Rabu, Juni 24, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1561

Janji Bripda Ridho Korban Bom Kampung Melayu kepada Kekasih yang Tak Sempat Terpenuhi

0

RASIO.CO, Batam – Mabes polri. Aulia tak mampu menahan rasa sedihnya. Teringat janji kekasihnya, Bripda Ridho Setiawan (21), yang akan menjemputnya sepulang kerja dan mengajaknya ke angkringan.

“Kemarin sempat komunikasi. Dia bilang ‘Besok kamu masuk ya, aku libur. Giliran kamu libur, aku kerja. Nanti aja deh aku jemput terus ke angkringan’. Saya bilang nggak usah direncanain, kalau direncanain nanti nggak jadi. Kata dia ‘direncanainlah biar jadi’, saya bilang ‘udahlah nggak usah diomongin sekarang, gimana besoknya aja’,” kata Aulia ketika ditemui di rumah duka di Perumahan Dasana Indah, Tangerang, Banten, Kamis (25/5/2017).

dilansirTribratanews.polri.go.id ,Bripda Ridho merupakan salah satu dari tiga anggota kepolisian yang tewas karena bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Saat itu, dia sempat menghubungi Aulia ketika bertugas.

“Dia sempat bilang WA (Whatsapp) aja soalnya BBM (Blackberry Messenger) ceklis,” kata Aulia mengulangi perkataan Ridho.

Saat itu memang Ridho tengah melakukan pengawalan pawai obor jelang Ramadhan. Tak disangka, dia ikut menjadi korban tewas.

Aulia saat itu sempat khawatir karena komunikasi dengan Ridho terputus. Dia sempat mengecek percakapan di grup Whatsapp rekan-rekannya tentang kabar Ridho.

“Kenal sama Ridho dulu waktu dia sekolah di SMK Penerbangan di Curug (SMK Penerbangan Dirgantara, Curug, Banten). Sebenarnya dia sempat diminta keluarga meneruskan ke STIP (Sekolah Tinggi Ilmu Penerbangan) di situ juga kan 1 kompleks, tapi dia mau jadi polisi,” kata Aulia.

Kekhawatiran Aulia semakin menjadi ketika pukul 03.00 WIB, kakak Ridho, Richa, menghubunginya. Richa menyampaikan pada Aulia bila Ridho turut menjadi korban.

“Jam 3 pagi, Kak Icha (Richa) ngabarin kalau Ridho terkena ledakan bom di Kampung Melayu, dia bilang ‘doain biar dia nggak kenapa-kenapa’,” ucap Aulia.

Namun, kabar tewasnya Ridho baru didapat Aulia tadi pagi. Dia pun langsung buru-buru ke rumah duka untuk menemui jenazah kekasihnya itu.

“Tapi tadi dikabarin sama Kak Icha kalau udah mau jalan ke Lampung, saya mau ikut tapi kata Kak Icha nanti dicariin orang tua. Jadi saya nggak sempet ketemu,” kata Aulia.

Pagi tadi, jenazah Ridho sempat disalatkan di Masjid Al-Jihad yang berada di dekat rumah duka. Setelah itu, anak ketiga dari pasangan Gunawan dan Hafifah itu dibawa ke Lampung, tempat kelahirannya, untuk dimakamkan di sana.

APRI @www.rasio.co| Tribratanews.polri.go.id

Ruslan Kurir Ekstasi 50 Ribu Terus Berkelit di Persidangan

0

RASIO.CO, Batam – Ruslan bin Jaiz tersandung dugaan kepemilikan narkoba jenis pil ektasi sejumlah 49.930 butir terus berkelit dipersidangan bahkan membantah BAP Penyidik dengan alasan dipaksa bahkan diintimidasi mengunakan senjata api. Rabu(24/05/2017).

Berkelitnya terdakwa Ruslan dipersidangan membuat JPU Yogi menghadirkan saksi verbal lisan dari penyidik kepolisian Polresta Baraleng Rizky Putra dan Siswanto.

