Senin, Mei 4, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1574

90 Persen Kasus Pembobolan Bank Melibatkan Orang Dalam

0

RASIO.CO, Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) soroti kasus pembobolan bank yang terjadi belakangan ini. Menurut Direktur Pengawasan Bank II OJK, Anung Herlianto, pembobolan terjadi karena ada kerja sama antara ‘orang dalam’ dan nasabah.

“Kasus pembobolan itu 90%-93% selalu melibatkan orang dalam dan/atau nasabah, yang sukarela misalnya mencuri sendiri,” ujar Anung dalam acara Pelatihan dan Media Gathering OJK di Hotel Aston, Bogor, Sabtu (1/4) seperti diberitakan portal berita Detiknews.

Dijelaskannya, kedekatan nasabah dengan pegawai juga berpotensi mengarah ke pembobolan bank. Oleh karena itu, saat ini OJK menerapkan aturan baru yang mana pegawai harus bergantian melayani nasabah-nasabahnya.

“Intinya nasabah jangan dirugikan, ketika nasabah berhubungan dengan pegawai bank, dan pegawai itu melakukan fraud bank harus ganti dulu baru urusan dengan pegawai. Contohnya di bank itu selama dua tahun bekerja dia enggak pernah cuti itu tanda-tanda awal, makanya kita sekarang menerapkan 2 minggu cuti supaya bisa dilihat dengan temannya, dan nasabah bisa terbiasa dengan pegawai yang lain,” ujarnya.

Selain itu, kata Anung, OJK akan menyesuaikan kembali aturan-aturan pengawasan perbankan, terutama pada sistem pengawasan internal perbankan itu sendiri guna meredam aksi pembobolan yang melibatkan pegawai sendiri maupun nasabah.

“Regulasi kita itu sudan common practice. Regulasi kita itu malah lebih bagus dibandingkan regulasi perbankan di Eropa dan bahkan AS serta Jepang, dan kita seperti permodalan kita terbaik nomor 2, likuiditas kita terbaik. Intinya kita akan assess internal control di seluruh bank,” tutur Anung.

Untuk diketahui, baru-baru ini terungkap kasus pembobolan dana nasabah atau fraud PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN dengan modus penggunaan bilyet deposito fiktif. Kasus tersebut merugikan lima nasabah BTN dengan nilai mencapai Rp258 miliar.

Kasus lain diantaranya dugaan tindak pidana korupsi pencairan kredit dengan modus nasabah fiktif yang dilakukan oknum di Bank Syariah Mandiri seperti Kasus tindak pidana penyelewengan alokasi kredit di BSM selalu terjadi bahkan dengan modus yang sama yakni nasabah fiktif. Diantaranya terjadi di Sumatera Utara, kasus dugaan korupsi kredit fiktif Bank Syariah Mandiri (BSM) cabang Gajahmada pada Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Pertamina UPMS-1 tahun 2011. Saat ini perkaranya sudah memasuki tahap persidangan, bahkan dikhabarkan Jaksa Kesulitan Hadirkan Saksi Dugaan Kredit Fikti Bank Syariah Mandiri Cabang Gajahmada.

Kasus kredit fiktif Bank Syariah Mandiri (BSM) Bogor juga menyedot perhatian karena terdapat kerugian negara Rp 59 miliar dari Rp 102 miliar dengan pelaku yang rata-rata memiliki jabatan penting di perusahaan yang berafiliasi dengan PT Bank Mandiri (PERSERO) Tbk itu. Masing-masing pelaku yakni M Agustinus Basrie selaku Kepala Cabang Utama BSM Bogor, Kepala BSM Cabang Pembantu Bogor Haeruli Hermawan, dan Account Officer BSM Bogor John Lopulisa. Selain itu, tersangka Ian Permana yang berperan sebagai debitur dan pembobol dana BSM. Kepada pelaku tersebut diterapkan pasal 63 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah serta pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

ALLE KATA @www.rasio.co

Print Friendly, PDF & Email

Bank Syariah Mandiri Diterpa Isu Korupsi

0

RASIO.CO, Batam-Dugaan tindak pidana penyaluran kredit fiktif di Kantor Cabang Pembantu Bank Syariah Mandiri (BSM) Tanjung Balai Karimun mencuat. Kerugian ditaksir mencapai sepuluh miliar tiga ratus juta rupiah.

