Barang Bukti dititipkan kembali ke JPU.

RUMBADI DALLE @www.rasio.co

Print Friendly, PDF & Email

Satbrimob Polda Kaltim Tangkap Baharudin Pengedar Narkoba

0

RASIO.CO, Tarakan – Bukannya menikmati masa tua bersama keluarga setelah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Tarakan, Baharudin (51) justru kembali berulah dengan mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu. Baharudin, diamankan Unit Intelmob Detasemen C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim Tarakan, lantaran kedapatan memiliki sabu-sabu sebanyak satu bungkus sedang dengan berat 25,9 gram, Jumat (14/4) sekitar pukul 12.30 wita di Jl Lestari, RT 02 Kelurahan karang Harapan.

Penangkapan baharudin dikatakan Kepala Detasemen (Kaden) C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim Tarakan, AKBP Henzly Moningkey melalui Kanit Intelmob, Aipda Supriyanto bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan disekitar Jl Lestari kerap dijadikan lokasi transaksi sabu-sabu.

“Begitu mendapatkan informasi, Personil Intelmob langsung melakukan pengamatan wilayah, namun dalam perjalana kita mendapatkan Baharudin dengan gerak-gerik mencurigakan tengan mengendarai sepeda motor metik dengan Nomor Polisi (Nopol)KT 5080 JG,” ujar Supriyanto.

Lanjut Supriyanto, tanpa pikir panjang Personil Intelmob langsung membuntuti dari belakang. Merasa diikuti, Baharudin yang telah dibuntuti dari belakang langsung mencoba mengelabui personel Intelmob, dengan cara masuk kedalam gang-gang yang ada disekitar lokasi pengangkapan.

“Dia (Baharudin, red) sempat mengelabui kita dengan cara masuk gang, pada saat mau keluar gang, langsung dicegat, hingga akhirnya berhasil diamankan,” bebernya.

Baharudin yang merasa tersudut, dijelaskan Supriyanto langusung diamankan dan dilakukan penggeledahan badan beserta barang bawaannya.

“Kita geledah badannya tidak ditemukan, baru setelah diperiksan dimotor yang digunakannya, didapatlah sabu-sabu sebanyak 25,9 gram, disembunyikan di dasboard motor bagian bawah dan ditutupi karpet,” ungkap Supriyanto.

Usai mendapatkan barang bukti yang dicari, Baharudin selanjutnya digiring ke Mako Detasemen C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim Tarakan untuk dilakukan pemeriksaan. Dari pengakuan Baharudin, diceritakan Supriyanto kalau barang haram tersebut dibawa Baharudin kelokasi pengangkapan, karena ada yang akan memesannya.

“Sebelum mengantarkan ke Jl Lestari, Baharudin ini baru saja selesai mengantarkan pesanan sabu-sabu ditempat yang lain. Usai mengantar, pulang lagi ambil barang dan diantar lagi ke tempat pemesanan yang ke dua hingga akhirnya berhasil kita tangkap,” terangnya.

“Dia juga mengakui kalau sabu-sabu tersebut diambilnya langsung dari pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan Tawau, Malaysia dalam jumlah besar. Hanya saja, waktu kita tanyai apakah masih ada sisahnya diakui kalau barang tersebut merupakan barang terakhir yang dipesan seseorang,” sambungnya.

Selain mengamankan barang bukti sabu-sabu sebanyak satu bungkus sedang dengan erat 25,9 gram, dari tangan Baharudin personel Intelmob juga berhasil meyita barang bukti lainnya beruap timbangan digital, pelastik hitam, gunting, dompet, korek api, dua unit Handphone (Hp) STNK dan motor metic Nopol KT 5080 JG dan uang tunai Rp. 1,5 juta diduga hasil penjualan sabu-sabu.

“Usai dilakukan pemeriksaan, Baharudin selanjutnya diserahkan ke Sat reskoba Polres Tarakan guna pemeriksaan lebih lanjut dan proses hukum. Sementara itu, pengakapan Baharudin ini juga bagian dari Operasi Anti Narkotika (Antik), yang mana Brimob Tarakan diminta untuk membeck up Polres dan BNNK Tarakan,” tutupnya.