Dalam persidangan kedua saksi verbal lisan dengan tergas mengatakan bahwa Keterangan Berita Acara Pemerikasaan(BAP) terdakwa selama pemeriksaan tampa paksaan bahkan dibaca dan ditanda tangani yang didampingi PH Juhrin.

“Tidak benar yang mulia bahkan kami suruh membaca baru ditandatangani dan ketika itu juga terdakwa didampingi PH,” Kata Rizky di ruang sidang.

Saksi juga menerangkan, bahwa pemeriksaan terdakwa sekali saja. Tidak ada pemaksaan terhadap terdakwa serta menodongkan senjata. “Tidak ada pemaksaan yang mengatakan supaya terdakwa mengakui saja,”ujar saksi.

Namun, dalam persidangan pemeriksaan saksi perbalisan, terdakwa tetap membantahnya, sebagaimana pada sidang sebelumnya, terdakwa mengatakan selama pemeriksaan yang dilakukan oleh polisi, dia merasa tertekan.

“Saya dipaksa mengakuinya, katanya, akui saja, dikejaksaan aja nanti ngomongnya. Penodongan senjata sama saya didalam sel, yang dilakukan seorang polisi. Saya tidak bawa barang itu (Ekstasi-red), barang tersebut disuruh saya angkat. Dan semua keterangan saksi itu, salah,”kata terdakwa Ruslan yang didampingi PH nya.

Usai mendegarkan keterangan saksi verbal lisan ketua majlis Hakim Endi yang didampingi dua hakim anggota menunda sidang pekan depan mendegarkan keterangan saksi.

Seperti diketahui, Ruslan desember 2016 ditangkap Satnarkoba Polresta Barelang sedangkan rekanya Mohan DPO. kronologis peristiwa sekira pukul 06.30 Wib di Pelabuhan Tikus, Pantai Stres, Kecamatan Batu Ampar atas perintah Mohan terdakwa menjembut narkotika dengan upah RM 1000.

Terdakwa menyangupinya hingga keesokan harinya Terdakwa tiba di Pelabuhan untuk mengambil Ekstasi tersebut,selanjutnya setelah menunggu sekira 5 menit, Terdakwa didatangi oleh orang yang mengunakan Spead Boat dimana orang tersebut adalah orang suruhan Mohan (DPO) yang akan mengantarkan Ekstasi.

Selanjutnya orang suruhan Mohan (DPO) menurunkan2 kantong plastik warna merah yang berisikan Tablet Narkotika jenis Ekstasi dan Terdakwa langsung mengambil 2 kantong plastik merah tersebut serta langsung berjalan keluar dari pelabuhan.

Bahwa selanjutnya pada saat Terdakwa sedang berjalan keluar dari pelabuhan, datang Saksi Ronald Boy Sihotang, Saksi Wan Rahmat, Saksi Veridian dan rekan-rekannya dari Satresnarkoba Polresta Barelang yang langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa, dimana pada saat dilakukan penggeledahan pada diri terdakwa ditemukan Barang Bukti.

1 buah kantong plastik warna merah yang didalamnya terdapat 5 bungkus plastik warna silver yang berisikan Tablet diduga Ekstasi yang jumlah Total sebanyak 20.000 Tablet diduga Ekstasi dengan logo B29 warna biru.

3 bungkus plastik warna Silver yang Berisikan Tablet diduga Ekstasi yang Totalsebanyak 10.000 Tablet diduga Ekstasi dengan logo B29 warna Merah. dan 1 buah kantong plastik warna Merah yang didalamnya terdapat 4 (empat) bungkus Tablet diduga Ekstasi jumlahTotalsebanyak 19.930 Tablet diduga Ekstasi.

Bahwa Terdakwa didalammemiliki,menyimpan, menguasai,atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman beratnya melebihi dari 5 Gramt idak memiliki ijin atau hak serta tidak berkaitan dengan pekerjaannya.

