RASIO.CO, Batam – Beralih usaha dari distributor cat, Petrus (48) menjadi peracik kopi dan pemilik Pedro Coffee House yang memiliki rasa kopi asli Indonesia di Batam komplek Royal Sincom Blok A No.01 , Minggu(20/08/2017)
Pedro Coffee menamai kedai kopinya dengan sebutan “ Pedro Coffee House ”. Nama Pedro di ambil dari nama anak Petrus dan istrinya Iren, sedangkan Dicantumkannya nama Coffee House karna di kedai kopi ini adalah salah satu kedai kopi yang memiliki berbagai macam jenis kopi dari indonesia.
“Pedro Coffee House ini saya dirikan pada bulan 4 kemarin, Kedai kopi ini buka mulai dari Pukul 08.00 Wib sampai Pukul 24.00 Wib,” Ujar Petrus selaku pemilik Pedro Coffee House.
Berbagai jenis minuman kopi disajikan dalam kedai yang cocok untuk hang out dan bersantai itu. Semuanya kopi asli Indonesia berkualitas, Toraja (makasar), Mandheling (medan), Yellow catura (flores), Bajawa (flores), Juria (flores), Pani’ai (papua), Kintamani (bali), Gayo (aceh), Premium (prodak sendiri), Luak, Robusta.
Berbagai macam farian kopi ini juga di sajikan dengan berbagai macam seduhan yaitu Latte, Capucino Americano, Expreso Tubruk, v-60.
Ada pun harga yang ditawarkan bervariasi, tergantung menu yang dipesan. Untuk minuman mulai Rp 5.000 hingga Rp 10.000 dan Rp 30.000 khusus untuk kopi Luak.
“ Kita menekankan pada kualitas produk dan rasa yang berbeda dari tempat lain. Sehingga akan membuat orang penasaran dan ketagihan ,” Lanjutnya.
Mulai dari pemasaran langsung, melalui social media, merangkul media konvensional, hingga menggandeng komunitas, terutama anak muda. Edukasi juga dilakukan, terutama tentang manfaat kopi bagi tubuh. Dengan edukasi yang benar, menurut dia, pelan-pelan masyarakat akan memilih produk yang berkualitas untuk minum kopi.
Selain itu, Pedro Coffee House ini juga menerima pemesanan kopi berbentuk biji mentahan atau juga yang sudah berbentuk bubuk kopi yang langsung di kerjakan di kedai Pedro Coffee House.
PUTRA@www.rasio.co

“Obat kuat didatangkan dari Jakarta dan diedarkan ditoko obat yang ada di Batam, namun tidak memiliki izin edar,” Kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes S Erlangga diruangannya.
Operasi katarak 10.000 mata yang diselenggarakan pollux habibie international ini bekerja sama langsung dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERMADI) serta Rumah Sakit Awal Bross Kota Batam.