Informasi yang diperoleh wartawan RASIO MEDIA, praktek penyaluran kredit fiktif yang merugikan BSM tersebut terjadi pada medio bulan Oktober tahun 2012 sampai dengan Desember 2013. Diduga pelaku merupakan mantan Kepala Cabang Pembantu BSM Tanjung Balai Karimun kala itu berinisial TR.

Ditengarai modus operandinya, pelaku melakukan praktek memperoleh uang dengan cara melanggar undang-undang itu, yakni dengan membuat dan menyalurkan pembiayaan atau kredit kepada beberapa nasabah yang terdata namun tidak ada orangnya.

“Jadi modusnya kredit seolah-olah disalurkan kepada nasabah, padahal nasabah penerimanya tidak ada atau fiktif,” kata sumber RASIO MEDIA yang meminta agar namanya dirahasiakan, dan berharap kasus ini mendapat perhatian pihak berwenang khususnya penegak hukum sebab terkait bank plat merah ini.

Pelaku dalam menjalankan aksinya membuat data nasabah sebanyak kurang lebih 100 orang, yang dalam mekanisme pengajuannya pelaku melibatkan pelaku lain dalam membantu proses umum saat permohonan memperoleh kredit di BSM.

Setelah dilakukan audit internal, tim audit pun menemukan kejanggalan laporan bahwa dari program penyaluran kredit dengan nilai ratusan juta itu, tidak ada dilakukan penyetoran kredit maupun pelunasan. Diketahui, ke-100 data nasabah yang dibuatkan kreditnya dengan nilai yang ditinggikan (mark Up). Pembiayaan itu juga sebenarnya bukan untuk nasabah yang tertera dalam, intinya data fiktif, yang penting seolah-oleh penyaluran kredit terserap. Yang rupanya uang terebut untuk kepentingan pribad. Namun untuk memuluskan akal bulusnya itu, TS tidak sendiri. Ada lima rekannya terlibat untuk mengemplang duit negara tersebut dengan inisial FT, HR, AS, dan AD serta BF.

Salah seorang dari Tim Audit Internal BSM, Denny Hartanto yang dikonfirmasi RASIO MEDIA pekan lalu mengatakan dirinya tak memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan kepada media untuk pemberitaan. Dia pun menyarankan agar RASIO MEDIA melakukan konfirmasi langsung ke manajemen BSM di kantor pusat Jakarta dengan tujuan Ibu Enci yang menurutnya menjabat sebagai Coorporate Communication.

Kepada RASIO MEDIA, Enci mengaku belum mengetahui secara rinci terkait adanya kasus tersebut, namun ia menjanjikan akan segera mencarikan kronologisnya ke atasannya.

“Kami mohon waktu ya Pak, Besok kami cari info dulu,” katanya melalui jaringan pesan pribadinya. Sayangnya hingga tulisan ini dibuat, Ibu Enci belum memenuhi janjinya untuk memberi informasi lengkap soal dugaan tindak pidana korupsi di tubuh banknya.

Kasus tindak pidana penyelewengan alokasi kredit di BSM selalu terjadi bahkan dengan modus yang sama yakni nasabah fiktif. Diantaranya terjadi di Sumatera Utara, kasus dugaan korupsi kredit fiktif Bank Syariah Mandiri (BSM) cabang Gajahmada pada Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Pertamina UPMS-1 tahun 2011. Saat ini perkaranya sudah memasuki tahap persidangan, bahkan dikhabarkan Jaksa Kesulitan Hadirkan Saksi Dugaan Kredit Fikti Bank Syariah Mandiri Cabang Gajahmada.