Perbuatan Terdakwa Ruslan Bin Jais sebagaimana diaturdan diancam Pidana melanggar Pasal 112 Ayat (2) Undang – Undang No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

APRI @www.rasio.co

BNNK Beri Pemahaman Bahaya Narkoba di Lingkungan Masyarakat

0

RASIO.CO, Batam – BNNK Batam mengadai kegiatan asistensi penguatan pembangunan berwawasan anti narkoba kepada masyarakat Sei Beduk di Ruang Rapat Wisma Batam Kementerian Agama, Rabu (24/05/2017)

Kegiatan Badan Narkotika Nasional Kota Batam (BNNK) yang bertempatkan di Ruang Rapat Wisma Batam Kementerian Agama pada pukul 09.00 WIB di hadiri langsung Kepala BNNK Batam AKBP Darsono , Penyuluh Sie. P2M BNNK Batam Darmarita, SP,.MP dan RT, RW serta 30 warga Sei Beduk, Batam.

Kegiatan ini guna menjelaskan pemahaman tentang kebijakan Asistensi di lingkungan masyarakat serta penjelasan tentang tujuan pembangunan berwawasan anti narkoba.

Kegiatan ini sekaligus mempererat kerjasama BNNK Batam dan masyarakat Kec. Sei. Beduk dalam melakukan Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan masyarakat.

” saya berharap kegiatan ini dapat mendorong peserta dalam menyampaikan sosialisasi bahaya narkoba kepada siapa saja khususnya anggota keluarga dan masyarakat setempat dan dalam hal ini, tokoh masyarakat seperti RT dan RW yang menjadi peserta kegiatan bisa diberdayakan menjadi penggiat anti narkoba ” ujar darsono selaku kepala BNNK Batam.

Altarra@www.rasio.co

ASDP Prediksi Lonjakan Penumpang Lebaran 4 Persen

0

RASIO.CO, Jakarta – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkirakan jumlah penumpang penyeberangan selama musim mudik Lebaran tahun 2017 mencapai 4,95 juta orang penumpang yang tersebar di delapan lintasan penyeberangan utama yang dipantau secara nasional.

Delapan lintasan utama penyeberangan yang terpantau secara nasional yakni, Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, Panajam-Kariangau, Bajoe-Kolaka, dan Tanjung Kelian-Tanjung Api-api. Dari ketujuh lintasan tersebut, selama periode mudik Lebaran ini akan dioperasikan total 191 unit kapal roro, dan 42 unit dermaga.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi mengatakan, jumlah penumpang tahun ini diperkirakan mengalami kenaikan sebanyak 4 persen dibandingkan realisasi tahun 2016 yang mencapai 4,78 juta orang penumpang.

“Untuk roda dua diperkirakan naikk 6,5 persen menjadi 443.666 unit sepeda motor dari realisasi 2016 sebanyak 416.954 unit, dan untuk roda 4 atau lebih (termasuk truk) mencapai 660.407 unit atau naik 6,3 persen dibandingkan realisasi tahun 2016 sebanyak 628.002 unit,” sebutnya, di sela rakor terpadu angkutan Lebaran tahun 2017 di Kementerian Perhubungan, Selasa (23/5).

Dengan perayaan Hari Idul Fitri yang jatuh pada Minggu (25/6) dan Senin (26/6) dan libur cuti bersama yang jatuh pada 27-30 Juni 2017, arus puncak mudik diprediksikan jatuh pada H-3 atau pada Kamis (22/6) atau H-3 dan Jumat (23/6) atau H-2.

“Kami menargetkan dengan persiapan matang dan kapasitas yang memadai, layanan penyeberangan selama mudik Lebaran 20177 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan selamat kepada seluruh pengguna jasa,” tutur Faik Fahmi.

Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Christine Hutabarat mengatakan, pelabuhan Merak menjadi salah satu titik perhatian utama dalam mudik Lebaran, karena lintasan Merak-Bakauheni menjadi jalur utama dan tersibuk yang menghubungkan pulau Jawa dan Sumatera.