ALLE KATA @www.rasio.co |  Muhammad Iman

Print Friendly, PDF & Email

Batam Jadi Transit Wisata Favorit Libur Panjang

0

RASIO.CO – Batam merupakan kota di Indonesia yang padat penduduknya dan selalu sibuk oleh kegiatan industri maupun pariwisata. Kota ini terletak di jalur pelayaran yang menghubungkan dengan Singapura dan Malaysia. Karena kesibukan sebagai kota industri, orang-orang menyebut Batam sebagai Singapura-nya Indonesia.

Paska libur panjang bertepatan paskah kota Batam menjadi transit wisata favorit liburan bersama keluarga, yang mana berlanjut mengunjungi negara S”pore dan Malaysia bagi warga kepulauan yang ada di Kepri, baik warga Karimun, Tanjungpinang maupun lainnya.

Hal ini terlihat dari padatnya jalur lalulintas laut pelabuhan domestik sekupang , baik penumpang kapal Dumai expres, Batam Jet maupun lainnya yang silih berganti berlabuh di sana dari berbagai pulau.

“Kami kalau libur panjang biasanya bersama keluarga ke Batam berlibur dan esoknya berlanjut ke negara tetangga,” kata Husin warga Karimun yang dijumpai Media Rasio.co dalam Kapal Dumai Express. Jumat(14/04/2017).

Husin yang merupakan pengusaha kontraktor lokal sudah biasa berkunjung ke Batam dalam hal bisnis, namun disaat libur panjang seperti saat ini selalu membawa istri serta anak-anaknya untuk berlibur sekaligus shopping di mal-mal yang ada di Batam.

“Nginap dua malam selanjutnya berangkat ke Singapore dan pulangnya langusung dari negara singa langsung ke karimun,”ujarnya.

Kata Dia, kelebihan daerah Batam ini serba lengkap dibandingkan daerah kepulauan kepri lainnya dan boleh dikatakan komplit tempat hiburanya terutama bagi anak-anak serta dengan biaya terjangkau.

“Pokoknya seronoklah untuk berlibur bersama keluarga,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Lela pelajar Karimun, ia mengatakan dirinya liburan bersama keluarga kesalah satu hotel yang ada diwilayah Nongsa selama dua hari untuk menikmati keindahan padang golf disana.

“Sama keluarga mau main golf di Nongsa dan sudah merupakan hobby,” ujar pelajar yang masih duduk di bangku SLTA ini.

Pantauan lapangan, pelabuhan domestik sekupang dihari libur paskah ini terlihat ramai dipadati warga asal pulau yang ada di Kepri. para petugas terlihat sibuk mengatur kemacetan lalilintas kendaraan taxi , agar tidak mengganggu kendaraan pribadi yang menjemput sanak keluarga dari luar daerah yang berkunjung ke Batam.

APRI @www.rasio.co |

Print Friendly, PDF & Email

Pengungsi Banjir Bandang di Aceh Mulai Sakit ISPA

0

RASIO.CO, Lhokseumawe – Pengungsi banjir bandang di Kecamatan Lawe Sigala-Gala dan Kecamatan Semadam, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, mulai terserang infeksi saluran pernapasan (ISPA). Mereka berobat ke Posko kesehatan setempat.

“Hasil pantauan banyak yang mengeluhkan ISPA. Mereka telah ditangani medis Posko pengungsi,” kata Irmansyah Camat Kecamatan Lawe Sigala-Gala, Jumat, 14 April 2017.

Menurut Irmansyah, keluhan penyakit tersebut diduga karena abu lumpur yang berterbangan setelah cuaca semakin membaik sejak dua hari ini.

“Untuk langkah antisipasi, kita telah bagikan masker. Jadi bila beraktivitas warga harus memakai masker, agar tidak terhirup debu,” kata Irmansyah.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) akibat meluapnya sungai Alas, Selasa, 11 April 2017, Kecamatan Lawe Sigala-Gala, Kecamatan Semadam, Kecamatan Babul Makmur dilanda banjir bandang, Dua orang tewas termasuk bayi berusia 1,5 tahun, 684 keluarga atau 2.821 jiwa mengungsi.

Sebanyak 507 unit rumah rusak berat dan ringan, 3 unit rumah ibadah rusak, saluran air bersih, satu kantor desa dan 5 meter jalan amblas. Satu unit jembatan juga dilaporkan rusak.

APRI @www.rasio.co | Tempo

Print Friendly, PDF & Email