Kasus kredit fiktif Bank Syariah Mandiri (BSM) Bogor juga menyedot perhatian karena terdapat kerugian negara Rp 59 miliar dari Rp 102 miliar dengan pelaku yang rata-rata memiliki jabatan penting di perusahaan yang berafiliasi dengan PT Bank Mandiri (PERSERO) Tbk itu.  Masing-masing pelaku yakni M Agustinus Basrie selaku Kepala Cabang Utama BSM Bogor, Kepala BSM Cabang Pembantu Bogor Haeruli Hermawan, dan Account Officer BSM Bogor John Lopulisa. Selain itu, tersangka Ian Permana yang berperan sebagai debitur dan pembobol dana BSM. Kepada pelaku tersebut diterapkan pasal 63 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah serta pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

ALLE KATA @www.rasio.co

Print Friendly, PDF & Email

Banjir Bandang Terjang Empat Kecamatan di Kaltara

0

RASIO.CO, Nunukan-Air sungai Sembakung di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara meluap. Setidaknya dilaporkan jaringan berita lokal setempat, Kaltara Online sebanyak Empat kecamatan seperti Kecamatan Lumbis Ogong, Sembakung Atulai dan Sembakung terendam air laju bergelombang setinggi 1 meter itu.

Sebagian perumahan milik masyarakat Desa Mansalong yang berada disekitar jembatan penyeberangan mulai terendam, bahkan ketinggian air mulai menggenangi jendela bahkan sudah ada yang mencapai plapon rumah.

Menurut keterangan Ella salah satu warga Mansalong ketika dihubungi melalui pesan masangger menyebutkan, melihat kondisi naiknya air yang sangat cepat membuat sebagian warga masyarakat Mansalong mulai panik.

“Sudah ada warga yang mengungsi mencari dataran tinggi, entah kami ini bisa apa tidak mencapai ruas jalan menuju Malinau. Lantaran genangan air sudah kian meninggi hampir menggenangi seluruh ruas jalan disepanjang perkampungan, “ kata Ella. Ia juga mengatakan ingin mengungsi ke Malinau kerumah keluarga yang ada disana.

Sementara itu, dari Desa Atap Kecamatan Sembakung, warga sudah mulai dalam kondisi waspada, pasalnya selain naiknya air kian cepat memang desa Atap juga persis berada didataran rendah, apabila terjadi banjir dampaknya sampai bisa menenggelamkan perumahan masyarakat disana.

Dikhawatirkan untuk menunggu air surut bisa sampai berminggu-minggu lamanya, tentu dengan terputusnya akses kesegala arah itu sangat menyulitkan masyarakat.

“Kami dari pihak Kecamatan Sembakung terus berupaya mengimbau warga untuk berhati-hati dan terus memantau kondisi air, “ terang Faizal salah satu staf Kecamatan Sembakung melalui pesan WhatsAPP, Minggu, (1/4).

ALLE KATA @www.rasio.co                    |                 KALTARA ONLINE

Print Friendly, PDF & Email

Wiranto Berharap Revisi Perlindungan Saksi Masuk dalam UU Terorisme

0

RASIO.CO – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto berharap agar aturan mengenai perlindungan saksi serta pemberian kompensasi terhadap korban terorisme dimasukan dalam revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Terorisme. Sehingga aturannya mengikat bagi pemerintah dan masyarakat untuk bisa merawat korban dari aksi terorisme.

“Kita perkuat aturan kita untuk bagaimana korban terorisme bisa mendapatkan atensi khusus dalam mendapatkan perawatan karena kita yang punya tanggungjawab kepedulian terhadap korban,” kata Menko Polhukam Wiranto saat menjadi pembicara kunci dalam Workshop on National Frameworks for Compensation of Victims of Crime of Terorism di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Diakui butuh kerja keras untuk mewujudkan hal tersebut. Apalagi peraturan mengenai pemberantasan tindak pidana terorisme masih menjadi perdebatan di parlemen. Padahal, aturan tersebut harus diperkuat tanpa menunggu teror kembali menyerang.

“Saya sering berkelakar bagaimana pemerintah dan parlemen masih saja sibuk memperdebatkan aturan tentang terorime, padahal di sisi lain teroris ini sudah menyusun aksi yang canggih. Kita ini ditertawakan oleh mereka karena mereka sudah melakukan perencanaan yang sifatnya menyerang tapi kita masih sibuk dengan undang-undangnya,” kata Menko Polhukam Wiranto.