“Lintasan Merak-Bakauheni memang menjadi fokus layanan utama saat arus mudik, kami pastikan ada 56 unit kapal yang akan beroperasi (tidak termasuk 2 unit kapal yang sedang docking), serta total 6 dermaga yang akan beroperasi selama Lebaran mendatang,” sebutnya.

Adapun kapasitas terpasang di pelabuhan Merak, untuk penumpang mencapai 159.120 orang (prediksi saat puncak 170.684 orang), kendaraan roda dua mencapai 27.200 unit (prediksi saat puncak 22.601 unit), dan kendaraan roda empat plus bus mencapai 17.544 unit (prediksi saat puncak 17.177 unit).

“Untuk penumpang walau ada lonjakan sedikit, kami yakini sarana dan prasarana yang ada tetap memadai. Manajemen juga terus meningkatkan fasilitas dan layanan terhadap pengguna jasa, sehingga selama mudik Lebaran tahun ini ada pengalaman dalam layanan pelanggan yang lebih baik dan berkesan dibandingkan tahun lalu,” tutur Christine.

Tahun ini, selain memperbanyak titik penjualan tiket di luar area pelabuhan (buffer zone) baik yang di tol (rest area) maupun non-tol (dibagi ring1-2-3 sesuaii radius kilometer dan trafik penumpang), PT ASDP berencana memberikan pelayanan penjualan tiket online yang dapat diakses masyarakat dengan gadget melalui website PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Dengan demikian, pengguna jasa dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman, dan tidak perlu mengantre lama membeli tiket saat di pelabuhan, serta memiliki kepastian waktu saat akan menyeberang.

“Saat ini kami masih dalam tahap penyempurnaan dan simulasi payment gateway dengan mekanisme transfer pembayaran. Targetnya tanggal 1 Juni 2017, pengguna jasa, khusus kendaraan golongan I penumpang dapar membeli tiket melalui daring,” tuturnya.

Menariknya, dengan tersedianya layanan tiket online ini, pengguna jasa dapat menikmati layanan penyeberangan dengan skema tiket berjadwal.

APPRI @www.rasio.co|

Pendidikan Untuk Ubah Pola Pikir

0

RASIO.CO, Batam – Rektor Universitas Riau Kepulauan , Prof.Dr. Nasaruddin,SU mengatakan, pendidikan sangat penting karena dapat merubah pola pikir serta meningkatkan derajat sosial.

Oleh sebab itu, mahasiswa dan mahasiswi yang diwisuda ini sangat diharapkan masyarakat dalam hal keilmuan sesuai dengan program studi masing-masing. Ijazah adalah bentuk legalitas sebagai ilmuwan dan berpikir ilmiah.

” Jangan lupa pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tingi,” kata Nasaruddin di hadapan 163 wisudawan dan wisudawati yang di wisuda tahun ajaran 2016/2017 di auditorium Unrika, Batam, Senin(22/05/2017).

Bagi wisudawan/wisudawati jangan berpuas di sarjana strata I (S1), dan pikirkan untuk melanjutkan pendidikan tingkat lanjut Magister atau S2. Nasruddin menceritakan masa dia kuliah yang penuh tantangan.

” Jadi tiap perjuangan ada kendala yang harus diselesaikan,” katanya.
Kata Dia,Pikiran, tenaga, waktu merupakan pengorbanan tak ternilai,
namun semangat akan menjadikan belajar bukan suatu beban, tapi merupakan kesenangan tersendiri, setidaknya apabila meraih sarjana akan merubah strata sosial individu.

Tahun ini-lanjut Nasruddin- merupakan tahun istimewa karena delapan program studi mendapat akreditas B dari BAN-PT. Ke-8 prodi tersebut yaitu : prodiAkuntansi, Prodi Manajemen, Prodi. Pendidikan Biologi, Prodi. Pendidikan Matematika, Bahasa Inggris, dan Prodi Sejarah. Untuk Fakultas Teknik yang terakreditas B adalah Teknik Sipil dan Teknik Industri. Tahun ini Unrika membuka Magister Manajemen (S2).