Dalam kesempatan itu, Menko Polhukam juga menyampaikan pendapat negara-negara lain mengenai konsep Indonesia memerangi terorisme. Dijelaskan, ada dua pendekatan yang dilakukan yaitu melalui soft approach dan hard approach. Langkah hard approach yaitu mencari dan menemukan pelaku teror, kemudian dimusnahkan.

“Cara kedua yaitu soft approach yaitu dilakukan dengan langkah simultan, melakukan pendekatan psikologis dan ideologinya dikembalikan sehingga mereka bisa kembali ke kehidupan masyarakat biasa, dan cara ini diakui negara lain yang mereka tidak punya,” kata Menko Polhukam Wiranto.

Sementara itu, Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Abdul Haris Semendawai mengatakan, tugas dan fungsi LPSK ada di Undang-Undang Nomor 31 tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, dimana tugasnya yaitu memberikan perlindungan terhadap saksi dan korban tindak pidana, termasuk korban teroris, seperti memberi bantuan medis, hak kompensisasi, serta bantuan psikologis. Namun dalam prakteknya, banyak hak korban teroris yang belum diberikan.

“Dalam pelaksanaannya hak kompensasi masih mengalami kesulitan sehingga perlu diatur lebih rinci dan detil dalam rancangan revisi Undang-Undang Terorisme,” kata Semendawai.

Dia berharap rekomendasi yang dibuat dalam workshop ini bisa menjadi masukan pemerintah dan DPR untuk melindungi saksi dan korban tindak pidana terorisme. “Untuk itu kami membuat Nota Kesepahaman dengan sejumlah pihak seperti RSUP Cipto Mangunkusumo dan Rumah Sakit Polri TK I Said Sukanto Jakarta untuk memberikan bantuan medis, psikologi dan psikososial bagi korban terorisme,” kata Semendawai.

Apri @www.rasio.co | Polkam.go.id

Print Friendly, PDF & Email

Menristekdikti Ingatkan Dosen agar Publikasikan Hasil Riset

0

RASIO.CO, Bogor-Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan tugas dosen tidak hanya mengajar siswa dalam kelas, namun juga harus melakukan riset dan publikasi ilmiah. Kedua hal tersebut merupakan elemen terpenting dalam pendidikan.

Menurut Nasir hasil riset jangan dijadikan tumpukan dokumen yang mengisi sudut ruang perpustakaan. Hasil riset harus dipublikasikan sehingga memiliki makna lebih dan memberikan sumbangsih bagi penyebaran ilmu pengetahuan.

“Riset dan publikasi itu sama seperti dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Jadi hasil riset harus dipublikasikan,” kata mantan rektor Universitas Diponegoro (Undip) ini pada acara Musyawarah Kerja Nasional Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI) Ke-I di Univeritas Pakuan, Bogor, Jawa Barat, Kamis(30/3) kemarin.

Nasir menuturkan dalam meningkatkan jumlah publikasi, pihaknya terus berbenah demi menghasilkan kebijakan yang dapat mendukung iklim positif bagi perkembangan riset dan publikasi ilmiah di Indonesia.

Menurut Nasir, berdasarkan data Kemeritekdikti, jumlah publikasi ilmiah internasional Indonesia semakin meningkat. Data terakhir per 13 Maret 2017, jumlah publikasi sudah mencapai angka 11.675. Jumlah tersebut meningkat jauh jika dibandingkan pada 2014, yang hanya mencapai angka 4.200.

Nasir menambahkan salah satu kebijakan yang sedang disosialisasikan untuk mendongkrak semangat melakukan riset dan publikasi bagi dosen di Indonesia adalah Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 20 Tahun 2017 tentang Pemberian Tunjangan Profesi Dosen dan Tunjangan Kehormatan Profesor.

Dijelaskan dia, Permenristekdikti No. 20 ini mengamanatkan bahwa publikasi ilmiah merupakan salah satu indikator untuk melakukan evaluasi terhadap pemberian tunjangan profesi dosen dan tunjangan kehormatan guru besar.