Hal senada diungkapan Febrina Fitri, Perwakilan dari Kopertis ( Kepri,Sumatera Barat, Jambi dan Riau) bahwa bagi dosen-dosen meneruskan pendidikannya ke jenjang tinggi yakni doktor (S3), serta wajib melakukan Tridharma Perguruan Tingi, agar dari penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pendidikan dapat memunculkan hal baru yang mampu merubah ke hal-hal lebih baik dan berguna bagi Negara, bangsa dan masyarakat.

” Jadi dosen meningkatkan pendidikannya,” pinta Febrina

Sementara itu, Pendiri/Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Batam, Dr.H. Amarullah, S.E.,MBA menceritakan awal berdirinya Universitas Riau Kepulauan Batam. Perguruan tinggi ini berawal didirikan Sekolah Tinggi Ekonomi dan Sekolah Tinggi Teknik Batam tahun 1994.

Sedangkan Yayasan dibuat tahun 1992.Dijelaskan, hingga yang kini alumni Unrika sebanyak 6.327 orang. Untuk mencapai hasil yang baik bagi mahasiswa, pihaknya terus meningkatkan mutu tenaga pengajar/dosen dengan memberi bea siswa untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi yakni S3 ke perguruan tinggi di luar Batam.

” Itu kita biayai,” kata Amrullah.

Selain itu memberi bea siswa kepada mahasiswa kurang mampu, sedang mahasiswa berprestasi di urutan pertama mendapat bea siswa dari pemerintah seperti dari Dikti.

Meningkatkan kemampuan dosen-dosen Unrika dengan memberikan bea siswa untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat doktoral itu tujuan agar dalam transfer of knowledge, transfer of skill, and transfer of values benar-benar terwujud sesuai prasyarat bagi terselenggaranya proses tersebut.

Wisuda kali ini memunculkan mahasiswa terbaik dengan nilai tertinggi antara lain dari Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen ,Lomerson Hutasoit dengan IPK 3.90, dari Program Studi Akuntansi Arman Simanjuntak dengan IPK. 3.80 dan menyelesaikan studi selama 3 tahun 8 bulan.

Sedang dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Program Studi Matematika, Irwan Junisman Zendeta dengan IPK 3.93 masa studi 3 tahun 8 bulan disusul dari Fakultas Hukum Program Studi Ilmu Hukum, Tumbur Hutasoit dengan IPK:3.62, masa studi 3 tahun 6 bulan
dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politi atas nama Awang Hitam dengan IPK:3,29.

” Saya belajar terus,” kata Tumbur Hutasoit di sela-sela makan siang usaiwisuda sumringah.

Pariadi Adi @www.rasio.co |

Lion Air Buka Jalur Penerbangan Kualanamu-Malaysia

0

RASIO.CO, Medan – Tingginya animo masyarakat bepergia keluar negeri, maskapai penerbangan Lion Air kembali mewacanakan buka jalur Bandara Internasional Kualanamu menuju Kuala Lumpur, Malaysia dan Sebaliknya.

“Penerbangan ini kembali dilayani karena melihat perkembangan minat masyarakat yang tinggi untuk bepergian ke luar negeri khususnya Malaysia, baik untuk keperluan wisata maupun pekerjaan,” kata Public Relations Manager Lion Air Group, Andy M Saladin, Jakarta, Rabu (24/5).

Andy menjelaskan, bahwa hal ini juga dilakukan sebagai bentuk komitmen Lion Air Group dalam mendukung pertumbuhan pariwisata Indonesia dengan mendatangkan wisatawan mancanegara.

Sebagai informasi, maskapai Lion Air Group lainnya yang beroperasi di Malaysia yaitu Malindo Air yang akan berganti nama menjadi Batik Malaysia juga telah melayani penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Medan melalui Bandara Internasional Kualanamu sebelumnya.