Nasir juga mengapresiasi organisasi ADRI sebagai wadah perkumpulan dosen dan ahli di Indonesia. Ia juga berharap ADRI dapat berperan aktif dalam mengkonsolidasikan dosen anggotanya untuk melakukan riset dan publikasi ilmiah

ALLE KATA @www.rasio.co

Print Friendly, PDF & Email

Dua Pelajar Putri SMKN 1 Batam Ikuti UKK Pengelasan dan Otomasi Industri

0

RASIO.CO – Beberapa kompetensi keahlian di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) seperti Pengelasan, Teknik Mesin, dan sebagainya biasanya identik dengan pilihan peserta didik laki-laki.

Dikutip dilaman Kemdikbud, kompetensi keahlian yang ‘tak lazim’ bagi kaum perempuan itu tetap menjadi pilihan bagi beberapa siswi SMK Negeri 1 Batam, Kepulauan Riau, yang saat ini sedang mengikuti Ujian Praktik Kejuruan. (UPK) dalam rangka Uji Kompetensi Keahlian (UKK) sekaligus Sertifikasi Keahlian. Antusias mereka tidak kalah dengan peserta didik laki-laki dalam mengikuti ujian tersebut.

Tri Yulia Wulandari misalnya, siswi SMKN 1 Batam ini memilih bidang keahlian Pengelasan karena terinspirasi dari kakak iparnya yang berpenghasilan tinggi sebagai instruktur pengelasan di salah satu perusahaan industri nasional.

Rasa takut mengoperasikan alat-alat bertegangan listrik tinggi, tajam, bahkan sangat panas itu tidak menyurutkan semangatnya guna memeroleh sertifikasi keahlian yang ingin dia raih.

“Tentang K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) kita harus tahu, jika sudah bekerja kita bisa mencegah kecelakaan-kecelakaan kerja,” ujarnya saat diwawancarai di SMKN 1 Batam, Kepulauan Riau.

Selain Tri, ada juga Mona Angela siswi SMKN 1 Batam yang memilih bidang keahlian Otomasi Industri dengan keinginannya sendiri dan dianggap bidang keahlian yang lebih rasional serta mudah dipahami baginya.

Dengan kemampuan dan sertifikat keahlian yang akan diperoleh melalui UKK, dia ingin langsung bekerja secara profesional di salah satu perusahaan industri nasional setelah lulus nanti. “Setelah melewati tahapan UPK ini kita lebih mempunyai skill di bidang pneumatic, kita jadi lebih kompeten di bidang keahlian kita,” tuturnya.

Hal menarik juga ditemui dua orang siswi SMKN 1 Batam bidang keahlian Teknik Mesin, Renanda Jun Nainggolan dan Memi Fatmalina yang salah satu hobinya adalah menggunakan mesin bubut setelah menempuh jenjang SMK. Memilih bidang keahlian Teknik Mesin yang biasanya dipilih oleh peserta didik laki-laki dan pemikiran perempuan yang sering dipandang lemah menjadi alasan bagi mereka untuk mampu menguasai bidang keahlian tersebut.

Selama mengikuti proses UKK dan Sertifikasi Keahlian, mereka tidak mengalami kendala yang serius dan menjalani prosesnya dengan senang hati. Mereka juga optimis akan lulus dari proses tersebut dan berencana melanjutkan magang dan bekerja di salah satu perusahaan industri di Jepang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Batam, Lea Lindrawijaya menyampaikan, proses penilaian UKK dan Sertifikasi Keahlian menggunakan stadar minimal dari Lembaga Sertifikasi Profesi untuk menentukan peserta didik tersebut kompeten atau tidak kompeten di bidang keahliannya.

“Nilai UKK nanti akan diakumulasikan ke nilai Ujian Nasional dan Sertifikasi Keahlian menggambarkan kompetensi nyata setiap peserta didik kompeten atau tidak,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Mustaghfirin Amin mengatakan, materi uji pada UKK disusun berdasarkan jenjang kompetensi lulusan SMK pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

“Kompetensi lulusan SMK sesuai KKNI minimal memuat kemampuan melaksanakan pekerjaan spesifik, operasional dasar, dan kontrol kualitas,” katanya di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Apri @www.rasio.co |

Print Friendly, PDF & Email

Inilah Jadwal Lengkap MotoGP Berikutnya

0

RASIO.CO – Balapan MotoGP sudah berlangsung satu seri, yakni di Qatar, pada akhir minggu lalu. Balapan sudah menghasilkan Maverick Vinales, dari Movistar Yamaha, sebagai pemenang dan digadang-gadang jadi calon kuat juara.

Tapi, tentu saja persaingan masih akan sangat seru. Para pembalap lain, termasuk Marc Marquez, Valentino Rossi, dan Jorge Lorenzo masih berpeluang untuk menebus kegagalannya di balapan selanjutnya di Argentina 9 April mendatang.

Lalu, seperti apa klasemen pembalap dan jadwal berikutnya? Berikut daftar lengkapnya:

Jadwal MotoGP berikutnya:
7-9 April GP Argentina (Autodromo Termas de Río Hondo)
21-23 April GP Americas (Circuit of The Americas/COTA)
5-7 Mei GP Spanyol (Sirkuit Jerez)
19-21 Mei GP Perancis (Seikut Le Mans)
2-4 Juni GP Italia (Sirkuit Mugello)
9-11 Juni GP Catalunya (Cirkuit de Barcelona-Catalunya)
23-25 Juni GP Belanda (Sirkuit Assen)
30 Juni-2 Juli GP Jerman (Sachsenring)
4-6 Agustus GP Republik Ceko (Sirkuit Brno)
11-13 Agustus GP Austia (Red Bull Ring)
25-27 Agusstus GP Inggris (Sirkuit Silverstone)
8-10 September GP San Marino (Sirkuit Misano)
22-24 September GP Aragon (Sirkuit MotorLand Aragón)
13-15 Oktober GP Jepang (Sirkuit Twin Ring Motegi)
20-22 Oktober GP Australia (Sirkuit Phillip Island)
27-29 Oktober GP Malaysia (Sirkuit Sepang)
10-12 November GP Valencia (Sirkuit Ricardo Tormo)

Klasemen umum pembalap:
1. Maverick Vinales Movistar Yamaha MotoGP 25 poin
2. Andrea Dovizioso Ducati Team 20 poin
3. Valentino Rossi Movistar Yamaha MotoGP 16 poin
4. Marc Marquez Repsol Honda Team 13 poin
5. Dani Pedrosa Repsol Honda Team 11 poin
6. Aleix Espargaro Aprilia Racing Team Gresini 10 poin
7. Scott Redding OCTO Pramac Racing 9 poin
8. Jack Miller EG 0,0 Marc VDS 8 poin
9. Aleix Rins Team SUZUKI ECSTAR 7 poin
10. Jonas Folger Monster Yamaha Tech 3 6 poin
11. Jorge Lorenzo Ducati Team 5 poin
12. Loris Baz Reale Avintia Racing 4 poin
13. Hector Barbera Reale Avintia Racing 3 poin
14. Karel Abraham Pull&Bear Aspar Team 2 poin
15. Tito Rabat EG 0,0 Marc VDS 1 poin.

Klasemen konstruktor:
1. Yamaha 25 poin
2. Ducati 20 poin
3. Honda 13 poin
4. Aprilia 10 poin
5. Suzuki 7 poin.

Apri @www.rasio.co | Tempo

Print Friendly, PDF & Email

Saibansah Dardani Dipercaya Verifikator Media Massa di Kepri

0

RASIO.CO – Sekretaris PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Provinsi Kepri, Sekaligus Pimred Batamtoday.com, Saibansah Dardani, dipercaya Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat menjadi verifikator media massa cetak dan online yang terbit di Provinsi Kepri.

Verifikasi tersebut merupakan bagian dari proses pendataan perusahaan pers sebagaimana diamanatkan Pasal 15 ayat (2) g, UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers. Verifikasi dilakukan dengan mengacu pada 4 Peraturan Dewan Pers yang telah diratifikasi oleh sebagian besar pemilik dan pimpinan perusahaan pers dalam Piagam Palembang, 9 Februari 2010. Keempat peraturan tersebut masing-masing adalah Kode Etik Jurnalistik, Standar Perusahaan Pers, Standar Kompetensi Wartawan dan Standar Perlindungan Profesi Wartawan.