Nantinya, Maskapai yang baru saja resmi menerima pesawat Boeing 737 MAX sebagai pengguna pertama di dunia tersebut telah beroperasi menerbangkan rute Kualanamu menuju Kuala Lumpur.

“Kami berharap rute tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat dalam mempermudah akses transportasi via udara, serta mengurangi beban ketergantungan terhadap Bandara Internasional Soekarno – Hatta, Cengkareng, Tangerang sebagai airport HUB rute internasional,” tutur Andy.

APRI @www.rasio.co|Airmazg

Kapal Navigasi Hubla Hasil Karya Anak Bangsa di Luncurkan

0

RASIO.CO, Batam – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun bersama Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonius Toni Budionoko meluncurkan dua Unit Kapal Kelas I Kenavigasian, Rabu (24/5) di Kawasan PT Citra Shipyard Tanjung Uncang, Batam.

Kedua Unit Kapal Navigasi milik Direktorat Navigasi Kementerian Perhubungan yang dibuat oleh PT Citra Shipyard ini bernama H-301 KM Masalembo dan H-302 KM. Nipa. Kapal tersebut akan ditempatkan pada pemangkalan Distrik Tanjungpinang dan pemangkalan distrik Surabaya.
Kapal dengan biaya pembuatan sebesar Rp.233.777.777.777 ini direncanakan beroperasi Juni tahun ini. Nurdin Basirun berterima kasih kepada Direktorat Jendral Perhubungan Laut yang telah mempercayakan pembuatan dua kapal Navigasi kepada pengusaha perkapalan Kepri. Dan mengajak agar kepercayaan tersebut terus berlanjut untuk berbagai proyek lainnya di Kepri

“Saya sebagai Gubernur mengucapkan terima kasih untuk Kementerian Perhubungan yang telah mempercayai pembuatan kapal Navigasi ini kepada pengusaha Kepri. Semoga semua kapal yang dibiayai negara dipercayakan ke Kepri. Saya berharap pekerjaan ini bisa terus berlanjut untuk berbagai proyek lainnya. Buatan Kepri ini sudah teruji,” ujar Nurdin.

Nurdin menyebutkan bahwa Kepri sangat membutuhkan kapal Navigasi tersebut. Apalagi saat ini Kepri mulai fokus menggali potensi di laut. Baik pariwiasatanya maupun kekayaan lautnya. Kehadiran satu kapal Navigasi di Tanjungpinang diharapkan bisa memperkuat kemaritiman di Kepri.

Tidak itu saja, Nurdin juga meminta dukungan dari Kementerian Perhubungan untuk bisa ikut serta dalam pengelolaan pelabuhan. Pelabuhan menurut Nurdin sangat berperan penting dalam kemajuan program industri Maritim di Kepri.

“Saya memang sangat berkomitmen untuk memajukan industri maritim ini. Jadi Pak Dirjen jangan kaget nanti saya sebagai Gubernur bisa menjadi makelar juga. Saya bawa pengusaha-pengusaha lokal ini kehadapan Pak Menteri Perhubungan nanti. Siapa yang mampu, beri kepercayaan membuat berbagai proyek pusat,” tegas Nurdin.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Ir. Antonius Toni Budiono, MM dalam mendukung penuh keinginan Gubernur untuk fokus di Bidang Kemaritiman. Karena itulah satu kapal Navigasi H-301 KM Masalembo ditempatkan di pangkalan navigasi Tanjungpinang.

“Peningkatan aktivitas maritim menuntut tersedianya kesiapan dalam kenavigasian. Semoga target-target Kepri tercapai dalam industri maritim ini, ” ujar Antonius.

Antonius juga berpesan agar perusahaan perkapalan PT Citra Shipyard bisa mempertahankan kualitas hasil buatannya. PT. Citra, katanya, sudah mampu membuat kapal seperti buatan luar negeri. Maju dalam kualitas dan teknologinya.