Bersama Saibansah, Ketua SPS Pusat juga memercayai Direktur Operasional Harian Batam Pos yang juga Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri, Candra Ibrahim dan Redaktur Pelaksana Harian SINDO Batam, Deden Rosanda menjadi Tim Verifikasi Media Massa di Kepri.

Penunjukan Tim Verifikasi itu tertuang dalam SK Tim Verifikasi No. 01/KEP-SPS/III/2017 ditandatangani oleh Ketua SPS Pusat Ahmad Djauhar dan Sekjen Heddy Lugito. SK tersebut diserahkan oleh Ketua SPS Cabang Kepri, Marganas Nainggolan kepada Ketua Tim Verifikasi, Candra Ibrahim, Jumat (31/3/2017).

Pelaksanaan verifikasi media massa oleh SPS itu didasarkan pada Surat Keputusan Dewan Pers No. 01/SK-DP/III2015 tentang Penetapan Serikat Perusahaan Pers (SPS) sebagai Lembaga Pelaksana Verifikasi Perusahaan Pers Media Cetak. Dan hasil pertemuan SPS dengan Dewan Pers tanggal 17 Februari 2017.

Verifikator Saibansah berharap agar semua media massa, baik cetak atau online yang terbit Kepri dapat pro aktif mengisi formulir yang disediakan Dewan Pers. Lalu, menyerahkan kepada Tim Verifikasi untuk ditelaah secara administasi dan ditindaklanjuti dengan verifikasi faktual.

“Jika media massa di Kepri pro aktif, diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, media massa di Kepri sudah dapat mengantongi sertifikat dari Dewan Pers,” ujar Saibansah, Sabtu (1/4/2017).

Karena, perusahaan pers yang sudah diverifikasi akan diberikan sertifikat, dan nantinya akan diberi logo dengan “QR code” untuk media cetak dan online, serta “bumper in dan out” untuk media penyiaran radio dan televisi sebagai penanda sudah terverifikasi.

Bagi media yang belum mendapatkan formulir, dapat menghubungi Tim Verifikasi: 0821-71208791 (Saibansah Dardani) dan 0852-64104588 (Deden Rosanda).

Apri @www.rasio.co |

Print Friendly, PDF & Email

Bunga Jelitha Dinobatkan Puteri Indonesia 2017

0

RASIO.CO – Bunga Jelitha Ibrani, finalis dari DKI Jakarta 5, akhirnya dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2017 pada malam final yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat malam, 31 Maret 2017.

Dilansir Tempo co, Bunga berhasil mengungguli dua pesaingnya, yakni wakil dari Nusa Tenggara Timur, Karina Nadila; dan Kevin Liliana dari Jawa Barat dalam babak tiga besar kontes kecantikan yang digelar ke-21 itu.

Dalam babak itu, Bunga dan dua finalis lainnya mendapatkan pertanyaan yang sama dari presenter Choky Sitohang, menyoal komitmen mereka menjaga perdamaian dunia jika nantinya terpilih menjadi Puteri Indonesia 2017 dan mewakili Indonesia dalam pemilihan ratu sejagat.

“Apa pun tujuan kontes ratu sejagat, tujuan akhirnya adalah mendorong terciptanya perdamaian dunia. Jika Anda terpilih sebagai Puteri Indonesia 2017, dan mewakili Indonesia di forum tersebut, apa yang dapat Anda sarankan bagi terciptanya perdamaian dunia?” demikian pertanyaan yang diucapkan Choky.

Menjawab pertanyaan itu, Bunga menuturkan mengutamakan persamaan ketimbang membesar-besarkan perbedaan. Dia juga berencana bertemu wakil-wakil dari negara lain, untuk menjaga perdamaian dunia. (Baca: Olah Lidah dengan Masakan Peru, Begini Sensasinya!)

“Ajang ratu sejagat memang untuk menciptakan perdamaian dunia, dan juga mempererat persaudaraan antarnegara. Kita harus mengutamakan persamaan tanpa harus ada perbedaan,” tutur Bunga.

“Dan jika saya diizinkan mewakili di ajang internasional, saya akan bertemu dengan wakil negara lain, 80 negara, akan menjadi pengalaman luar biasa bagi saya dan juga bisa menjadikan diri saya lebih bijaksana,” kata dia.

Puteri Indonesia 2016, Kezia Roslin Cikita Warouw, memberikan mahkota pada perempuan yang memiliki tinggi badan 180 sentimeter itu.

Gelar runner up I Puteri Indonesia Lingkungan diberikan pada finalis dari Jawa Barat, Kevin Liliana. Sedangkan gelar runner up II jatuh pada Karina Nadila dari Nusa Tenggara Timur.

Turut hadir dalam kontes pemilihan ke-21 itu Miss Universe 2016, Iris Mittenaere, dan diramaikan penampilan pelantun Bad Day, Daniel Powter, sebagai pengisi acara bersama sederet penyanyi Tanah Air, yakni Andien, grup musik Ungu, Marcel Siahaan, Anji, dan Cakra Khan.

Apri @www.rasio.co | Tempo

Print Friendly, PDF & Email

Puluhan Kapal Ikan Ilegal Asing di Ledakkan di Natuna

0

RASIO.CO – Sebanyak 29 kapal ikan asing ditenggelamkan diperairan Desa Sabang Mawang Kec. Pulau Tiga Kabupaten Natuna dengan titik kordinat 05°35.870` N – 108°07.136` E.Sabtu(01/04/17) pukul 09.00 wib.

29 kapal ikan nelayan asing tersebut, diantaranya adalah tangkapan KRI sebanyak 13 unit dan 16 unit adalah tangkapan Kapal Pengawas Aumber Daya Kelauatan Perikanan (PSDKP) Kementerian kelautan dan Perikanan.

sesuai Surat Penetapan dari Pengadilan Negeri/Perikanan Ranai dengan nomor surat : 93-103/Pen.Pid.Sus-Prk/2016 tanggal 21 Desember 2016 tentang persetujuan pemusnahan/penenggelaman terhadap barang bukti 29 KIA, dengan rincian sbb : 13 KIA hasil tangkapan KRI TNI-AL Ranai perairan Natuna
dan 16 KIA hasil tangkapan Kapal Pengawas KKP perairan Natuna.

“semua Kapal yang ditenggelamkan sudah mendapatkan putusan inkrah Pengadilan. Dan diserahkan pelaksananaan penenggelaman kepada Satgas 115 illegal Fishing,” Kata Danlanal Ranai Letkol Laut (P) Tony Herdianto, SE.

Adapun giat tersebut dilaksanakan secara live streaming yang dipandu langsung oleh Menteri KKP RI Ibu Susi Puji Astuti, dengan tentatif kegiatan di Pimpinan pelaksaan peledakan KIA yaitu Danlanal Ranai Letkol Laut (P) Tony Herdianto, SE

dimana Peledakan 10 Kapal Ikan Asing (KIA) dengan menggunakan bahan peledak yang dilaksanakan oleh Team Paska Koarmabar.

selain itu Peledakan/penenggelaman 29 Kapal Ikan Asing (KIA) tersebut akan dilaksanakan secara bertahap.

Dalam giat tersebut turut dihadiri oleh Kepala PSDKP Batam Bpk. Selamet, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Ranai Bpk. Gusmin, Mayor Kal. Sentot S (mewakili Danlanud Raden Sajad Ranai), Pasi Intel Jaksa Waher Tarihoran (mewakili Kajari Ranai), Kapolsek Bunguran Barat AKP. Dunot P Gurning, SH (mewakili Kapolres Natuna).

Koramil 01 Mayor Inf Hendra G (mewakili Dandim 0318 Ranai), Bakamla Natuna Bpk. Muhammad Nawari, Basarnas Ranai Bpk. Budiman, Kepala PSDKP Natuna Bpk. M.Syamsu, Syahbandar Ranai Ibu Sisnawati, Anggota Satgas 113 Barhakam Mabes Polri Briptu. Ahmad Wirga, para pers dan tamu undangan yang berjumlah 50 orang.

Apri @www.rasio.co |

Print Friendly, PDF & Email