Direktur Navigasi Bambang Wiyanto, menyebutkan Kedua Kapal tersebut merupakan program dari satuan kerja pengembangan Kenavigasian pusat tahun anggaran 2017. Pengerjaannya dimulai 29 Desember 2015, selama 660 hari kalender . Pengerjaan selesai 16 Oktober 2017 .

“Namun sebelum Oktober datang, kapal ini sudah selesai. Ini sebuah prestasi. Pertahankanlah,” tukasnya.

GM General Manager PT. Citra Shipyard Abi menjelaskan kedua kapal navigasi tersebut dibuat dengan panjang 60 meter, Lebar 12 meter dan tinggi 4,7 meter dengan kecepatan 15 knot. Bahan-bahan pembuatan kapal didatangkan dari luar negeri dengan kualitas terbaik sepeti untuk mesin dari Jepang, plat besi dari Amerika, ada juga dari Nederland, Norwegia, dan Jerman untuk teknologinya.

” Saya jamin kualitas kapal kita ini jauh lebih bagus dari kapal yang dibuat dari luar negeri. Kita tidak kalah saing. Bahkan unggul. Karena kapal kita ini dilengkapi dengan stabilitas sehingga ketika kapasitas bebannya maksimal din30 ton, tidak miring dan tetap stabil. Ini semua adalah keberhasilan masyarakat Kepri,” ungkapnya.

Kapal H-301 KM Masalembo dan H-302 KM. Nipa nantinya akan berfungsi untuk memperbaiki kerusakan seluruh alat-alat navigasi milik pemerintah RI yang ada di tengah laut.

APRI @www.rasio.co| Humas Pemrov

Tiga Korban Jiwa Meninggal Pasca Bom Meledak di Kampung Melayu

0

RASIO,CO, Jakarta – Ledakan terjadi di sisi timur halte Transjakarta Kampung Melayu sekitar pukul 21.00. Menurut keterangan terjadi dua kali ledakan, yakni satu di dekat toilet dan satu lagi di depan pintu busway.

Dilansir Tempo.co, Wakapolri Komjen Syafruddin menjelaskan dalam jumpa pers Rabu malam 24 Mei di Kampung Melayu.

” Saya prihatin, telah terjadi ledakan bom yang diduga serangan bom bunuh diri. Ini terjadi ketika anggota polri sedang menjalankan tugasnya mengamankan pawai sekelompk masyarakat di kampung Melayu. Yang diduga pelaku tewas. Lima anggota polri luka luka. Satu tewas. Yang tewas bernama Brigadir Taufan,” katanya.

Dalam ledakan itu, terdapat 15 orang (5 di antaranya adalah anggota Polri). Dari jumlah itu

3 orang meninggal (1 anggota Polri, 1 warga sipil, 1 orang lagi diduga pelaku). Direktur Penegakan Hukum Kedeputian 2 Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) kepada Tempo membenarkan keterangan tersebut.

Korban dari warga sipil, diperkirakan adalah penjaga toilet. Adapun orang yang diduga pelaku diduga bernama Vicky Kurnianto. Namun polisi belum memberikan komentar soal ini.

Oji, 53 tahun, warga Kampung Melayu mendengar ledakan tersebut. “Ada dua kali ledakan,” kata dia saat ditemui Tempo di Kampung Melayu, Jakarta.

Oji keluar rumahnya setelah mendengar ledakan. Ia melihat ada sesosok mayat pria di atas sebuah motor di lokasi ledakan. Pria tersebut bertelanjang dada dan mengenakan celana jeans. Satu tangan pria tersebut tergeletak tak jauh dari tubuhnya.

Lokasi bom Kampung Melayu kini sudah dipasang garis polisi. Masyarakat nampak berkerumun di sekitar lokasi.

APRI @www.rasio.co| Tempo

Ledakan Berasal dari Toilet Terminal Kampung Melayu

0

RASIO.CO, Jakarta – Ledakan yang mengguncang Kampung Melayu berasal dari toilet terminal dan bukan dari halte Trans Jakarta.

“Bukan dari halte Trans Jakarta ataupun dari bus. Tapi dari toilet di terminal Kampung Melayu,” kata Kepala Humas Trans Jakarta Wibowo saat dihubungi di Jakarta, di Antara Rabu.(24/05/2017).

Wibowo mengatakan, tak ada korban yang berasal dari penumpang Trans Jakarta di halte Kampung Melayu.

Terkait foto potongan tubuh manusia yang terdapat di halte Trans Jakarta, Wibowo mengatakan, potongan tubuh tersebut bukan merupakan penumpang dari Trans Jakarta.

Adapun akibat ledakan tersebut, kaca halte bagian naik dan turun penumpang koridor tujuh dalam kondisi pecah.

Saat ini, halte dalam kondisi kosong dan sementara tidak menaikan maupun menurunkan penumpang dari halte Kampung Melayu.

APRI @www.rasio.co|Antara

Jaksa Hanya Mampu Tuntut 20 Tahun Penjara Terdakwa Narkoba 4,4 Kilogram

0

RASIO.CO, Batam – Dua terdakwa yang diduga jaringan bandar narkoba Alexander Francis dan Krishnan Palaniyapan warga Malaysia yang merupakan sepupu dengan barang bukti 4,4 kilogram sabu hanya dituntut 20 tahun penjara sehingga lolos dari hukuman mati. Senin(22/05/2017).

Alexander Francis berprofesi atau berkedok sebagai artis karbitan, sedangkan Krishnan Palaniyapan sebagai Dept Colektor dinegara Malaysia , keduanya merupakan jaringan narkoba di Batam. empat rekanan sudah divonis.

Salah satunya Yulia Suryani alias Angin terdakwa Narkoba 4,4 kilo yang telah divonis hakim Pengadilan Negeri Batam seumur hidup, dimana vonis tersebut jauh dari tuntutan JPU yang hanya 20 tahun penjara. namun saat dalam pengiriman berkas banding.

JPU Andi Akbar dalam tuntutannya menyampaikan kedua terdakwa terbukti bersalah dan miminta majlis hakim menghukum kedua tersangka 20 tahun penjara serta kedua terdakwa masing-masing dikenakan denda Rp 1 miliar subsider satu tahun kurungan,”kata Jaksa Andi dipersidangan yang dipimpin majelis hakim Zulkifli.

Sebagaimana dalam fakta persidangan, perbuatan kedua terdakwa terbukti melanggar hukum sebagaimana diatur dalam pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 4,4 kilogram atau 4.400 gram.

Atas tuntutan itu, majelis hakim memberikan kesempatan terhadap kedua terdakwa untuk mengajukan pembelaan secara tertulis melalui penasehat hukumnya, Bernad Sihombing. Sidang pun ditutup, dan dilanjutkan pada persidangan berikutnya dengan agenda mendengarkan pembelaan (Pledoi) kedua terdakwa.

Pokok perkara selama persidangan, kedua terdakwa merupakan orang suruhan dari bandar narkotika di Malaysia, Baharudin alias Din alias Jack (DPO), untuk memantau kegiatan transaksi narkotika di Batam. Sebelumnya Jack telah memberikan sabu kepada Baderudin (penuntutan terpisah) untuk dijual ke Ahmad Junaidi.

Dimana Jack telah menyuruh kedua terdakwa menginap di Hotel Swiss Inn Baloi kamar 82. Hal ini dilakukan agar dapat melihat situasi transaksi narkotika di rumah makan Salero Basamo tempat Baderudin dan Ahmad akan bertemu.

Kemudian, tak lama berselang, Ahmad datang bersama beberapa anggota kepolisian dan menangkap Baderudin. Kedua terdakwa juga ikut diamankan setelah ditemukan bersembunyi di SPA Hotel Swiss Inn Baloi, September 2016.

APRI @www.rasio.co|